
Leo perlahan menunduk mendekatkan wajahnya pada wajah wajah Anna, dan mendaratkan satu kecupan di kening Anna.
" Hmmm..." ternyata tindakan Leo tersebut membuat Anna terbangun.
Anna menggeliatkan tubuhnya telentang, dan menyibak rambutnya hingga memperlihatkan wajannya yang cantik, dan matanya yang masih terpejam.
Pemandangan tubuh Anna yang menggoda membuat libido Leo naik.
Dia ingin menyentuh tubuh Anna, membelai paha istrinya yang begitu menggoda.
Anna terlihat begitu indah memakai kemejanya.
" Kak Leo.." panggil Anna serak, matanya mulai terbuka perlahan.
" Kamu sudah bangun sayang?" tanya Leo dengan suara sedikit serak karena menahan sesuatu didalam dirinya ingin menyentuh istrinya tersebut.
" Masih setengah mengantuk " kata Anna tersenyum seraya menarik kedua tangannya keatas kepalanya.
Tindakannya tersebut membuat kemeja Leo yang dikenakan Anna naik keatas, dan memperlihatkan daerah sensitif Anna yang mengenakan kain tipis segitiga yang begitu menggoda.
Wajah Leo sontak memerah, dan otomatis dia merasakan ereksi.
" Anna sayang..." gumam Leo tercekat.
" Ya kak Leo " sahut Anna masih belum menyadari apa yang terjadi.
" Kamu menggodaku sayang..." gumam Leo serak.
Perlahan Leo menarik wajah Anna menghadap kearahnya, dan mencium bibir Anna.
" Kamu benar-benar telah menggodaku sayang...tubuhmu begitu indah...kamu sengaja memakai pakaian dalam yang menggoda itu kan?" kata Leo menarik pinggul Anna merapat padanya.
" Kemejanya yang menggoda kak " kata Anna merangkul leher Leo, lalu membalas ciuman Leo.
Leo mengulum bibir Anna, sementara tangannya mengelus paha Anna yang terpampang bebas tanpa penghalang.
Ini pengalaman pertama Leo bercengkrama dengan wanita, ini ternyata sangat menyenangkan.
" Oh...ternyata kemejanya yang menggodaku ya?" tanya Leo disela-sela ciumannya.
" Hihii..." Anna terkikik lucu mendengar perkataan Leo, dia juga hanya asal bicara saja.
Anna mengelus tengkuk Leo sembari membalas ciuman Leo.
Lidah mereka bertemu, Leo menyesap lidah Anna, lalu mereka saling memilin.
Leo benar-benar sangat bahagia, dia telah menikah dan mendapatkan istri yang cantik dan sangat mencintainya.
Dia yang sebenarnya yang pertama untuk menembak Anna, malah Anna yang lebih dulu menembaknya.
Tangan Leo perlahan mengelus paha Anna, kulit Anna begitu lembut ditelapak tangannya, membuat dia ingin melakukan lebih lagi.
Leo dengan perlahan memberi Anna ciuman yang dalam, dia melakukannya tidak buru-buru, dia ingin membuat mereka menikmati rasa cinta mereka dengan nikmat.
Perlahan tangan Leo naik keperut Anna, membelai perut rata Anna, dan semakin naik keatas.
" Ah.." tanpa sadar Anna mendesah merasakan tangan Leo yang meremas dadanya.
Suara mendesah Anna membuat libido Leo semakin naik, dia menggeram senang tanpa sadar.
" Anna sayang...bolehkah aku melakukannya?" tanya Leo disela-sela ciuman mereka, dia sudah tidak tahan lagi.
" Iya kak...pelan-pelan ya " gumam Anna serak, tubuhnya terasa lentur terlihat sudah siap menerima Leo memasuki tubuhnya.
" Iya sayang " gumam Leo.
Leo menyingkirkan penghalang yang ada ditubuh mereka, dan mereka pun akhirnya sama-sama polos.
Perlahan Leo membuka kaki istrinya tersebut, dan perlahan mulai memasukinya dengan hati-hati.
" Ah..." Anna menjerit.
Sontak Leo menghentikan aksinya, dia diam menatap Anna.
" Sakit sayang?" tanyanya serak, dia tidak berani melanjutkan lagi melihat wajah Anna yang meringis kesakitan.
" Tidak apa-apa kak, lanjutkan saja " kata Anna serak.
Wajah Leo menunduk ke wajah Anna, lalu mencium bibir Anna dan mengulum nya, sementara dibawah sana dia mulai beraksi lagi.
Dan akhirnya Leo berhasil melakukannya, menahan suara jeritan Anna didalam ciumannya yang dalam.
Leo merasakan ada yang mengalir membasahi kain sprei tempat tidurnya.
Perlahan dia mulai melakukan gerakan di pinggulnya, kepalanya rasanya berputar seperti mabuk.
Ini sangat indah, dan istrinya yang cantik dibawahnya terlihat sangat menggairahkan dan benar-benar mempesona.
Ini membuat Leo semakin melayang terasa mabuk oleh pesona istrinya.
" Anna sayangku...istriku "gumam Leo begitu bahagianya.
Sampai akhirnya mereka merasakan sesuatu yang akan meledak.
Dengan suara mendesah yang panjang mereka saling berpelukan dengan eratnya, dan tubuh mereka pun bergetar menyudahi aktivitas mereka.
Leo ambruk kesamping tubuh Anna, nafas mereka memburu.
Leo memeluk istrinya dengan penuh sayang, lalu mengecup puncak kepala Anna.
" Aku mencintaimu Anna ku sayang " gumam Leo ditelinga Anna.
" Aku juga kak...mencintai kak Leo " bisik Anna, lalu mengecup dada Leo.
Mereka kembali tertidur lagi.
Bersambung......