Suamiku Bukan Sampah

Suamiku Bukan Sampah
197. Capek ingin istirahat.


Akhirnya Jos menyetujui apa yang diusulkan oleh calon mertuanya tersebut.


Dan Ayah Lidia tersenyum puas mendengar Jos setuju, dan langsung membahas persiapan pernikahan Jos dan Lidia.


Malam semakin larut, acara resepsi pun akhirnya selesai juga.


Hanya tinggal tidak begitu banyak tamu lagi yang masih saling mengobrol.


Anna terlihat mulai lelah karena menyapa banyak tamu yang hadir, satu harian belum istirahat sama sekali membuat tubuhnya begitu letih.


Leo melihat Anna sudah begitu lesu, dia akan membawa Anna ke Villa nya malam ini agar bisa beristirahat dengan tenang.


" Duduklah sayang...sebentar aku akan katakan pada Tuan Bernard, kita akan pulang terlebih dahulu " kata Leo.


Kemudian dia pun menghampiri Bernard yang tengah mengobrol dengan seorang pengusaha yang ingin bekerjasama dengannya.


Setelah berbicara sebentar dengan Bernard, Leo menemui kedua mertuanya yang tengah mengobrol dengan rekan bisnisnya.


Leo mengatakan akan pulang membawa Anna kerumahnya malam ini, karena Anna sudah letih sekali.


Setelah itu diapun kembali menemui istrinya Anna yang terlihat begitu lesu.


" Ayo...kita pulang " Leo perlahan mengangkat Anna kedalam bopongannya.


Dia tidak akan membiarkan lagi Anna berjalan, karena terlihat sudah lelah.


Saat melewati para undangan yang masih menikmati pesta bertepuk tangan melihat Leo membopong Anna.


Rekan Bodyguard Leo membantu untuk membukakan pintu untuk Leo yang tengah membopong Anna.


Setelah memakai sabuk pengaman dengan benar, Leo pun membawa mobil keluar dari area parkir pantai.


Meluncur dengan mulus dijalan setelah keluar dari area pantai.


Leo sesekali meremas tangan Anna dengan lembut, dia melihat mata Anna terlihat sudah sangat letih.


" Sebentar lagi kita akan sampai sayang.."


" Iya kak " jawab Anna, yang mulai menguap.


Mobil Leo memasuki kawasan Villa termahal di kota mereka, Villa ini dia beli dengan hasil kerja kerasnya selama enam tahun setelah Leo bekerja pada Bernard.


Perlahan mobil Leo mendekati sebuah pintu gerbang yang terlihat begitu mewah, dan otomatis pagar tersebut terbuka.


Perlahan mobil Leo pun memasuki pelataran halaman Villa, dan pintu kembali tertutup setelah mobil masuk.


" Ini Villa siapa kak?" tanya Anna.


Leo membuka sabuk pengamannya setelah mobil terparkir dengan baik, lalu turun dan membukakan pintu mobil untuk Anna.


Setelah membuka sabuk pengaman Anna, Leo menarik Anna ke pinggir untuk dibopongnya.


Dengan langkah yang tenang Leo membawa istrinya masuk kedalam Villa, dan disambut tiga orang pelayan.


" Selamat datang ke rumah Nyonya " sapa salah satu pelayan tersebut membungkukkan tubuhnya pada Anna dengan sopan.


" Mereka pelayan yang mengurus villa ini, karena aku lebih banyak tinggal di Mansion..jadi villa harus ada yang mengurus" kata Leo menjelaskan.


Leo kemudian dengan tenang membawa Anna naik ke lantai dua, dia terlihat tidak berat membopong Anna.


" Kak...turunkan saja aku, biar aku jalan saja " kata Anna.


" Tidak sayang, kamu sudah lelah dari pagi tidak istirahat...aku akan membawamu kekamar kita " kata Leo sembari terus menaiki tangga.


Kamar utama telah disulap oleh para pelayan Leo menjadi kamar pengantin, bunga mawar segar terlihat ditaburkan diatas tempat tidur.


Leo meletakkan Anna dengan perlahan ke lantai kamar.


Anna mengedarkan pandangannya ke sekitar kamar Leo, kamar itu cukup luas juga dan dekorasinya terlihat maskulin.


" Sebentar aku akan mengambil baju ganti untukmu " kata Leo.


Leo berjalan ke sebuah pintu diujung kamar, lalu masuk kedalam, dan keluar lagi membawa baju tidur dalam tangannya.


" Pakai ini untuk sementara sayang, besok kita baru mengambil pakaianmu dan berbelanja kalau kamu butuh pakaian lagi " kata Leo menyerahkan kemejanya untuk dipakai Anna.


" Iya kak " jawab Anna menerima kemeja Leo untuk dipakainya.


" Pergilah mandi, jangan lupa mandilah dengan air hangat...ini sudah malam " kata Leo sembari mengelus pipi Anna.


" Iya kak "


" Mari sayang...kubantu untuk membuka pakaianmu " sahut Leo, lalu membuka kancing gaun pengantin Anna.


Setelah kancing gaun Anna terbuka, Leo langsung berbalik membelakangi Anna.


Anna pun pergi masuk kekamar mandi setelah kancing gaun pengantinnya dibuka oleh Leo.


Malam ini mereka sangat capek, dan berniat akan langsung istirahat.


Bersambung....