Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Kandidat terbaik


Indri menatap wajah Abizard untuk beberapa waktu, dia mencoba untuk menarik pelan nafasnya, realitanya dia terjebak di villa besar ini sejak sore tadi.


Sejenak dia melirik kearah jam tangan nya, hari sudah menunjukkan pukul 8 lewat 20 menit, dia fikir mereka hanya punya waktu tidak lebih setengah jam untuk pergi dari sana dan pulang.


Dia berjanji akan kembali ke rumah sebelum jam 9 malam karena dia Fikir dia tidak akan pulang malam.


Nenek Abizard jelas tidak mau melepaskan dirinya.


"Nenek?!"


"Jadi kapan kalian akan menikah?"


Lagi pertanyaan itu di lontarkan oleh wanita tua itu.


Sebenarnya Indri masih bingung dengan keadaan, dia masih harus memutuskan semaunya dengan meminta pendapat papa dan mama nya.


Mana berani dia memutuskan segala sesuatu sendiri, itu sama saja dia tidak menghargai orang tua nya.


Indri menatap dalam bola mata sang nenek, dia tahu Wanita tua itu menaruh harapan yang begitu besar kepada dirinya.


Gadis itu secara perlahan duduk di lantai, menyentuh tangan sang nenek lalu bersandar ke paha wanita tua itu.


"Nenek tahu? aku memiliki orang tua, meskipun Abizard berkata ingin menikah dengan ku, tapi dia belum menemui orang tua ku"


Ucap Indri pelan sambil meletakkan kepalanya di paha wanita tua itu, tidak lama kemudian gadis itu mendongakkan wajahnya.


Abizard yang mendengar ucapan Indri Seketika diam, dia fikir benar juga, dia bahkan belum berkunjung secara resmi.


Hanya malam kemarin mengantar Indri, bertemu sejenak karena Tragedi ke injak tai ayam lalu dia pulang mengingat waktu sudah cukup larut malam.


"Setidaknya Abizard butuh Restu orang tua ku bukan nek?"


Mendengar ucapan Indri sang nenek mengerut kan keningnya, dia fikir Abizard belum menemui orang tua gadis itu.


"Aku belum menemukan waktu yang tepat nek"


Jawab Abizard serba salah.


Indri tampak mengembangkan senyuman nya, dia masih menggenggam erat telapak tangan wanita tua itu, menatap kembali wajah yang dipenuhi keriput Tersebut.


"Nenek tahu bukan? Restu bukan sekedar orangtua memberi izin atas hubunganmu dengan calon pasangan. Makna restu orangtua lebih dari itu, di dalam restu ada doa orangtua untuk kebaikan hubungan kami agar rumah tangga kami nanti dipenuhi keberkahan, dan setiap masalah dapat diselesaikan dengan baik"


"Memilih pasangan memang hak kita sendiri karena nanti yang menjalani rumah tangga adalah diri sendiri. Tapi Nek Terkadang orangtua ikut campur karena ingin anaknya tak memilih pasangan yang salah. Setidaknya orangtua tahu garis besar pasangan itu apakah pas dijadikan menantu"


"Tak ada salahnya untuk urusan jodoh mendapatkan restu lebih dulu dari orangtua sebab mereka adalah orang yang melahirkan indri dan merawat indri hingga sebesar ini, selain meminta restu hal itu bisa menjadi tanda bakti sebagai seorang anak kepada orang tua nya"


"Apalagi jika orangtua merestui hubungan kami, otomatis hubungan kami dengan orangtua akan terjalin semakin erat"


Sang nenek jelas mengangguk-angguk kan kepala nya tanda setuju.


"Aku ingin Abizard juga tidak memiliki jarak dengan orang tua ku nenek, sejatinya menikah bukan sekedar kami yang menjalin hubungan silaturahim, tapi dia dan keluarga ku akan saling terikat dan saling menjalin hubungan silaturahim bersama"


"Kita tidak hanya berkumpul di hari pernikahan bukan? akan ada hari lain kita berkumpul bersama, bercengkrama dan saling berbagi suka duka, bahkan bisa jadi kita saling menggenggam tangan saling membutuhkan, sejatinya dalam keluarga bukan persoalan materi saja yang kita butuhkan, ada banyak hal lain yang akan membuat kita saling bahu membahu untuk saling membantu nek"


Lagi-lagi sang nenek Setuju dengan ucapan Indri.


Dia jadi semakin menyukai anak ini fikir nya.


Selain begitu tulus dan polos, Indri jelas begitu bijaksana, menghargai orang tua nya dan tahu mana yang baik dan buruk.


Bukankah cucu nya begitu beruntung? bisa mendapatkan calon istri yang cantik luar dalam?.


Dia fikir dia tidak usah khawatir soal apapun kini, Abizard jelas tidak salah memilih kandidat untuk masa depannya saat ini, Indri jelas kandidat terbaik yang pernah dipilih oleh Abizard selama ini.