
Mansion Utama Iriana
Setelah berita pecah
Kembali ke masa sekarang
Akhhhhhhhhh
Prangggg
Prangggg
Iriana terlihat begitu marah, dia membanting apapun yang ada di hadapannya.
"Siapa....siapa.... yang berani Menukar gambar Vidio nya?"
Wanita itu bertanya pada laki-laki dihadapan nya, dia menarik kasar kerah baju laki-laki dihadapan nya itu dengan penuh kemarahan.
"Bukan kah seharusnya wajah laki-laki lain? bukankah seharusnya bukan wajah putra ku? aku tanya....siapa yang melakukan nya?"
Pekik wanita itu histeris.
Dia telah men setting semuanya sedemikian rupa, seharusnya Vidio berdurasi 20 detik itu terdapat wajah Indri dan laki-laki lain dimana dia telah membayar mahal seseorang untuk memanipulasi soal pemeran aslinya, tapi begitu berita nya pecah, kenapa wajah asli Reno yang tampil disana? bukan wajah laki-laki lain yang ingin dia gunakan kemarin.
"Aku juga bingung nyonya"
Laki-laki dihadapan nya itu bicara dengan perasaan bingung, membiarkan Wanita dihadapan nya itu memaki dan menarik kasar tubuh nya.
Dia hanya bisa pasrah.
Iriana benar-benar hampir menggila, dia fikir ada apa dengan rencana nya, siapa yang bergerak menghancurkan rencana awal nya saat ini?!.
Seharusnya berita nya pecah tanpa harus melibatkan putra nya, tapi seseorang memanipulasi kembali Vidio nya.
Tapi siapa?.
Siapa yang berani-beraninya bermain-main dengan dirinya.
"Cari tahu orang itu, aku akan menghancur kan hidup nya karena berani-beraninya bermain-main dengan diri ku"
Pekik Iriana dengan jutaan kemarahan nya.
"Baik nyonya"
Setelah berkata begitu, laki-laki itu secepat kilat pergi beranjak dari sana.
*******
Mansion Utama keluarga Nakhel
Indri terus memunyungkan bibirnya saat dia melihat Abizard tidak juga mau memberikan handphone nya.
Dia benar-benar merindukan handphone nya, ingin membuka group WA kekuarga, ingin membuka group WA teman-teman nya.
Semua orang pasti ingin tahu kisah pernikahan mereka, pasti banyak yang meng gibah disana tanpa dirinya.
"Apa aku akan jadi Cinderella terkurung yang bakal di siksa suami nya?"
Tanya Indri sambil pura-pura membuang pandangannya, dia pura-pura merajuk.
Abizard terlihat mengulumkan senyuman nya, mendekati Sang istri secara perlahan.
"Hanya beberapa hari saja Hmmmm mari memilih untuk hidup tanpa gangguan sejenak"
Ucap laki-laki itu lantas langsung memeluk lembut tubuh Indri dari arah belakang.
Sang istri berdiri membelakangi dirinya, berdiri di tepian teras menatap pemandangan langit malam yang di penuhi jutaan bintang-bintang.
"Menikmati moment bulan madu tanpa dunia luar, sejenak saja Hmm"
Ulang Abizard lagi.
Indri terlihat menghela Pelan nafasnya.
"Mau berlibur bukan madu kemana?"
Tanya Abizard tiba-tiba.
"Bulan madu?"
Indri menoleh ke belakang, sejenak bola mata mereka saling beradu, abizard langsung menyentuh lembut hidung Indri untuk beberapa waktu.
"Hmmmm bulan madu"
"Dia selalu mencuri kesempatan"
Ucap Indri sambil memundurkan wajahnya.
"Sejak pertemuan awal aku memang suka mencuri kesempatan"
Tiba-tiba Abizard membalikkan tubuh Indri secara perlahan.
"Bibir ini memberikan candu tersendiri hmmm"
Setelah berkata begitu lagi-lagi Laki-laki itu menyambar bibirnya dan menciumnya berkali-kali dengan gerakan cepat.
"Abi...."
Indri merengek karena perlakuan sang Suami.
Abizard terkekeh pelan, kemudian dengan cepat tangannya meraih pinggang Indri, dia menarik tubuh sang istri agar masuk kedalam pelukan nya.
"Jadi mau bulan madu kemana?"
"Hmmmm"
Indri terlihat berfikir.
"Apakah Cappadocia it's my dream not her?"
Abizard bertanya dengan gaya bicara sang pemeran utama perempuan di drama viral tersebut.
Dia tidak pernah menonton film itu, tapi beberapa kali dia melihat trailer film tersebut lewat di beranda fb nya.
Mendengar kata-kata suaminya yang terdengar menjijikkan itu membuat dia terkekeh geli.
"Ckckckc itu terdengar menjijikkan"
Ejek Indri sambil memicingkan sebelah matanya.
Abizard ikut terkekeh.
"Bukankah film itu sedang trend saat ini? kata-kata nya sering aku dengar di kantor"
Indri langsung memunyung kan bibirnya.
"Aku tidak pernah nonton film semacam itu, entahlah mungkin karena antara novel dan film nya berbeda, membuat aku kehilangan felling untuk menonton versi film nya"
Jawab Indri tiba-tiba.
"Benarkah?"
"Hmm"
Perempuan itu mengangguk pelan.
"Ditambah lagi entahlah aku hanya tidak suka karakter laki-laki nya di film, ada perbedaan signifikan antara poligami dan selingkuh, laki-laki sekarang lupa soal dua hal tersebut, bahkan poligami punya aturannya sendiri"
Ucap Indri sambil menatap dalam bola mata Abizard.
"jika ingin berpoligami, ada konsep dan aturan yang dilupakan oleh laki-laki jaman sekarang, ada banyak janda tidak mampu yang tidak berwajah cantik butuh dinaikkan martabat mereka"
"Ketika Rasulullah berpoligami, beliau tidak melihat rupa cantik mereka, tujuannya hanya menaikkan derajat mereka, dan akhlak yang beliau lakukan terhadap istrinya adalah bukti bahwa Rasulullah sangat memuliakan wanita. Berbeda dengan saat ini, tak jarang laki-laki melakukan poligami hanya untuk memuaskan nafsunya dan kemudian tidak bisa berbuat adil terhadap istrinya"
"Berpoligami tidak menyakiti salah satu dari mereka, apalagi sampai harus membuat janda istri pertama demi seorang janda dan membuat anak-anak terluka, itu bukan poligami, melainkan nafsu syahwat yang tidak bisa laki-laki tahan karena bisikan syetan"
Mendengar ucapan Indri, seketika Abizard melebarkan senyuman nya.
"Kita punya konsep pemikiran yang sama, jika hanya ingin menyelamatkan perempuan dari kubangan lumpur dosa, dibandingkan kita yang sudah ber Istri menikahi mereka dengan dalih poligami menyelamatkan harkat martabat, kita bisa menikahkan mereka dengan salah satu kerabat atau Sahabat yang belum menikah dan bersiap untuk menaikkan derajat mereka"
Setelah berkata begitu, Abizard memeluk lembut tubuh istri nya, laki-laki itu kemudian mencium puncak kepala Indri untuk beberapa kali.
Abizard fikir saat mendengar ucapan sang istri nya yang begitu bijaksana, dia yakin Indri akan bijaksana pula menanggapi persoalan Mereka yang tengah pecah saat ini.
"Sayang"
"Hmmm?"
"Ada yang ingin aku bicarakan"
Sejenak Indri mendongakkan kepalanya.
"Soal aku, kamu, dan beberapa kisah di masa lalu"
Ucap Abizard lagi sambil mengembangkan senyuman nya.