Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
I love you dan terima kasih sayang


Catatan \=


Area panas yang bisa bikin kepala cekat-cekot, yang masih belum matang disarankan menyingkir πŸ˜œπŸ˜‚,yang sudah punya ayang Bebeb bangunkan sekarang juga biar bisa praktikum bersamaπŸ€ͺπŸ€ͺ🀣🀣.


Area orang tua yang bisa memanas kapan saja, bikin otak panas dingin, bikin hidung kembung kempes serta bikin kamar yang tadi nya dingin bisa memanas dengan tiba-tibaπŸ˜πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ‘€πŸ‘€πŸ‘€.


*******


Perempuan itu ingin berkata bisakah dia membersihkan diri lebih dulu atau mungkin menyikat gigi.


Tapi apalah daya Kalimat itu seolah-olah tidak akan keluar untuk saat ini, sang suami sudah terlanjur menutup mulut nya dengan gerakan bibir yang terlalu menggoda, penuh sen..sa.. sionalisme yang membuat Indri terlalu tergoda mengikuti gerakan nya.


Apalah ketika tubuhnya telah di kuasai dengan Secara sempurna, kedua tangan laki-laki itu bergerak terlalu lincah, dimana tangan kiri Abizard menekan pinggang nya sedangkan tangan kanannya menahan Tengkuk nya, gerakan bibir itu terus menerjang bibir nya tanpa ampun sejak tadi.


Bahkan kedua tangan itu kini mengubah arah, memegangi kedua belah pipi, membiarkan rongga mulutnya terbuka dan tahu-tahu li..dah laki-laki itu mulai menyeruak masuk ke dalam rong..ga mulutnya dan mengajarkan dirinya untuk ber..Belit lidah.


Dengan gerakan refleks kedua tangan Indri mulai naik ke leher Abizard, dia mengikuti permainan laki-laki itu secara perlahan.


Mereka menikmati ciu..man dan belitan li..dah Hangat itu dalam guyuran air yang dibubuhi hangat nya cinta.


Cukup lama hingga akhirnya bibir dan li..dah itu berpindah menerjang leher indah nya, menyapu setiap permukaan kulit nya di atas guyuran air shower panas dingin yang membasahi kulit mereka.



Sapuan itu terlalu indah, bahkan tanpa rasa enggan Li..dah sang suami menji..lati tiap bagian kulit leher Indri hingga memberikan satu tekanan rasa yang indah, menciptakan satu sensasi baru yang tidak terkira membuat degub jantung tidak ingin berhenti sekarang juga.


Apalagi saat satu tangan sang suami mulai menekan satu da..da indah milik nya, lagi-lagi sensasi baru semakin menghantam diri nya.


Terlalu indah, hingga menciptakan satu aliran aneh di seluruh aliran darah, menjalar dari ujung kaki hingga naik ke puncak kepala.


"Akhhh"


Satu de..sahan berhasil lolos saat Li..dah Abizard berhasil turun dan mendarat tepat di ariola nya, membuat sang pemilik da..da menegang seketika, dan bagian demi bagian itu sama sekali tidak ingin menolak untuk disentuh, melainkan merespon dengan cara kedua tangan Indri meraih rambut Abizard dan meremas nya secara perlahan.


Membuat Abizard semakin bersemangat untuk memainkan dua da..da yang mengacung tegak dan terus menantang.


Gerakan refleks Indri yang menyatakan Perempuan itu ikut menikmati sensasi permainan indah yang dia ciptakan membuat Abizard semakin bergerak lincah menyesap niple berwarna merah muda itu, hingga menciptakan bunyi se.. Sapan Li..dah di sepanjang ruangan kamar mandi yang dilapisi dinding dan kaca.


"Abiii"


Satu kalimat manja keluar dari bibir indah itu, membuat Abizard tersenyum senang mendengar nya, sang istri menikmati seluruh permainan nya tanpa terkecuali, dia tahu kodrat syaraf dalam di sekujur tubuh perempuan itu menerima setiap sentuhan yang dia ciptakan.


Indri fikir ini terlalu indah, jika di novel yang dia baca menampilkan sensasi dengan pemikiran soal sebatas kata ah..saat ini setiap sentuhan yang diciptakan suaminya benar-benar membuat dia menggila.


Dan benar dalam menjalankan tugas mereka, seorang laki-laki persis seperti di dunia per novelan yang dia baca, laki-laki banyak beraksi tanpa harus banyak mengeluarkan suara.


Hanya deru nafas teratur yang terdengar di ruangan dimana mereka menghabiskan waktu panas bersama.


Abizard terus bergerak menyesap satu demi satu da..da milik nya yang mengeras sejak tadi dimana benda itu terus mengacung menantang laki-laki itu agar bergerak sesuka nya.


Sensasi demi sensasi yang diciptakan mulai memanaskan suasana, apalagi tangan kiri Abizard mulai bergerak turun merayapi seluruh bagian kulit dibawah sana, menelusuri perlahan kulit demi kulit menuju ke arah penyimpanan khusus gudang bawah tanah dimana di sana terdapat lembah khusus yang membuat otak laki-laki manapun bisa terkontaminasi dan kehilangan arah diri jika sudah memasuki nya.


Abizard tidak mesti bersusah payah mencari kain penutup dibawah sana sebab sejak semalam kain tersebut telah menghilang karena perbuatannya, tangan nya membuka perlahan kedua pa..ha perempuan tersebut, dan kini Jemari-jemari nya Mulai mencoba bergerak nakal masuk ke celah-celah dibawah sana.


Sisa sakit semalam memang masih ada, tapi satu sensasi lain menjalar di sekujur tubuh Indri,rasa perih bercampur nik..mat melebur menjadi satu saat ini.


Abizard mengamati wajah Indri yang Mulai memejamkan bola matanya ketika satu jari menyeruak masuk kedalam sana, sebuah gigitan manis di bibir bawah Indri membuat wajah cantik itu terlihat begitu panas meng..gai..rahkan, laki-laki itu semakin berpacu dalam gerakan nya, membiarkan satu jari tersebut terus bergerak memberikan sensasi indah yang bakal membuat tumpah cairan khas dibawah nya.


"Ahhhh Abi..."


Lagi de..Sahan itu lolos dengan sempurna, menambah semangat Abizard dalam bergerak menyusuri dibawah sana, suara dari Balik bibir sang istri terlalu indah untuk dia lewati, membuat milik nya dibawah sana ikut mengacung dengan sempurna.


Indri mencoba menahan lengan Abizard, bibir seolah-olah ingin berkata berhenti tapi hati berkata teruskan lah bak lagu milik Agnes Monica, terlalu indah untuk di nikmati sebab semakin jari itu bergerak semakin membuat Indri merasakan satu sensasi aneh dimana seolah-olah satu hal luar biasa akan tumpah dibawah sana.


"Abi... tumpah"


Indri meraih bahu Abizard, dia berbisik pelan berkata sesuatu ingin tumpah dibawah sana, Bisakah tangan itu berhenti sekarang juga.


Tapi kata-kata Indri membuat Abizard semakin bersemangat untuk bergerak, dia suka mendengar rengekan manja dibalik telinga nya itu, membuat Abizard balik berbisik dibalik telinga sang istri.


"Tumpahkan lah, sayang, aku menunggu nya"


Oh bukankah suara itu terdengar begitu seksi dibalik telinga Indri, selain gerakan tangan yang membuat dia menegang, suara seksi itu membuat Indri ikut terpacu dengan waktu, menyemangati dirinya hingga membuat dibawah sana tumpah dengan cara yang terlalu sempurna.


Dia fikir sensasi indah itu telah selesai dilakukan, tapi rupanya belum sama sekali, saat Abizard tiba-tiba bergerak dibawah sana, menaikkan satu kaki nya ke bahu kiri Abizard, laki-laki itu duduk dan...


"Ohhh no..."


Jika tadi jari yang bermain kini li..dah yang bergerak menyeruak masuk dengan nakal, menghantam bentuk cuatan kecil milik nya dengan sempurna.


Indri seketika meraih kepala Abizard, menekan nya dengan sempurna, dia mulai menggila dengan sentuhan laki-laki itu, kedua tangan nya meremas rambut Abizard, menikmati sensasi baru yang jelas belum pernah dia temui didalam seumur hidup.


Lain semalam lain pula lagi ini rasanya.


Li..dah Abizard bermain dibenda kecil itu untuk beberapa waktu kemudian secara perlahan mulai menghantam hingga kedalam nya, satu tekanan membuat Indri memekik pelan, suara de..Sahan dan rengekan memenuhi ruangan berbentuk kaca didalam sana.


Ini gila.


Bisakah Indri mengartikan nya seperti itu?!


Yah hal itu membuat dia menggila, dia mulai meracau sambil terus mengeluarkan dee.sa..han.nya yang tidak berkesudahan.


Kadang bibir meminta berhenti, tapi tapi hari berdusta berkata keindahan ini jangan terlalu cepat berlalu diantara mereka.


Abizard semakin bergerak lincah dibawah sana,. menyusuri lembah Nikmat yang membuat dia tergila-gila, hingga akhirnya kembali Indri akan membuat pelepasan nya.


Li..dah. nya semakin bergerak keluar masuk, membiarkan sang istri kembali mencapai puncaknya, sebab Setelah memastikan Indri mencapai tujuan nya, itu artinya akan menjadi giliran nya.


Dan benar saja Indri benar-benar mencapai titik puncak nya, sebuah semburan larva kembali terjadi dibawah sana, mengeluarkan cairan khusus yang akan menjadi pelumas untuk Abizard bergerak dengan sempurna nantinya.


Laki-laki itu mulai berdiri menyambar bibir Indri untuk beberapa waktu, setelah itu dia secara perlahan membalikkan tubuh sang istri sambil dia berbisik pelan ditelinga Indri.


"Kita akan mencoba sensasi baru"


Bisikan Abizard membuat dia bingung, sensasi baru seperti apa Indri tidak tahu.


Ketika tangan Abizard meraih kedua tangan nya, membiarkan Indri berada didepan nya, laki-laki itu tiba-tiba membuka kedua pahanya dari belakang, laki-laki itu menekukkan sedikit tubuhnya dan membiarkan kedua tangan mereka menempel di baca.



Dan tiba-tiba sesuatu menyeruak masuk dari arah belakang kedalam inti miliknya.


"Akhhhh"


Indri seketika meringis pelan, satu sensasi berbeda terasa, gaya depan dan belakang jelas berbeda.


Benda milik Abizard masuk secara perlahan, terasa begitu sempit dan sempurna.


"Oh...baby"


Laki-laki itu mengencangkan pegangan nya pada kedua telapak tangan Indri.


Dia menyukai sensasi dengan gaya begini, teras begitu rapat dan kesat, penyatuan sempurna yang paling disukai oleh laki-laki.


Indri ikut mengencang genggaman.


"Akhhh abi..."


De..Sahan nya kembali lolos dari bibir mungil nya.


"Sakit?"


Abizard bertanya sambil menciumi leher nya dengan penuh kelembutan.


"Rasanya begitu sakit dan penuh"


Suara Indri terdengar tersengal-sengal, dia seolah-olah mengadu dengan manja, meringis sejenak sambil mencoba membiasakan dirinya pada benda besar berurat yang melesat masuk dibawah sana.


Bisa Abizard rasakan milik Indri mulai meremas miliknya, perempuan itu mulai mencoba membiasakan miliknya agar menyatu dengan sempurna.


"Aku akan bergerak perlahan"


Abizard kembali berbisik.


Indri mengangguk pelan.


Sepersekian detik kemudian Li..dah Abizard mulai menyapu lehernya dengan gerakan begitu lembut, sedangkan dibawah sana terasa terbenam dengan sempurna.


Lagi...satu sensasi Baru terasa di dalam diri Indri, rasa perih bercampur nik..mat jelas menghantam dibawah sana.


Apalagi saat Abizard mulai bergerak memacu dan memompa, membuat Indri terus me..nge


.rang sambil mengeluarkan de..sa..Han indah yang semakin memacu kecepatan Abizard dalam bergerak dibawah sana.


Semakin suara Indri keluar memenuhi ruangan kaca tersebut, semakin membuat Abizard bersemangat membawa perempuan itu berpacu didalam melodi cinta yang menggebu dan membara.


Sensasi demi sensasi aneh menghantam Mereka berdua,satu kenikmatan tiada Tara terus berpacu dibawah sana.


Rasa, sensasi dan hawa panas mengubah seluruh isi ruangan kaca menjadi tempat tempur terbaik di antara mereka.


Abizard terus memompa, membawa Indri ke tempat baru yang luar biasa, menuju kenikmatan dimana mereka melakukan hal dewasa yang membuat Indri menggelinjang dan berteriak kenikmatan di depan Kungkungan tubuh Abizard.


Laki-laki itu tahu sang istri benar-benar menjadi candu baru bagi nya, membuat dia menggila dan ingin terus menikmati nya.


Dia jatuh cinta sedalam-dalamnya dari sejak awal mereka bertemu, meskipun hasrat nya naik di hari pertama mereka bertemu, tapi hati nya yakin Indri akan menjadi pelabuhan terakhir dia untuk meraih segala-galanya, dalam tekad gila dari seorang duda, dia mengikat Indri untuk menjadi milik nya, memilih akan menyentuh nya dimalam pertama mereka.


Abizard terus memompa perempuan itu dengan penuh cinta, menciptakan kamar mandi dingin menjadi panas tidak terhingga, membuat sang istri terus mengeluarkan de..Sahan diiringi nyanyian manja di bawah Kungkungan dengan gaya baru yang jelas menjadi hal pertama bagi sang istri nya.


Hingga akhirnya bisa dia rasakan, Perempuan itu mulai mengencang kan pegangan nya, Indri kembali akan sampai pada puncaknya.



Abizard kini mempercepat pompahan nya, membuat Indri masuk ke puncak nya kemudian disusul oleh dirinya, menyemburkan cairan panas hingga Kedinding pembatas rahim milik Indri untuk beberapa waktu.


mereka memperkencang genggaman ketika sensasi penyatuan sampai pada puncaknya.


Rasa lega menyeruak masuk menampilkan kepuasan yang luar biasa.


Abizard memeluk erat Indri, dia tahu sang istri lelah mengiringi permainan gila darinya.


"I love you, terimakasih sayang"


Sebaris kalimat sakral itu tidak akan pernah lupa dia ucapkan, karena dia tahu istri manapun pasti suka mendengar kata-kata itu.