Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Dalam penyelidikan


Catatan \= Masih proses kontak season 2, Mak author kasih bocoran salah satu episode nya dibawah.


******


Rumah sakit xxxxxxx


Pusat kota


Atap gedung rumah sakit.


Yash menatap laki-laki yang ada di hadapannya tersebut untuk beberapa waktu, di mana kini tangan laki-laki tersebut menerima sebuah amplop mendominasi berwarna coklat dari laki-laki yang ada di hadapannya itu.


Bisa Yash lihat laki-laki itu menundukkan kepalanya kearah dirinya untuk beberapa waktu, dimana pada akhirnya Yash menerima amplop tersebut tadi.


Cukup lama Yash tidak bergeming, hingga akhirnya Laki-laki tersebut secara perlahan membuka amplop tersebut lantas melihat langsung isi dari amplop yang ada ditangan nya itu dengan gerakan yang cukup tenang.


Dimana Yash secara perlahan mulai membuka amplop di tangan nya tersebut, bola mata laki-laki itu sejenak menatap isi dari amplop itu di mana ada beberapa lembar kertas yang terdapat di dalamnya.


Ekspresi awal yang ditampilkan Yash terlihat biasa saja, boleh matanya mencoba menelisik apa isi amplop tersebut, namun di detik berikutnya bisa dilihat bagaimana ekspresi laki-laki itu tiba-tiba langsung berubah dan bola matanya membulat dengan sempurna.


Pada akhirnya Yash langsung membalikkan tubuhnya dan bergerak cepat untuk keluar dari atap gedung tersebut menuju ke arah pintu penghubung ke dalam rumah sakit, laki-laki di belakang Yas dengan cepat langsung mengejar langkahnya.


"Tuan?"


"Antarkan aku ke tempat tersebut sekarang, biarkan aku melihatnya secara langsung"


Ucap Yash kemudian dengan cepat dia sama sekali tidak lagi mempedulikan apapun di sekitarnya, maka dia tidak peduli laki-laki itu seolah-olah ingin bicara kembali kepada dirinya.


Mendapatkan perintah dari tuannya seketika laki-laki tersebut menganggukkan kepalanya, dia bergerak dengan cepat menuju ke arah depan, membiarkan dirinya melangkah mendahului menuju ke area parkiran yang ada di lantai bawah di mana mereka harus melewati pintu elevator terlebih dahulu.


"Apa dia tinggal sendirian di dunia ini?"


"Iya, tanpa keluarga di sekitarnya"


"Anak yatim piatu? Jadi tidak pernah dididik oleh orang tuanya? Bahkan tidak pernah diajarkan bagaimana cara untuk tidak tergiur suami orang lain? Pantas saja jika kelakuannya seperti itu"


"Ya dia anak yatim piatu"


"Katanya dia pernah tinggal di Indonesia bahkan ada yang bilang ibunya mantan seorang pelacur dan ayahnya seorang lelaki penyakitan yang tidak bisa mencari uang"


"Mereka bilang untuk bertahan hidup saat dia kecil ibunya menjual harga dirinya kepada beberapa laki-laki hidung belang"


"Bisa selidiki identitas Alessia lebih lanjut?"


"Tidak ada seorangpun yang bisa menembus untuk menyelidiki identitasnya, hanya itu informasi yang bisa didapat, sisa lainnya seolah-olah identitas nya disembunyikan dengan rapat oleh seseorang"


"Seseorang?"


"Yang ada dibelakang nya"


"Bukankah terlalu aneh untung gadis seukuran Alessia mendapatkan perlindungan dari seseorang yang bahkan tidak bisa diketahui statusnya ataupun siapa pelindungnya?"


"Kami sudah mencoba untuk mencari tahu tuan, tapi tidak ada sedikitpun pintu penghubung yang bisa dijadikan patokan untuk kami masuk menyelidiki identitasnya"


"Ditambah lagi apa anda percaya? Nyonya Madhuri dan Diana juga sedang mengorek identitasnya saat ini, mereka ingin tahu siapa Alessia yang sesungguhnya namun sayangnya kedua orang itu sama sama tidak bisa mendapatkan informasi soal identitas Nona Alessia"


"Tapi.. ada Sesuatu yang sedikit aneh soal Nona Alessia, dia selalu terlihat berada di beberapa tempat secara bersamaan "