
Para laki-laki berwajah sangar, bertubuh kekar dan berotot dengan kepala botak berkaca mata hitam itu terlihat menatap Indri dengan pandangan mengerikan.
Mereka meminta Indri untuk mengikuti mereka.
"Kalian siapa?"
Indri bertanya Lantas berdiri dan bersiap-siap untuk lari dari sana.
Melihat respon Indri seketika para laki-laki itu mencoba mendekati dirinya.
Indri jelas panik langsung kabur melarikan diri.
Seketika bagaikan gerakan kaset kusut Indri mencoba kabur dari sana, orang-orang itu langsung mengejar Indri dengan gerakan cepat.
Bagaikan gerakan tom and Jerry mereka terlihat saling kejar-kejaran antara satu dengan yang lainnya.
Indri fikir apakah dia akan diculik?.
Oh tidakkkk ini gedung bagaimana susunan nya? dimana jalan keluar? dimana orang-orang?.
Oh ya tuhannnnn.
Dan seketika Indri terkejut saat dua orang berpakaian hitam itu mencoba menangkap lengan nya.
Mamaaaaaaaaa?????.
Indri jelas terkejut setengah mati.
Dua orang itu berusaha menyeret langkah nya, seketika Indri membulatkan bola matanya.
"Yakkk ada apa ini?"
Indri jelas gelagapan saat tubuhnya di angkat kedua orang itu, sekuat tenaga Indri mencoba melepaskan dirinya tapi sia-sia.
Tunggu dulu.
Indri panik setengah mati saat dia diseret paksa dan dibawa menuju ke arah yang tidak dia pahami, laki-laki itu membawa nya menuju ke arah mobil mendominasi berwarna hitam.
Seketika dia terhenyak saat tubuhnya di masukkan paksa kedalam mobil.
"Om...om...tunggi dulu, apa kalian akan menculik aku om? aku fikir kalian salah orang om, aku tidak kaya raya om, tidak punya sepeserpun uang untuk ditebus..."
"Om... aku ini kalau di jual tidak laku om, kalian tahu om? sebaiknya kalian cari yang laku di jual, aku ini sangatttt merugikan jika di jual, maksud ku begini, aku terkena penyakit mengerikan yang jika lama-lama dilihat bisa menyebabkan encok parah, sakit pinggang, sakit kulit dan menggila"
Oh god.
Indri terus bicara panik sejak tadi.
Alih-alih peduli dengan ocehan Indri para laki-laki itu sama sekali tidak mengeluarkan suaranya.
"Ommmm apa kalian tuli? oh ya Tuhan, om tidak kah kalian coba mengecek kembali siapa yang akan om culik? maksud ku begini om, aku ini hanya gadis miskin yang tidak berdaya, tidak punya banyak tabungan, bahkan tidak akan ada yang mau menebus Ku ketika kalian menculik ku"
Oceh Indri sejak tadi.
Seketika pemikiran aneh menghantam Diri nya.
Dia membayangkan orang-orang ingin mengambil seluruh organ tubuh nya, jantung, hati, ginjal dan dada nya.
Seketika Indri menyentuh anggota tubuh yang dia bayangkan tadi.
Akhhhh tidak apa ini human trafficking?.
"Ommmm kalian tahu aku terkena serangan jantung akut, ohhhh hati ku berwarna hitam dengan ginjal yang tidak berfungsi dengan baik"
Indri terus saja mengoceh sejak tadi tapi para laki-laki menyeramkan itu sama sekali tidak mempedulikan diri nya.
Hingga akhirnya tidak tahu dimana tiba-tiba mereka berhenti di sebuah rumah mewah yang menjulang tinggi di hadapan nya.
Dengan gerakan cepat salah satu laki-laki membawa keluar Indri dari dalam mobil.
Apa lagi ini????.
Indri seketika menelan salivanya saat mereka mengangkat Indri dengan cara menggenggam lengan kiri kanan Indri hingga kedalam bangunan rumah mewah tersebut.
Tiba-tiba dia diletakkan ditengah-tengah rumah tersebut, lantas para laki-laki itu meninggalkan Indri seorang diri.
Aihhhh kemana??? kemana???.
Dikala Indri panik kebingungan, seketika suara Sesuatu yang menghantam lantai terdengar mendekati dirinya, persis seperti suara kayu yang di ketukkan ke lantai berkali-kali bisa Indri dengar juga suara ketukan kaki di lantai yang berjalan mendekati dirinya.
Seketika Indri memundurkan langkahnya saat dia melihat sosok seseorang berjalan mendekati dirinya.