Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Tidak pernah miskin sejak lahir


Villa utama


keluarga Reno


Mama Reno membanting pintu mobil nya dengan gerakan kencang, dia benar-benar marah dengan situasi dirumah Ipar nya itu.


Kata-kata gadis kecil itu membuat dia begitu kesal.


Miskin?.


Lahir tanpa apa-apa?.


Mama Reno mengeram.


Dia tidak peduli soal itu, sebab sejak dia lahir kemuka bumi ini, dia sudah hidup bergelimangan harta, dia diperlakukan bak tuan putri didalam keluarga nya, dia memiliki apapun yang dia inginkan.


Bahkan dia tidak tahu apa rasanya menjadi orang miskin.


Realita nya di masa lalu, jika bukan karena kakek nya yang membantu kakek keluarga suami nya, keluarga NAKHEL tidak mungkin bisa berdiri sehebat hari ini.


Sedikit banyak nya sebelum pernikahan Mereka, ada saham keluarga besar Mereka yang melekat di perusahaan tersebut, bahkan setelah menikah pun saham milik nya dia berikan pada suami nya.


Tapi setelah kematian suami nya, semua yang seharusnya milik dia dan suami nya seketika berbaur dan tidak bisa dia miliki hanya karena keputusan papa mertua nya yang sejak awal tidak menyetujui hubungan mereka.


Attitude?.


Memang nya kenapa dengan attitude nya?.


Hanya karena pertemuan pertama dengan dirinya yang sangat tidak baik membuat kedua orang tua mario sedikit keberatan dengan hubungan dia dan Mario kala itu.


Bahkan maaf yang dia lontarkan tidak membuat kedua orang tua Mario memaafkan kesalahan nya kala itu.


Dia akui dia salah, tapi setidaknya keluarga itu seharusnya tahu diri karena sedikit banyak tanpa bantuan kakek nya, keluarga itu tidak mungkin menjadi orang paling terpandang di masa itu.


Tapi Papa Mario jelas orang yang keras kepala, dengan lantang nya berkata.


"Suatu hubungan tidak dilandasi berdasarkan hutang Budi"


Hah... yang benar saja.


Dia ingin sekali berteriak kala itu sambil berkata.


Bahkan laki-laki tua itu menempatkan dia di tempat yang di anggap nya biasa-biasa saja setelah kematian suami nya.


Hanya karena papa nya sudah tiada, hanya karena suami nya sudah tiada, laki-laki tua itu bahkan tidak memberikan kepercayaan kepada saudara laki-laki nya untuk mengelola perusahaan pada saat itu.


Alasan nya jika hanya karena saudaranya dulu pernah terlibat korupsi beberapa kali di perusahaan papa nya sendiri.


Yang benar saja.


Bagi nya saudara nya telah berubah.


Padahal mereka jelas memiliki hak sepadan untuk memimpin di kala itu.


Semua keputusan jelas dijatuhkan tanpa ikut campur dirinya, bahkan terjadi belum genap 1 bulan suami nya meninggal dunia.


Lalu apa dia pantas tidak memendam dendam pada semua orang?.


Dia merasa semua hak nya di rampas secara tiba-tiba setelah kematian suaminya.


Helen yang notabene nya menjadi menantu muda saat seketika naik menjadi menantu utama, perempuan itu yang seharusnya berada di villa kedua, tiba-tiba menjadi nyonya besar di keluarga NAKHEL.


Bahkan saudaranya tiba-tiba tertangkap basah menggelapkan dana perusahaan NAKHEL setelah Thomas sang ipar nya naik menjadi pemimpin baru dalam tiga bulan berikutnya.


Tapi saudara nya jelas berkata dia tidak melakukan nya.


Tidak ada toleransi yang diberikan ipar nya kepada saudara nya, bahkan tidak ada keringanan hukuman yang mereka berikan.


Hidup nya benar-benar hancur kala itu.


Baginya dunia sedang menertawakan dirinya.


Dia fikir seandainya Papa nya masih hidup, laki-laki tua yang dia panggil mertua itu tidak akan mungkin berani melakukan semua itu.


"Kau jangan pernah bermain hati dengan gadis miskin itu"


Mama Reno bekata sambil menatap tajam ke arah putra nya.


"Lakukan misi mu, buat Abizard hancur hingga titik penghabisan, rebut kembali apa yang seharusnya memang menjadi milik kamu, setelah itu kamu boleh melakukan apapun yang kamu inginkan"


Setelah berkata begitu wanita itu langsung melangkah kedalam villa mereka masih dengan jutaan kemarahan nya.