Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Calon mertua


Saat laki-laki tua itu melesat keluar dari dalam rumah, tidak lupa dia membawa sebuah gagang serokan sampah yang ada di pinggir halaman, papa Indri fikir jika laki-laki itu macam-macam dia bisa menghajar laki-laki itu saat ini juga.


Sang istri saat melihat Tubuh gendut dengan perut buncit itu keluar dengan penuh kemarahan hanya bisa mengelus dada, dia fikir dulu suami nya tidak kalah tampan dengan laki-laki yang mengantar Indri pulang, tapi setelah tua kenapa jadi begitu menyedihkan.


Apa kah dia salah memberikan laki-laki itu makanan selama pernikahan mereka, atau karena efek kebanyakan makan pempek Palembang jadi seperti itu.


Ohhhh benar-benar membuat dia jadi sakit kepala.


"Pa... jangan galak-galak, anak orang bisa kabur gara-gara papa pakai bawa-bawa gagang serokan sampah"


Pekik istri nya tertahan.


laki-laki itu jelas tidak menghiraukan ucapan istri nya, terus melangkah tergesa-gesa keluar sambil mencoba menggunakan sandal jepit nya.


Sejak tadi dia gagal menggunakan sandal nya, karena kesal akhirnya laki-laki berjalan dengan cara bertelanjang kaki.


"Loh pa.. kok nyeker?"


Sang istri jelas terkejut.


Papa Indri buru-buru mendekati Indri dan laki-laki tersebut, dengan bola mata penuh kecurigaan dia melotot menatap laki-laki itu masih sambil terus mendekati mereka.


Tapi seketika laki-laki itu merasa ciut saat menyadari satu kenyataan.


Dia fikir tubuh laki-laki dihadapan nya itu meninggi secara tiba-tiba, tapi realitanya setelah sadar dia baru tahu tubuh nya lah yang memang tidak begitu tinggi dan gendut.


Ang Eng Ong


Seketika serasa ada musik bermain di atas kepalanya.


"Hm hm hm ini siapa?"


Papa Indri bertanya cepat kearah Putri nya.


Indri yang terkejut dengan kedatangan papa nya jelas nyaris melompat kaget sebab laki-laki yang begitu dia sayangi itu datang-datang sambil membawa serokan Sampah.


Oh ya Allah.


Indri langsung mundur dengan ekspresi terkejut.


"Papa?"


Sang papa langsung memiring-miringkan bibirnya, tujuan nya jelas ke arah samping laki-laki tampan di samping Indri.


"Dia siapa?"


Laki-laki itu fikir apa putri nya berselingkuh dengan bule lain lagi, belakangan banyak sekali bule-bule suka dengan produk lokal.


Yah yah yah siapa dulu, putri mereka jelas termasuk Gadis ber label Halal Standar Wanita Indonesia dengan kwalitas bibit super lokal.


Siapa dulu bapak?!.


Yah dia lah.


"Ah dia ini Bos dikantor Indri bekerja, pa"


Gagang serokan sampah yang siap di angkat seketika turun dengan cepat, dia menyembunyikan gagang tersebut kebelakang tubuh nya.


"Ahhhh ahahhahaha"


Papa Indri Tampak terkekeh kecil sambil menatap terkejut ke arah laki-laki tersebut.


"Halo mister"


Papa Indri bicara sambil membungkuk kan pelan kepalanya.


"Halo Om"


Abizard balik menunduk kan kepalanya, sejenak dia mengerutkan keningnya saat menyadari laki-laki seumuran papa nya itu tidak menggunakan sandal nya.


Dia membayangkan ceker ayam dan kaki sang calon mertua nya.


Wait, ceker ayam? calon mertua? Oh god aku begitu cepat memikirkan nya.


Batin laki-laki itu pelan.


Mama Indri langsung melambaikan tangan nya, menatap si bule tampan dihadapan mereka itu.


Oh Tuhan Mak nya makan apa hingga bisa membuat cetakan anak setampan ini?!.


Batin mama Indri di dalam hati nya.


"Om kenapa tidak pakai sandal?"


Tiba-tiba laki-laki itu bertanya pada papa Indri.


Yang ditanya jelas kaget, dengan keadaan malu dia langsung bergerak ala senam Poco-Poco.


"Ahhh ini berguna untuk kesehatan, kau tahu mister? orang tua seperti kami harus sering keluar tidak menggunakan sandal atau sepatu"


Setelah berkata begitu tiba-tiba papa Indri menghentikan gerakan kakinya, dia merasa sesuatu yang becek dan entahlah ada di bawah kaki nya.


Laki-laki itu Seketika menoleh ke bawah.


Oh Ya Tuhan.


Dia tanpa sengaja menginjak tai ayam milik tetangga.


Seketika bola mata semua orang tertuju ke arah kaki papa Indri.


Mereka jelas diam membeku tanpa suara, larut dengan pemikiran masing-masing sambil mencoba menahan tawa.


********


Catatan \=


Bayangkan musik-musik konyol ketika adegan papa Indri nginjak tai ayam nya🤭🤭🤭🤣🤣🤣