
Mansion utama keluarga Hans
Manhattan
Hans pada akhirnya berhasil membawa Agnes untuk pulang ke Manhattan, setelah perjuangan panjang membujuk Agnes agar ikut dengan nya pulang ke Manhattan, akhirnya perempuan itu setuju juga dengan semua keinginan nya.
Jelas saja Ara juga ikut bersama mereka, sebab gadis kecil itu adalah kehidupan mereka saat ini.
Entahlah tapi mereka bertiga seolah-olah tidak bisa hidup tanpa salah satu di antara nya.
Bagi Hans kehidupan ny hanya dapat bermakna dengan adanya keberadaan Agnes dan Ara.
Orang berkata Salah satu bentuk hubungan untuk seseorang dapat berelasi adalah karena hubungan darah sehingga menjadi sebuah keluarga.
Tapi anehnya meskipun tidak memiliki hubungan darah, baginya Ara benar-benar seperti putri kandungnya sendiri.
Seolah-olah dia lupa siapa ayah biologis gadis kecil itu.
Sebab sejak didalam kandungan Agnes, Hans lah satu-satunya laki-laki yang melihat dengan baik tumbuh kembang Ara.
Bahkan dulu dia merupakan orang yang pertama kali mendengar kan tendangan kecil dari Ara, dengan begitu antusias dia merapatkan telinga nya di perut Agnes, mendengar kan tendangan demi tendangan bayi mungil didalam sana.
Saat pemeriksaan USG pertama dia adalah laki-laki pertama yang melihat proses nya, bahkan saat dokter memperlihatkan gambar Ara dilayar seperti TV dengan bola mata berkaca-kaca penuh antusias dia menatap gambar lucu bayi mungil yang belum terbentuk dengan sempurna tersebut.
Bahkan saat dokter memperdengarkan suara detak jantung Ara, Hans terus mengembangkan senyuman nya sambil sesekali melirik kearah Agnes dan ingin sekali berkata.
"Apa kamu mendengar nya sayang? itu terdengar begitu manis"
Ah entahlah...Hans sulit sekali mengungkapkan perasaan nya, bagi nya Ara benar-benar putri nya.
Bahkan saat Ara lahir hingga besar, dia merupakan laki-laki pertama yang terus ada untuk gadis kecil tersebut.
Meskipun Agnes melarang Ara memanggil dia Ayah, tapi Hans selalu berkata diam-diam pada gadis kecil itu jika dia akan menjadi Ayah nya.
Sebab dia tahu, Ara butuh keluarga lengkap untuk melengkapi masa tumbuh kembang nya.
Dimana Keluarga merupakan tempat pertama kali anak tumbuh dan berkembang dalam bimbingan orangtua. Anggota-anggota keluarga di dalamnya saling berhubungan dan berinteraksi dalam menjalankan fungsi dan perannya masing-masing.
Hingga akhirnya tercipta kedekatan yang begitu intens antara dirinya dan Ara.
Benar-benar terhubung seperti ayah dan anak.
Karena itu saat Agnes berkata mereka harus jujur pada Mama nya, Hans jelas merasa keberatan.
Tapi seperti kata Agnes, selama apa pun mereka menyembunyikan semuanya, satu hari semua orang akan tahu siapa ayah biologis Ara, dan dengan mereka tidak jujur pada Mamanya, kemungkinan besar saat Mama nya tahu, wanita tua itu akan kecewa dan semakin membenci Agnes dan Ara.
Hingga akhirnya disinilah mereka saat ini, berada di kediaman keluarga Hans, duduk saling berhadapan di sebuah kursi sofa dan mencoba untuk membicarakan soal kenyataan.
Berat memang, tapi setidaknya ini adalah resiko awal yang harus mereka lakukan dan mereka terima agar tidak ada yang tersakiti lagi kedepannya.
Sebab bagi Hans dan Agnes, semua orang berhak untuk bahagia.
Mama Hans terlihat langsung terdiam saat mendengar kan penjelasan putra nya barusan, Wanita tua itu menatap Hans dan Agnes secara bergantian.
Jutaan kekawatiran jelas menghantam perasaan mereka.
Entah bagaimana reaksi berikut nya wanita itu mereka tidak berani membayangkan nya.