
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu
Lubuklinggau, 5 Juli 2022
Ada yang tanya Makkk sequel novel TERJEBAK BIRAHI DUDA GILA kisah Yash dan Alessia mana?!.
Kok di cari-cari ga nemu?
masih di novel ini cari bab Alessia dan Yash untuk season 1, untuk season 2 akan ada di judul yang berbeda akan diberi pengumuman setelah season 1 ending.
...Sipnosis dibawah...
...👇👇👇👇...
Kisah Yash dan Alessia yang bikin baper, sedih, haru, penuh perjuangan dan air mata.
banyak yang nunggu season mereka sejak berbulan-bulan yang lalu.
Tidak ada misteri makkk, InsyaAllah pure romansa modern dengan kehidupan pelik.
*****
...Sipnosis...
...👇👇👇...
Ketika hati memaksa untuk bersandiwara, menerima pernikahan dengan laki-laki yang rupanya ayah dari kekasihnya.
Keadaan yang terdesak dan Uang menjadi pemicu utama gadis tersebut untuk berpaling dan bersandiwara dibalik sakit hati nya, meninggalkan kekasihnya dan menerima tawaran pernikahan dari seorang wanita sekarat untuk suaminya yang masih muda dan gagah yang terpaut 20 tahun lebih dari dirinya.
*****
...penggalan episode...
"Mau ambil yang mana mbak?"
Pelayan toko bertanya pada Alessia, menunggu gadis itu sejak tadi dengan perasaan tidak sabar.
Pelayan itu fikir gadis dihadapannya memang cantik, tapi penampilan biasa dengan sandal jepit nya membuat pelayan perempuan berusia 30 tahunan lebih itu sedikit mencibir dan memandang rendah Alessia.
orang-orang yang masuk ke dalam toko bakery itu merupakan orang-orang dari kelas atas, bahkan rata-rata pelanggan di dalam toko bakery itu merupakan orang-orang penting dan kaya raya, berpenampilan glamour dengan berbagai macam kartu di tangan mereka bukan uang receh, jadi memang sedikit aneh jika ada orang-orang berpenampilan seperti gadis di depannya masuk ke dalam toko tersebut.
dia cukup ragu jika kantong gadis tersebut cukup untuk membeli salah satu dari cake yang ada di dalam kaca etalase.
perempuan itu terlihat tidak sabar menunggu keputusan Alessia, apalagi bisa dilihat pengunjung lainnya sudah mulai berdatangan dan ingin dilayani.
"yang ini bisa?"
Saat Alessia menunjuk cake yang paling sederhana dan kecil semakin menambah penilaian pelayanan toko tersebut.
Miskin dan tidak punya uang.
Yah itu yang ada di atas kepalanya, orang sekelas gadis itu mana mungkin mampu membeli cake yang lebih besar dari pada cake kecil yang ada di hadapan nya itu.
"mau pakai nama apa?"
Tanya nya sambil memberikan sebuah kertas dan pulpen.
Alessia buru-buru menulis di atas kertas tersebut untuk nama yang akan di sematkan di atas kertas tersebut.
"ini saja"
Jawab Alessia pelan sambil menyerahkan kertas kecil itu secara perlahan.
Pelayan toko tersebut hanya diam sembari mengambil kertas kecil tersebut, melangkah kedalam sambil membawa cake yang ada di tangan nya.
Cukup lama Alessia menunggu hingga akhirnya cake yang dia inginkan datang, buru-buru dia membayar cek tersebut dengan gulungan uang yang ada di kantongnya.
Sang pelayan toko benar-benar menampilkan ekspresi kesal nya.
Uang receh!?.
Perempuan itu menghela kesal nafasnya.
Sungguh merepotkan.
Batin nya lagi kemudian.
Setelah selesai menghitung dan memberikan bon pada gadis itu, sang pelayan sama sekali tidak melebarkan senyuman nya, membiarkan itu gadis tersebut langsung melesat pergi dari toko bakery tersebut.
Tapi ketika sampai di depan pintu kaca tanpa sengaja dia hampir menabrak sepasang suami istri.
"Opssss"
Sang suami berkata sambil mengangkat kedua telapak tangan nya Karena terkejut saat seorang gadis muda hampir menabrak dirinya.
Seketika mata mereka saling bertemu untuk beberapa waktu, Alessia langsung menundukkan kepala berkali-kali untuk meminta maaf.
Laki-laki berusia 40 tahunan lebih namun bergaya Sangat casual, terlihat masih begitu muda dan tampan dan memiliki bola mata yang begitu indah itu jelas menatap dengan pandangan tidak suka ke arah Alessia, dia mengerutkan keningnya sembari sedikit mengumpat.
"Oh ****, tidak kah dia memiliki mata?"
"sayang dia masih terlalu muda,masih seusia anak-anak kita, seperti Khalid"
Wanita disamping nya dengan wajah pucat dan berusia yang terlihat jauh lebih tua dari laki-laki itu bicara sambil menggelengkan kepalanya.
Alessia fikir orang kaya memang benar-benar sombong, bisa mengumpat sesuka hati tanpa tahu perasaan orang lain.
Gadis itu masih menundukkan kepalanya berkali-kali tanda meminta maaf, kemudian secara perlahan gadis tersebut langsung melesat pergi meninggalkan sepasang suami istri tersebut