Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Sekelompok laki-laki berpakaian hitam


Indri mengehela nafasnya pelan, dia Fikir kehidupan nya menjadi berubah drastis dalam 2 x 24 jam.


Jika kemarin dia baik-baik saja dengan kehidupan tenang dan nyaman nya, kali ini dia harus terombang-ambing mengikuti kehidupan yang baru dimana jelas tidak bisa dia pahami.


Khayalan nya kemarin bekerja dengan baik menjadi asisten seseorang, melewati kehidupan biasa yang monoton.


Pergi pagi, bekerja seharian lalu pulang.


Realita apa yang dia pikirkan tidak seperti apa yang terjadi dengan kenyataan nya, kehidupan nya jelas berjalan bagaikan sebuah drama aneh penuh misteri Dan kisah baru.


Dia tidak tahu jika pertemuan nya dengan bos baru nya malah menggiringnya menuju ke sebuah kisah rumit dan aneh yang tidak bisa dia pahami.


Bahkan dia harus menelan pil pahit saat tahu kekasih nya Reno dan sahabat Kekasih nya Anita selama ini membodohi Diri nya.


Tapi meskipun keadaan menjadi rumit Dia mungkin patut bersyukur, jika bukan karena semua ini,bisa jadi dia masih terus di bohongi oleh Reno.


Sejenak gadis itu menatap layar handphone nya, bisa dia lihat lagi-lagi ada beberapa panggilan tidak terjawab dari Reno sejak pagi tadi.


Laki-laki itu masih mencoba terus menghubungi Dirinya sejak kejadian semalam.


Indri ingat bagaimana pertemuan pertama mereka, hampir satu tahun yang lalu, dimana pertemuan tidak sengaja terjadi di jalanan kota Jakarta.


Laki-laki itu membantu nya menangkap seorang penjambret yang merampas tas nya di pinggir jalan.


Pertemuan pertama yang Indri tidak begitu Ambil pusing, hanya bertemu, di bantu dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan laki-laki tersebut.


Kemudian setelah beberapa waktu berlalu, di bulan berikutnya mereka dipertemukan dengan cara unik, ketika mereka tidak sengaja bertemu di sebuah tempat makan di pusat kota Jakarta.


Lama kelamaan berbagai macam usaha laki-laki itu untuk menarik perhatian nya cukup berbuah manis, indri pada akhirnya mencoba untuk memberikan kesempatan kepada laki-laki itu dan mulai menjalin hubungan.


Anehnya dia tidak pernah tahu apa pekerjaan sebenarnya Laki-laki itu, bahkan laki-laki itu pernah membawa nya kerumah Reno dan memperkenalkan orang tua nya kepada dirinya.


Sejak awal mama Reno memang tidak begitu respect pada dirinya, tapi Indri mencoba menepis pemikiran nya.


Tapi Indri yakin rumah yang dia kunjungi Dimasa lalu pasti bukan rumah sebenarnya Reno dan keluarga nya.


Mengingat bagaimana gaya Robby dan Mama nya malam kemarin, Indri fikir Laki-laki itu pasti cukup banyak telah membohongi diri nya.


Bahkan dia meragukan lamaran yang Reno buat di bulan kemarin Kepada dirinya, Indri yakin Reno sedang membohongi diri mentah-mentah.


Ditengah lamunan dan pemikiran nya, indri seketika terkejut saat Ketika dia sadar ada beberapa laki-laki berpakaian serba hitam sudah berdiri tepat diharapkan nya.


Mereka tampak menundukkan perlahan kepala mereka.


Melihat mereka, Dia jelas membulat kan bola mata nya.


"Ada apa ini?"


Indri bertanya pelan ke arah beberapa laki-laki berpakaian serba hitam itu sambil mencoba modus siaga.


Dia fikir pasti ada yang salah, jika ada apa-apa Indri fikir dia siap kabur dari sana secepat nya.