
Sejak subuh tadi Nizma sudah bolak balik toilet karena rasa mual yang semakin menjadi. Ditambah semalaman dirinya sulit tidur membuatnya semakin lemas.
Pikirannya sedang berkecamuk. Apalagi hari ini Bagas sudah akan berangkat memulai misinya. Jelas saja Nizma khawatir dan sempat berpikiran macam-macam.
Sekuat apapun dia berusaha tegar dan biasa saja nyatanya tak segampang itu. Rasa takut pasti ada namun dia berusaha menghalaunya.
"Ins...