
"Pak Bagas.."
Bagas terkejut dengan sosok yang datang ke ruangannya. Bukan Nizma melainkan suster Ayu.
"Ada apa suster Ayu malam-malam kesini?" tanya Bagas.
"Pak, Saya buatkan kopi untuk Pak Bagas. Sejujurnya saya ingin mengucapkan terimakasih banyak atas pertolongan yang Pak Bagas lakukan tempo hari." Suster Ayu berucap dengan selembut mungkin.
Suster Ayu meletakkan kopi di meja sementara Bagas masih sibuk mengecek berkas proposal di tangannya.
Selang beberapa saat Bagas menoleh ke arah Suster Ayu yang belum juga pergi dari tempat itu.
"Ada apa? Ada yang ingin dibic...