Terjebak Takdir Cinta Presdir

Terjebak Takdir Cinta Presdir
MUSIM KE-3 : Episode 20


Tepat pukul sebelas malam.


Gavin yang sudah sangat mabuk berat itu. Tidak lagi di temani Rey. Karena Rey juga sedang mabuk berat malahan dia sedang melakukan aktivitas nya tersendiri bersama wanita nya.


Terpaksa Gavin di temani oleh salah seorang wanita malam pulang ke apartemen nya. Dengan berjalan terhuyung-huyung wanita tersebut membopong tubuh Gavin.


Setelah berada di dalam apartemen nya. Wanita itu langsung merebahkan Gavin di atas sofa. "Cihh....dia memang pria yang tampan dan memiliki postur tubuh yang sangat bagus, tapi sayang sekali dia harus seperti ini karena seorang wanita...." Gumam wanita berpakaian seksi itu.


Dia pun membantu Gavin untuk membuka kan sepatu nya. Ketika dia hendak pergi. Gavin menarik tangan wanita tersebut hingga dia terduduk di pangkuan nya.


"Jangan tinggalkan ku, plis" Gavin berkata dengan suara serak.


Dalam keadaan lampu yang mati dan pencahayaan yang sangat minim. Wanita itu menyeringai licik. Dia pikir Gavin benar-benar sedang berbicara padanya.


"Baiklah, aku tidak akan pergi kemana-mana, apa kau mau bermain dengan ku? Dengan senang hati aku akan melayani mu Tuan...." Bisik wanita itu di telinga Gavin.


"Jangan tinggalkan aku Re, aku sangat mencintaimu...." Ucap Gavin lagi dalam keadaan yang tidak sadar itu.


Wanita itu mengerutkan dahinya. "Siapa Re? Akh terserahlah, yang terpenting sekarang malam ini aku yang akan memuaskan mu Tuan...." Ucap wanita itu tidak perduli dengan nama yang di sebut oleh Gavin.


Wanita itu pun langsung merangkul kan tangan nya di leher Gavin. Memeluk pria tampan itu kedalam dekapan dadanya.


***


Disisi lain.


Terlihat Reghata tengah fokus menyetir mobil menuju apartemen Gavin. Dia yakin jika saat ini Gavin pasti sudah berada di rumah. Dengan segenap harapan akan bertemu Gavin Reghata begitu semangat.


Maafkan aku Vin, karena sudah mengabaikan mu tadi siang....


Aku akan menebus kesalahan ku malam ini....


Mungkin pernikahan ini memang atas keterpaksaan, tapi aku mencoba meyakinkan diri untuk percaya....


Jika suatu hari nanti, perasaan ini akan berubah menjadi cinta....


Kini Reghata tepat berdiri di depan pintu apartemen Gavin. Dengan segenap keyakinan dia memencet tombol angka memasukan kata sandi pintu.


Pintu pun terbuka. Reghata melangkah masuk ke dalam. Dia menyusuri lorong yang menghubungkan ke ruangan santai.


Reghata mengernyit heran. Kenapa semua lampu mati. Dia tidak bisa melihat jelas ke adaan didalam ruangan tersebut. Hanya terdengar suara seorang wanita.


Reghata pun menyalakan lampu. Untuk menerangi seluruh sudut ruangan. "Gavin....." Teriak Reghata ketika melihat Gavin bersama dengan seorang wanita.


"Minggir kamu siapa?" Reghata berlari menghampiri Gavin lalu mendorong wanita itu hingga terhempas di sofa yang lain.


Huek....huek....huek


Gavin memuntahkan seluruh isi dalam perut nya ke lantai. Reghata menepuk-nepuk punggung belakang Gavin. Lalu memberikan nya segelas air putih.


Wanita seksi itu hanya diam menatap kesal ke arah Gavin. Jorok sekali pikirnya.


Singkat cerita sebelum Reghata datang.


Wanita itu melingkar kan tangan nya di leher Gavin. Gavin yang sudah tidak sadar itu melihat samar-samar wajah Reghata. Benar saja, dia mengira wanita itu adalah Reghata.


Gavin pun mendekatkan wajah nya perlahan hendak mencium wanita itu. Tapi ketika bibir mereka hampir bersentuhan. Hal yang tak disangka-sangka terjadi.


Mulut Gavin menggembung dengan mata yang melotot. Dia langsung memalingkan wajah nya kemudian muntah di lantai. Wanita itu terkejut dan langsung beranjak menatap Gavin dengan perasaan jijik.


"Pria sialan, kau hampir saja muntah di bajuku, ieugh jorok sekali" wanita itu menggerutu kesal sambil memukul pundak Gavin.


Dan saat itulah Reghata datang menyalakan lampu. Lalu mendekati Gavin mendorong wanita itu hingga terhempas di sofa yang lain nya.


TBC.


Note : Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian di kolom komentar☺️☺️


Vote dan beri hadiah Author supaya Author nya semangat untuk up💪🏻💪🏻