
Sore hari menjelang matahari terbenam, seperti biasa Nathan akan menjemput Rens pulang dari kampus terlebih dahulu. Yang pastinya bersama dengan Kevin, karna Kevin lah yang mengemudi....
Berhentilah mereka didepan gerbang kampus Rens. Nampak nya Rens dan juga Mia sedang mengobrol didepan sana sembari menunggu Nathan. Mungkin juga menunggu Honeybee nya Mia ๐ ๐ .
Tit...Tit...Tit
Klakson mobil Kevin mengejutkan kedua nya. Keluarlah Nathan menghampiri dua wanita tersebut. Senyuman semeringah terukir jelas diwajah Nathan.
Senyuman itu disambut dengan pelukan hangat dari Rens, yang langsung melompat kepelukan Nathan. Sedangkan Kevin pun juga terlihat begitu senang, dia tak bisa mengalihkan pandangan nya dari Mia. Yang saat itu juga memandang Kevin sedari tadi.
Terlihat ada cinta yang begitu dalam nya dimata mereka....
" Mia...ayo pulang bareng biar..... " belum sempat Rens selesai berbicara, Mia telah memotongnya.
" Baiklah dengan senang hati.... " ucap Mia girang sembari duluan melangkah masuk kemobil.
Rens dan juga Nathan sampai terheran-heran melihat sikap Mia. Tidak seperti biasanya Mia begitu girang menerima ajakan Rens, biasa juga dia menolak mati-matian....
Didalam mobil Nathan dan juga Rens sedang asyik mengobrolkan hal-hal yang dilakukan Rens dikampus. Sembari Rens memanja-manja didekapan Nathan...
Begitu pun dengan Nathan dengan senang hati dia memanjakan istrinya itu. Dia sangat mencintai Rens saat ini....
" Cuaca sangat bagus, bagaimana jika kita ke pantai melihat matahari terbenam.... " ucap Nathan kepada Rens yang berada didekapan nya.
" Nathan kamu serius... " ucap Rens yang langsung menatap wajah tampan suaminya.
Dia sedikit girang mendapat ajakan Nathan, yang sangat jarang sekali itu...
Rens mengangguk senang, dengan mata berbinar nya. Menggemaskan sekali bagi Nathan. Langsung saja dia mendaratkan kecupan manis dibibir Rens....
Mereka sudah tidak canggung lagi mengumbar kemesraan didepan kedua insan yang berda dikursi depan. Tetapi mereka tidak tahu saja jika, yang berada didepan juga sedang fase-fase awal jatuh cinta....
Saat itu Kevin dan Mia tidak terlalu memperhatikan apa yang dilakukan Nathan dan juga Rens dibelakang sana. Mereka berdua hanya sibuk melempar pandangan dan senyuman manis masing-masing....
Suasana di dalam mobil itu berubah drastis, setelah cinta datang menghampiri hati ke empat insan itu. Jika awalnya selalu keheningan mencekam suasana yang berada dimobil tersebut. Namun kini telah berganti menjadi suasana hangat saling mencintai yang terasa....
Kedua pasangan tersebut lagi bucin-bucin nya.
.
.
.
.
Berhentilah mobil Kevin disebuah pantai indah dikota mereka, yang letaknya tidak lah jauh. Nathan dan juga Rens berjalan dengan telanjang kaki dipesisir pantai itu.
Nathan melipat celana nya sedikit keatas, dia hanya memakai kemeja saja, jas kerja nya sudah dilepasnya didalam mobil. Sedangkan Rens memang sudah memakai dress selutut berwarna putih....
Kicauan burung-burung yang melewati atas kepala mereka, serta deburan ombak dan angin sepoi-sepoi membuat suasana semakin romantis...
Sembari menggandeng lengan Nathan Rens mengajak Nathan untuk duduk dihamparan pasir putih. Menunggu terbenam nya matahari....
Mereka duduk menatap kearah laut dan juga matajari. Warna langit yang begitu indah, kemilau warna jingga yang terpancar air laut.....
" Sayang.... " ucap Nathan menatap Rens yang masih betah melihat keindahan alam tersebut.
" hmm ada apa sayang ? sahut Rens.
Entah saat itu Rens terlihat begitu cantik dimata Nathan, senyuman terukir diwajah cantik itu sembari rambutnya yang beterbangan dihembus angin laut....
" Aku sangat mencintai mu.... " ucap Nathan.
Tatapan nya begitu dalam, membuat Rens terdiam dan merasa aneh....
" Ada apa sayang....kenapa hari ini kamu seperti berbeda " jawab Rens tersenyum sembari memegang pipi Nathan.
" Aku tidak akan pernah meninggal kan mu Rens " ucap nya lagi membuat Rens semakin bingung.
" Aku juga sangat mencintai mu Nathan "
" ....tapi ada apa deng...mmmm " belum selesai Rens berkata.
Nathan langsung mencium bibir Rens, membuat Rens terkejut. Tetapi seiring nya Rens pun membalas nya. Kecupan hangat menjadi ciuman panas yang disertai hisapan dan ******* kedua nya. Tanpa sadar tangan Nathan bergerak mengelus paha mulus Rens.....
Sontak Rens menggeliat kegelian, dia berusaha menahan tangan Nathan....
Mereka pun berhenti berciuman. Nathan tertawa lepas karna berhasil mengerjai istri nya itu. Wajah Rens memerah seketika....
" Nathan kamu yah....kesel " ucap nya memukul pelan pundak Nathan.
" Hahaha....jika kau marah, terlihat begitu menggemaskan " nathan tertawa lepas, sembari mencubit pelan hidung Rens.
.
.
.
Sedangkan didalam mobil sepasang kekasih yang satunya lagi tak kalah romantis....
Mia yang kini hanya mengenakan kaos lengan pendek dan celana jeans. menatap kearah depan. Dimana Rens dan Nathan yang sedang bercanda tawa dipinggir pantai....
Kevin benar-benar tidak bisa berhenti, sedari tadi dia tidak bosan-bosan nya memandangi wajah cantik natural wanita disebelah nya itu.
Mia sedikit gugup dan salah tingkah dibuat nya...
" Bee...kamu kok cantik sih " ucao Kevin tiba-tiba.
Kata-katanya sontak membuat pipi Mia merona merah. Dia memegangi pipinya yang panas itu sembari menatap kearah Kevin.
" Apaan sih Bee, pintar gombal yah kamu sekarang " ucap nya dengan sedikit gugup.
" Bee aku sangat mencintai mu " ucap Kevin lagi dengan tatapan lekat nya.
Mia tertegun, masih diam tak berkedip. Wajah tampan Kevin benar-benar memabukan nya....
" ...Bee kamu kok diam aja " lanjutnya sembari menggapai tangan kanan Mia lalu mengecup punggung tangan itu.
Mia tersentak dan sadar dari lamunan nya. Dia tersenyum kearah Kevin, dan berkata....
" Aku juga mencintai mu Bee.... " ucap Mia menatap lekat Kevin.
Tiba-tiba saja dia sadar ada yang sedikit aneh disudut bibir sebelah kanan Kevin. Dia melihat ada sedikit goresan luka....
" Bee...apa yang membuat my terluka " ucap Mia panik.
Dia memegang wajah Kevim menggunakan kedua tangan nya, menarik nya kedekat wajah nya. Kevin sedikit bingung harus menjawab apa.
Terlebih kini wajah Mia begitu dekat dengan wajah nya, hembusan nafas Mia yang beraroma mint itu mengenai batang hidungnya. Membuat dirinya gugup...
" Ti...tidak apa-apa Bee, aku hanya terhantup pintu di kantor jadi ngga usah khawatir yah " ucap Kevin terbata-bata.
" Tapi ini seperti dipukul seseorang Bee, kamu ngga bohong kan " ucap Mia menatap mata Kevin mencari-cari kejujuran.
" Aku beneran Bee ngga bohong " ucap Kevin yang hendak menarik kembali wajah nya.
Namun sia-sia Mia malah semakin menarik wajh Kevin dan langsung mengecup bibir nya sekilas. Setelah itu Mia langsung memalingkan wajh nya karna malu.....
Kevin terkejut matanya membulat saat itu, dia memegangi bibir nya dan menatap Mia yang memalingkan wajah nya. Senyuman nakal pun terlukis diwajah Kevin....
" Bee.... " panggil Kevin sembari menarik tangan Mia.
Alhasil sukses membuat Mia tertarik jatuh kepelukan Kevin,. Kemudian segera Kevin mendaratkan kecupan manis dan hangat dibibir Mia.....
.
.
.
.
Hari semakin gelap, setelah melihat matahari terbenam Kevin kembali mengendari mobil mengantar pulang Nathan dan juga Rens....
Diperjalanan Nathan sempat bertanya pada Kevin tentang apartemen yang baru saja dibelinya. Membuat Mia terkejut, mendengar kekasih nya itu telah membeli sebuah apartemen....
" Kevin, aku dengar kamu membeli Unit Apartemen baru "
" Hmm...iya, tapi tidak sebesar dan mewah seperti mu!! aku tidak suka "
" Tapi lumayan lah, untuk mu dan juga istrimu kelak "
" Benar.... "
Kevin menanggapi ucapan Nathan dengan tersenyum kearah Mia yang masih dalam keadaan terkejutnya.
" Apakah Bee membeli apartemen itu untuk ku? ya tuhan...aku benar-benar tidak tahu harus berkata apa, " gumam Mia.
Ada kecanggungan didalam hatinya, apakah dia harus senang atau seperti apa. Dia memang mencintai Kevin, tapi dia tidak mau jika cinta nya akan membuat nya terlihat seperti wanita matre.....
Bersambung....