
Di sisi lain, di dalam kamar Gavin.
Gavin berbaring menatap ke arah lemari pakaian yang masih terbuka. Semenjak kepergian Reghata, Gavin tidak membenarkan posisi lemari pakaian nya yang terhambur. Alhasil dia masih terbayang-bayang saat-saat kepergian Reghata.
Matanya berkaca. Ingin meneteskan air mata, tapi ditahan nya dengan sangat keras. Dia tidak mau jika pernikahan nya dengan Reghata harus berakhir secepat ini. Bahkan belum sempat ia membuat Reghata jatuh cinta padanya.
"Aku merindukan mu Re, sangat merindukan mu" Gavin meringkuk menenggelamkan wajah nya di kedua lutut nya.
"Mengapa kau tetap pergi? Disaat aku sudah menyatakan perasaan ku padamu? Apa sebegitu benci dan tidak suka nya dirimu padaku?" Gavin mengusap wajah nya frustasi.
Ia pun meraih ponsel nya. Menatap layar ponselnya yang menampilkan kontak panggilan bertuliskan 'Pretty Angry'. Yang tak lain adalah kontak milik Reghata.
Ragu-ragu ia untuk menghubungi wanita itu. Meskipun rasa rindu begitu ia rasakan. Tapi mengingat perkataan Reghata yang menginginkan waktu sendiri. Gavin memutuskan untuk tidak melakukan panggilan. Ia kembali menaruh ponsel nya di atas nakas. Lalu menarik selimut dan memeluk guling. Bersiap untuk tidur.
***
Keesokan paginya di kantor utama milik grup Efron. Sedang berlangsung nya acara pertemuan penting para pemegang saham dan petinggi-petinggi perusahaan.
Reghata dan Gavin juga menghadiri acara tersebut. Di pertemuan itu Reghata tengah berkumpul dengan para pemegang saham. Di sebelah nya juga ada Simon yang ikut berkumpul bersama Reghata.
Sedangkan disisi lain Gavin juga sedang mengobrol dengan orang-orang kenalan nya. Meskipun dalam jarak yang dekat. Kedua nya tidak saling bertegur sapa.
Hanya saja sesekali mereka berdua saling melirik, melempar pandang. Bahkan sempat bersitatap lama.
Gavin merasa sedikit emosi dan geram. Melihat Simon sedari tadi berada dekat dengan istrinya Reghata. Kemana pun Reghata dia terus menempel. Membuat Gavin cemburu.
"Sialan, aku yang suami nya saja bahkan tidak menempel seperti itu....tapi kenapa dia berani sekali mendekati istriku terus menerus dari tadi" gerutu Gavin sembari meneguk habis minuman yang ada di gelas.
"Ada apa bos? Apa ada yang salah?" Tanya Rey yang melihat wajah Gavin memerah menahan emosi.
"Tidak ada...." Elak Gavin menggeleng kan kepala nya.
"Sebentar lagi selesai, bertahan lah kau adalah bos jangan bersikap yang tidak-tidak...tetap lah tersenyum ramah...." Ucap Rey mengingat kan Gavin kembali.
"Kau tidak perlu mengingatkan ku, aku sudah tahu itu...." Gavin menyenggol lengan Rey.
Acara pertemuan itu pun selesai.
Sudah waktunya makan siang. Gavin menyusuri keramaian. Mencari-cari sosok Reghata, ia berencana untuk mengajak istrinya itu makan siang. Tapi yang dicari-cari tidak juga menampakan batang hidung nya. Gavin pun mengurung kan niat nya itu. Dia memilih pergi makan siang bersama dengan Rey saja.
***
Di restauran mewah yang menyajikan masakan-masakan khas China.
Rey sudah memesankan Gavin meja makan yang letak nya berada dekat dengan jendela. Karena dia sangat mengenal jika Gavin tidak suka makan di restauran yang meja nya berada di tengah-tengah ruangan.
Saat sedang menunggu pesanan nya di antar kan. Gavin mencoba menghubungi Reghata. Tapi nomor Reghata sedang tidak aktif. Gavin penasaran kenapa istrinya itu tidak mengaktifkan ponsel nya.
Mata Gavin tidak sengaja menangkap pemandangan buruk yang membuat amarah nya memuncak. Dia melihat Reghata tengah duduk makan siang bersama dengan Simon.
Sangat di sayangkan. Kenapa Reghata tidak mengatakan apapun padanya. Apa dia sebagai suami tidak di anggap oleh Reghata. Gavin sangat marah. Dia langsung beranjak dari duduk nya.
Rey terkejut bos nya itu langsung pergi begitu saja. Dia pun ikut berdiri memanggil-manggil Gavin. Mengikuti langkah lebar bos nya itu.
"Ternyata seperti ini? Kamu tidak mengaktifkan ponselmu, bahkan tidak mengabari aku? Tapi kamu bisa makan siang bersama dengan nya? Re....aku kecewa padamu...." Gavin berucap sambil tersenyum menantang kepada Reghata dan Simon secara bergantian.
TBC.
Note : Jangan lupa like, koment, dan votenya🙏🙏
Biar tambah semangat untuk up nya, Thankyou Happy Readings🌹🌹