Terjebak Takdir Cinta Presdir

Terjebak Takdir Cinta Presdir
Wedding Day Kevin& Mia....


โ€โ€โ€


*****


Tepat tanggal 28 Desember 2019......


Hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk Mia dan Kevin, begitu pun dengan orang-orang terdekat mereka.


Akhirnya sepasang kekasih itu akan segera menjadi suami istri, menyusul Nathan juga Rens. Bersamaan digereja tempat Nathan dan Rens menikah.


Suasana haru bahagia menyelimuti, semua orang yang hadir berpakaian berwarna putih. Diluar gereja sana, salju turun menambah keromantisan pernikahan mereka.


Nampak dikursi terdepan, Rens dan Nathan duduk bersanding bersama Barbara. Dan diseberang kursi mereka ada Louis beserta Maria.


Tak berselang lama Kevin berjalan memasuki gereja, bersanding dengan Tara pengiring nya. Dirinya tampak sangat tampan dan berkharismatik.


Posturnya yang tinggi dan tubuh yang ideal, dipadukan tuxedo berwarna putih. Membuat Kevin semakin bersinar. Terlebih rona bahagia nampak sangat jelas terukir diwajahnya.


Tara pun tak kalah tampan dengan kakak nya, Chic and Sexy itulah kata-kata yang dapat menggambarkan sosok Tara. Dia berpakaian rapi dengan setelan Jas berwarna biru tua kemeja hitam.


Semua pandangan mata tertuju pada mereka berdua. Kevin memandang sekeliling nya, terlihat semua orang-orang terkasih nya sudah hadir disana. Sunggingan senyuman bahagia terukir disudut bibirnya.


Setelah Kevin, beberapa saat kemudian. Masuklah Mia dengan diiringi Sheila. Dia berjalan begitu anggun nya.


Lekuk tubuh Mia begitu nampak, gaun pengantin berwarna putih itu begitu press ditubuhnya. Rambutnya digelung, dan penutup kepala panjang, serta sebuket bunga mawar berwarna merah dipegang nya. Betapa anggun dan cantiknya Mia saat ini.


Sampai-sampai Sang mempelai pria tak bisa berhenti berkedip. Kevin begitu terpukau dengan kecantikan wanita nya itu. Tak salah dia memilih Mia sebagai mempelai wanitanya.


Mia menyapu sekeliling memandang satu persatu tamu yang duduk. Ada perasaan sedih karna tidak ada satu pun keluarga nya yang datang. Orang tua nya sudah lama meninggal begitu pun dengan kakek nenek nya. Mia adalah wanita sebatang kara yang menanggung biaya hidup nya sendiri.....


Tak pernah dibayangkan nya kehidupan nya akan berubah total seperti ini. Meskipun awalnya sempat tidak percaya diri. Karna banyak orang-orang bergosip tentangnya.


Berkata jika dia sengaja mendekati Kevin karna harta dan kekayaan nya. Namun kebesaran cinta Kevin padanya, membuatnya percaya diri tanpa harus mendengarkan ocehan orang lain.


Disebelah kiri nampak Rens tengah meneteskan air matanya dipelukan Nathan. Air mata bahagia nya melihat sahabat karibnya itu akhirnya menemukan kebahagia an nya.


Mia pun berjalan dengan langkah mantap, memandang kedepan sana. Dimana Kevin sedang berdiri menunggu nya.


Mia melemparkan senyuman manis nya pada Kevin, membuat dada Kevin semakin berdebar. Saat sudah mendekat, Kevin mengulurkan tangan nya menyambut Mia.


Dengan senang hati Mia, menggapai tangan itu. Tangan yang membuat hidup nya bahagia dalam beberapa bulan terakhir ini.


Proses pengucapan janji suci petnikahan pun segera dilangsungkan. Seiringnya berjalan, kenangan demi kenangan tentang pertemuan mereka dari awal. Hingga mereka jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah. Semua kembali teringat dibenak Kevin dan Mia.


Setelah selesai dan pastor mengatakan jika mereka sudah menjadi suami istri. Kevin langsung memeluk Mia dengan erat.


Dikecupnya kening wanita yang sekarang adalah istrinya itu. Dipegangnya wajah Mia dengan kedua tangan nya.


Lalu dia tersenyum dan mencium bibir manis Mia dengan lembut. Awalnya canggung karna begitu banyak pasang mata yang melihat mereka.


Tepuk tangan meriah dan haru tangis dari Barbara serta Maria melihat putra mereka telah menikah.


Ditaman belakang gereja itu, dihamparan salju lembut. Kevin dan Mia berdiri berdampingan, sesi yang ditunggu-tunggu para tamu akhirnya dimulai.


Sepasang suami istri itu hendak melempar buket bunga ditangan Mia. Siapa kah yang akan mendapatkan nya?


Katanya sih yang mendapat kan nya akan segera menyusul bertemu dengan cinta sejatinya lalu menikah.


Rens dan Nathan sedang duduj disalah satu meja tamu, menyantap hidangan yang disediakan. Rens pun beranjak dari tempat duduk nya tetapi malah ditahan oleh Nathan....


" Mau kemana? " Tanya Nathan mengerinyitkan dahinya.


" Aku mau dapat bunga nya Sayang " Jawab Rens.


" Untuk apa? Bukan kah kita sudah menikah? "


Nathan menyipitkan matanya, ada-ada saja permintaan istrinya itu.


Rens terus merengek manja pada Nathan, sedangkan Tara dan Sheila hanya tertawa kecil. Melihat tingkah manja ibu hamil itu.


Nathan pun menghela nafas panjang, dia langsung mengambil setangkai bunga mawar. Yang terletak divas tengah meja.


" Ini untukmu.... "


Nathan memberikan bunga mawar itu pada Rens. Dan menariknya agar kembali duduk.


Rens tersenyum lalu menunduk malu. Romantis sekali suaminya itu. Tara dan Sheila semakin dibuat cemburu oleh pasangan romantis itu. Kapan mereka akan seperti itu juga.....


Rens pun kembali duduk dan....


Cups....


" Makasih sayang.....aku mencintaimu " ucap Rens.


" Aku juga mencintaimu sayang " balas Nathan.


Rens mengecup pipi Nathan dan menyandarkan kepalanya dipundak suaminya.


Tara menoleh kearah Sheila yang tersenyum memperhatikan Rens dan juga Nathan. Dia ikut tersenyum melihat wajah cantik dan anggun itu.


Dari bawah meja dia langsung menggapai tangan Sheila dan menggenggam nya erat. Sembari berbicara pada Nathan, seperti tak terjadi apa-apa.


Sheila terkejut merasa tangan nya digenggam erat. Dia menoleh menatap Tara, matanya yang berkaca hampir meneteskan air mata bahagia.


Sedangkan Tara tersenyum manis padanya dan mengangguk. Sheila semakin terpukau dengan apa yang dilakukan Tara.


" Apa kamu sudah membuka hatimu untuk ku? " Bathin Sheila.


Sambil berpegangan tangan mereka kembali menyantap hidangan yang telah disiapkan itu. Dan sepasang suami istri depan nya, tak kalah romantis saling menyuapi makanan masing-masing.


Sedangkan tidak jauh dari sana, suasana meriah dengan hiruk pikuk dan teriakan para tamu. Menghebohkan acara resepsi. Saat Kevin dan Mia telah melemparkan buket bunga nya.


Tak disangka bunga nya melayang jauh melewati kerumunan tamu yang telah bersiap. Lalu malah terjatuh tepat didepan kedua insan yang sedang mengobrol.


Saat itu Daniel sedang berdiri bersandar dipagar taman, sembari meneguk segelas minuman. Tidak lama kemudian datanglah Viera, menyapa dan mengajak nya ngobrol.


Namun tiba-tiba saja.....


Bruggg......


Sebuket mawar merah jatuh tepat dihapan keduanya. Mereka terkejut bagaimana bisa bunga itu malah jatuh dihadapan nya.


Semua para tamu malah balik menyoraki keduanya. Daniel dan Viera sama-sama menunduk malu. Wajah mereka merah merona....


Apakah itu awal yang baik untuk mereka berdua dan semua orang disana? Semoga saja mereka semua yang berada disana, selalu diberikan kebahagiaan!!


...****************...


Aku pernah menyesal, dan hampir menyerah saat takdir mempertemukan kita berdua. Aku merasa tuhan tak pernah adil.


Dia telah membuatku menjadi yatim piatu, dan apa lagi yang diinginkan nya. Apa masih kurang untuknya menyiksa ku, hingga mengharuskan aku menikahi pria kejam dan keji seperti mu.


Tapi Nathan seiring berjalan nya waktu, aku mulai mencintai mu. Saat itu juga aku tahu jika kamu adalah pria yang begitu rapuh. Rasa sakit yang pernah kamu alami menjadikan mu pria yang kejam tak berperasaan.


Tetapi sekarang aku adalah wanita yang paling bahagia didunia ini. Bisa memiliki suami hebat seperti mu, kamu segalanya bagiku.


Aku akan terus mencintaimu selamanya, dan tidak akan pernah berhenti mencintaimu. Melihat senyum mu dipagi hari, membuatku semangat untuk terus menjalani hari-hari*.


Aku Mencintaimu Nathan, I Love You More ๐Ÿ–ค๐Ÿ–ค๐Ÿ–ค


#Season dua sudah update yah..... Judulnya "TERJEBAK TAKDIR CINTA KEVIN" , Jangan lupa Like dan dukungan kalian....