
Birahi Nathan semakin memuncak membuat nafas nya semakin berat....
Tangan nya pun semakin liar menjajah tubuh mulus bagian depan Rens, menyentuh bagian-bagian sensitif nya membuat tubuh Rens menggeliat hebat....
Desahan dan jeritan kecil Rens keluar dari bibir tipisnya, membuat Nathan yang mendengar nya semakin kalap mata.
Seperti ada sesuatu yang bergejolak hebat dari dalam tubuh nya. Tak habis disitu Nathan pun mencium daun telinga Rens, dan melahap habis leher jenjang milik istrinya itu hingga meninggal kan jejak kepemilikan nya.
Dia berbisik dengan nada suara serak dan berat ditelinga Rens, sangat jelas jika saat ini birahi nya sudah memuncak. Tanpa sadar bagian bawah tubuh nya sudah mulai mengeras sedari tadi.....
" Ini aku sayang..... " bisik Nathan dengan suara serak dan nafas yang mulai tak teratur.
Nathan melonggar kan dekapan nya agar Rens dapat leluasa membalikan tubuh kearah Nathan. Hampir saja ia serangan jantung karna ketakutan....
" Nathan....ihhh kamu yah " ucap nya sedikit kesal lalu memukul dada Nathan pelan.
" Maafin aku sayang, habis nya dari tadi aku panggilin kamu ngga nyaut-nyaut.... " jawab Nathan tak berdosa.
Tanpa menunggu lama dia langsung mendarat kan kecupan hangat dibibir ranum Rens. Melahap nya dan melu**t nya dengan begitu ganas....
Awal nya terkejut, namun selanjutnya Rens mulai terhanyut akan suasana. Nathan melingkarkan tangan nya dipinggang kecil Rens. Dan menarik nya semakin dekat ketubuhnya....
Sedangkan tangan yang satunya masih liar berkecamuk, meraba serta menyentuh bagian tubuh depan Rens. Dari bagian dada hingga bawah....
Ciu**n panas mereka berlangsung lama, sesekali mereka melepaskan nya untuk mengatur nafas dan berciu**n kembali. Ditengah-tengah guyuran air hangat shower.....
Perlahan kemeja dan celana Nathan terlepas seiring dengan ciu**an panas mereka. Kini mereka sama polos tanpa sehelai benang pun.....
Nathan membalik kan tubuh Rens dan membungkuk kan nya sedikit. Saat ini hasrat birahi nya telah bergejolak sangat hebat dalam dirinya, dia tak bisa menahan nya lagi.
Akhirnya dalam posisi dari belakang Nathan langsung menyatukan milik nya kedalam milik Rens. Jika semalam dan tadi pagi Nathan bermain dengan sedikit kasar....
Namun kali ini permainan nya sangat lembut, membuat Rens semakin terbuai dan tebelengguh. Merasakan kenikmatan yang hanya diberikan Nathan seorang padanya....
Mulai dari tadi pagi perasaan nya lega, karna sudah berhasil melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang istri.....
" Ternyata rasanya tidak buruk, hanya sedikit sakit dan juga nikmat.....!! " Gumam Renesmee dalam hatinya
Bahkan dia merasa ada yang aneh dalam dirinya setelah melakukan hal tersebut dengan Nathan. Rens seperti kecanduan akan nikmat yang diberikan Nathan tersebut.....
" Ya tuhan....apa kah aku salah jika merasa kecanduan akan tubuh suamiku seperti ini!! " Bathin Rens bimbang.
Apakah dia salah, merasa seperti itu ?
.
.
.
Setengah jam pergulatan panas mereka didalam kamar mandi untuk kedua kalinya. Desahan nikmat dari kedua insan tersebut terdengar hingga keruang santai mereka. Karna Nathan tidak sempat menutup pintu kamar mereka sebelum nya....
Untung saja tidak ada Kevin yang datang saat itu, mengingat Kevin juga memiliki Kartu Akses ke unit Nathan....
Kini Nathan duduk sembari membaca beberapa berkas yang ada diruang kerja nya. Tak lama kemudian Rens masuk dan langsung menghampiri suami nya itu, yang masih sibuk dengan berkas-berkas tersebut.
Dipeluknya Nathan yang tengah duduk dikursi kerjanya tersebut dari belakang...
" Sayang....ayo kita tidur!! aku ngantuk besok masih harus ke kampus " ucap Rens setengah manja pada Nathan.
" Kamu duluan aja sayang... aku masih banyak yang harus dicek " sahut Nathan yang masih seksama membaca.
" hmm yasudah... " ucap Rens lagi dengan nada kecewa nya.
" Nanti aku nyusul....Cups " Nathan mengecup kening Rens.
Yang awal nya kecewa, tetapi setelah kecupan manis Nathan. Rens kembali semangat dan mengalah untuk tidur duluan. Dia juga tak mau mengganggu Nathan jika sedang serius dengan pekerjaan nya. Bisa saja nanti Nathan menjadi kesal oleh sikap nya yang tidak dewasa, begitu fikirnya...
Akhirnya Rens memutuskan untuk tidur duluan....
.
.
.
Waktu menunjukan hampir tengah malam, Nathan belum juga tidur ataupun beranjak dari ruang kerja nya tersebut. Bahkan kini disana kini telah ada Kevin dan Alex.
Mereka membicarakan sesuatu untuk menyelesaikan masalah tersebut. Masalah yang disebab kan oleh Sam beserta putra nya yang sialan....
Setelah selesai Nathan kembali kekamar nya, sedangkan Kevin dan Alex pamit untuk pulang.
Didalam kamar nya....
Nathan berjalan dan menghampiri Rens yang tengah tertidur pulas. Dia pun dengan perlahan naik keatas ranjang dan ikut berbaring disebelah Rens.
Ditarik nya pelan tubuh Rens hingga sangat dekat padanya. Agar dia bisa memeluk erat tubuh mungil tersebut.
Tatapan mata tulus sangat terpancar jelas dimatanya. Saat ini yang menjadi prioritas utama nya hanyalah kebahagiaan istri nya tersebut. Yakni Renesmee....
Dia tak mau jika ada orang lain yang berani mengusik kehidupan Rens yang kini menjadi kehidupan nya juga...
" Aku akan pastikan mereka semua pasti akan membayar rasa sakit yang sama!! yang pernah kamu rasakan sayang " ucap Nathan pelan.
Cups...
Kecupan hangat kembali mendarat dikening Rens, setelah itu dia mulai melelap kan matanya. Menyusul Rens kedalam alam mimpi......
****
Malam itu selepas pulang kerja Kevin langsung mandi dan membersih kan diri. Setelah bersiap rapi-rapi dia keluar kamar dan turun kelantai bawah.....
Saat hendak melangkah pergi, tiba-tiba wanita paruh bayah yang tak lain adalah Barbara. Memanggil namanya membuat langkah nya terhenti...
" Kevin.... " panggil Barbara.
Barbara sedang duduk santai diruang santai nya sembari menyeduh segelas teh. Dia sedikit terkejut melihat Kevin yang berjalan dengan mantap menuruni tangga. Sembari ia sedikit merapikan baju serta rambutnya.
Wajah nya terlihat bahagia, dan senyum nya semeringah terlukis jelas diwajah nya. Mau kemana dia ?
Kevin berbalik menatap kearah sumber suara tadi..
" Nyonya ..? " ucap nya lirih karna terkejut.
" Kamu mau kemana sayang....emang sudah makan malam belum? baru juga pulang kerja " ucap Barbara dengan penuh perhatian.
" Kevin ada janji makan malam dengan teman...sudah terlambat nih!! jangan nunggu Kevin, seperti nya Kevin pulang agak malaman " ucap nya setengah berlari keluar hingga suara nya mengecil perlahan.
" Seperti nya dia lagi senang, sangat jelas diwajah nya!! apa dia punya pacar? " ucap Barbara tersenyum bahagia. Sembari kembali meneguk teh nya.
Barbara ikut bahagia melihat Kevin yang begitu semangat akan suatu hal. Sudah lama sekali dia tidak melihat Kevin tersenyum dan bersemangat. Terakhir kali nya selama 4 tahun yang lalu dihari pernikahan Nathan bersama Stephanie, setelah itu tidak pernah lagi....
Karna itu dia sangat bahagia melihat sikap Kevin yang bersemangat dan kelihatan senang tersebut....
.
.
.
Kevin melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang menuju suatu tempat dengan bersemangat. Kini dia mengenakan celana kain putih dan hoodie berwarna hitam polos. Serta dipadukan dengan separu casual berwarna hitam less putih. Sengaja dia berdandan rapi.....
Shiiitttt.....
Mobil nya berhenti didepan sebuah toserba yang ia pernah kunjungi juga. Nampak didepan toserba tersebut telah berdiri seorang wanita cantik dengan rambut yang dikuncir satu....
Yakni wanita tersebut tak lain adalah Mia. Sebenarnya dia telah menunggu sedari tadi dengan perut yang sudah berkecamuk kelaparan.
Tetapi dia tidak mau memperlihatkan wajah lesuh nya, dia tak ingin Kevin merasa tidak enak hati padanya. Dia sengaja menahan lapar karna telah memiliki janji makan malam dengan Kevin.....
Kevin keluar dari mobil nya dan berjalan menghampiri Mia yang sedari tadi tersenyum padanya. Segera ia memeluk wanita nya itu dengan erat.....
Baru beberapa jam tak bertemu Kevin sudah merasa seperti tak bertemu berhari-hari....
Dia sendiri bingung kenapa dia menjadi pria yang meloww dramatisir seperti ini. Apa ada yang bisa menjelaskan nya?😅
Mia terkejut dan sedikit kaku, dia pun membalas pelukan Kevin tersebut.....
" Kev....Kevin lepaskan, malu tau diliat orang-orang " ucap Mia sedikit canggung.
Bagaimana tidak jika semua pandangan mata semua orang tertuju pada mereka berdua. So sweet sekali 🤗
Kevin tersadar dan langsung melepaskan dekapan nya. Berbalik ia hanya menggenggam erat tangan Mia dan menggandeng nya masuk kedalam mobil.
Sepanjang perjalanan kerestauran yang sudah direservasi nya. Kevin benar-benar tak mau melepaskan tangan Mia dari genggaman nya...
Sesekali ia melirik dan tersenyum menatap wanitanya itu, begitu pun dengan Mia. Yang begitu tersentuh akan sikap manis Kevin.
Matanya berkaca dan sesekali meneteskan air mata bahagia, namun dengan cepat dihapus nya agar Kevin tak melihatnya.....
.
.
.
.
Bersambung....Besok lagi yah my dear 😊
Yang belum like dan komen...buruan like terus komen apa pendapat dari kalian, kurang nya author dimana dan jika ada saran nya boleh kemukakan dengan komentar 😊😊 Thankyou happy Reading❣️