Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
86.


Selama 1 jam, Karina banyak berguru pada Adelia sampai akhirnya pintu kamar mereka diketuk oleh seseorang.


Tok tok tok...


Suara ketukan pintu itu langsung membuat Karina berdiri dan berlari membuka pintu kamar mereka.


"Semua murid baru disuruh untuk pergi ke Aula bertarung karena akan ada pertarungan antara senior tingkat 7 yang bisa membuat kalian mempelajari banyak hal." Ucap seorang senior mereka yang bertugas menjaga asrama murid tingkat 1.


"Baik, Terima kasih atas informasinya senior," ucap Karina lalu dia menutup pintu dan kembali menghampiri Adelia memberitakan kabar itu.


Maka, 2 perempuan itu kemudian bersiap-siap untuk pergi ke Aula bertarung.


Tak lupa pula Karina membawa catatan yang ia dapatkan dari Adelia supaya nanti ketika mereka menunggu pertarungan dimulai dia bisa menghafal beberapa bagian dalam catatan itu.


Karena dia pun begitu terkejut dengan catatan yang harus dihafal di luar kepala itu isinya sangat banyak hingga membuatnya merasa bingung bagaimana cara Adelia menghafal semuanya.


"Ayo," ucap Adelia ketika dia sudah siap dan dia berbalik melihat Karina masih memperhatikan catatan yang ia buatkan untuk perempuan itu.


Mendengar suara Adelia, maka Karina menganggukkan kepalanya, lalu mereka berdua segera meninggalkan kamar untuk pergi ke Aula bertarung.


Begitu keluar dari asrama murid putri tingkat 1, maka mereka langsung disambut oleh kedatangan Ozon yang sudah menunggu mereka di depan gerbang.


"Hei!!!" Ucap Karina langsung mendekati pria itu disusul oleh Adelia lalu mereka bercakap-cakap sembari berjalan ke aula bertarung.


Karina mengeluarkan catatan yang ia dapatkan dari Adelia lalu perempuan itu memperlihatkannya pada Ozon.


"Bukankah beberapa catatan di bawah ini adalah pelajaran hari ini?" Ucap Ozon yang jelas ingat tentang pelajaran mereka hari itu.


"Iya benar! Ini adalah pelajaran hari ini, tetapi Adelia menambahkan banyak sekali hal di bawahnya hingga membuatku kesusahan untuk menghafalnya. Ayo kita pelajari catatan ini bersama, lalu nanti bisa mempraktekkannya. Siapa yang lebih dulu bisa melakukannya akan ditraktir dan yang lebih akhir bisa melakukannya harus mentraktir!!!" Ucap Karina langsung diangguki oleh Ozon.


"Kalau begitu, biarkan aku menyalin catatan ini, supaya aku juga bisa mempelajarinya," ucap Ozon langsung diangguki oleh Karina, lalu mereka terus berbincang-bincang dengan Adelia yang berjalan di samping mereka dengan tenang.


Setelah beberapa saat, Adelia menghentikan langkahnya lalu menatap dua orang yang tampak serius berbicara, "catatan yang kuberikan itu tidak boleh diberikan pada orang lain, hanya kalian berdua yang bisa mempelajarinya."


"Baik!!" Jawab Karina dan Ozon secara bersamaan.


Hal itu membuat Adelia menjadi puas karena dia tidak ingin jika catatan itu sampai tersebar lalu orang-orang melihat bahwa beberapa trik yang ada di dalam sana adalah trik dari benua Padang Utara.


Hal itu bisa menimbulkan kecurigaan dan mungkin saja gosipnya akan menyebar luas hingga ke benua Padang Utara, hingga membuat benua Padang Utara dan benua Padang Selatan bisa bertengkar Lagi dan membuat peperangan yang seharusnya belum dilaksanakan sebelum Adelia siap untuk menebas seluruh kepala orang-orang yang telah mengkhianatinya di benua Padang Utara.


Maka setelah melihat bahwa kedua orang yang dibicarai Adelia sudah benar-benar mengerti dengan ucapannya, Ketiga orang itu lalu kemudian terus berjalan ke Aula.


Begitu tiba di aula, mereka mendapati semua orang sudah berkumpul dan siap menunggu dua pihak yang akan bertarung memasuki arena bertarung.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.