
Setelah keluar dari ibukota dengan tingkat kekuatan yang sudah sangat luar biasa, Adelia merasa bahwa dirinya sudah kembali seperti ketika dia menjadi seorang jenderal.
Sementara barthonius yang melihat perempuan itu, dia selalu cemas dalam hatinya karena pria itu berpikir bahwa di detik berikutnya atau di menit berikutnya atau di jam berikutnya perempuan itu akan meledak karena tingkat kekuatan yang meningkat secara drastis ketika dia berendam di kolam pewaris tahta kerajaan Barat.
Oleh sebab itu, ketika mereka berkuda meninggalkan ibukota, barthonius terus menatap Adelia dan pria itu selalu mengatup erat-erat giginya dan menjaga jarak dengan Adelia.
Bagaimanapun, jika terjadi gejolak tingkat kekuatan dalam tubuh Adelia yang tak bisa dikendalikan oleh perempuan itu, maka tubuh Adelia akan meledak dan mungkin saja jika dia akan terkena ledakan tubuh Perempuan itu, lalu dia akan mendapat efek dari ledakan itu.
Sementara Adelia, berapa saat berjalan dan melihat keramaian, perempuan itu menarik tali kudanya lalu menghentikan laju kudanya.
Kemudian perempuan itu berbalik untuk menatap bertonius yang sedari tadi mengikutinya.
"Apa yang kau lakukan di sana?" Tanya Adelia pada bartonius ketika melihat bahwa pria itu menghentikan kudanya dengan jarak 10 langkah darinya.
Jarak yang sangat jauh sehingga membuat Adelia merasa bingung dengan pria itu.
"Ahh,," bartonius akhirnya tidak punya pilihan dan dia kemudian melajukan kudanya sejajar dengan kuda Adelia.
Meski Adelia merasa heran dengan pria itu, namun Adelia tidak mengatakan apapun, dan dia hanya mengalihkan pandangannya pada orang-orang di sekitar mereka sambil berkata, "mereka tidak akan mempercayai Apa yang akan kita jika kita mengatakan yang sebenarnya, tapi mereka akan mempercayai kita jika kita berbohong pada mereka."
Ucapan Adelia benar-benar membuat baratonius kebingungan dengan perempuan itu, Tetapi dia tidak mengatakan apapun dan hanya melihat Adelia turun dari kudanya.
"Sekarang juga antarkan aku menuju seorang pria yang paling berpengaruh di tempat ini," ucap Adelia langsung diangguki oleh baratonius.
Setelah itu mereka berjalan sambil menarik kuda mereka ke sebuah rumah yang cukup besar di tempat itu.
Setelah melaporkan identitasnya, maka baratonius dan Adelia langsung diijinkan masuk ke dalam kediaman pria itu sebab bagaimanapun bartonius sangat terkenal di istana sebagai pria yang menyampaikan pesan dari satu pejabat ke pejabat yang lainnya.
Maka begitu masuk, bartonius langsung bertemu dengan seorang pria yang memiliki pengaruh di tempat itu hingga Mereka kemudian disambut dengan sangat baik.
"Apakah kau datang kemari untuk kembali menyampaikan pesan dari para pejabat atau pesan dari raja?" Tanya pejabat tersebut langsung dijawab oleh anggukan bartonius.
Dan sesuai dengan diskusinya sepanjang mereka berjalan ke arah kediaman itu, maka baratonius kemudian berkata, "Raja akan membagi-bagikan makanan untuk semua rakyat jadi semua rakyat diundang untuk pergi ke sana. Tuan ditunjuk untuk menyampaikan informasi ini ke semua desa-desa target dekat ibukota dan informasi itu harus terus menyebar sampai desa-desa terpencil ibukota."
Mendengar perintah langsung dari Raja, maka pria yang ada di depan baratonius sangat bersemangat, jadi dia kemudian langsung memanggil orang-orang untuk memberikan perintah bertonius.
Setelah memberikan perintah pada bawahannya, pria tersebut kemudian menatap baratonius, "kalau ini perintah langsung dari Raja, berarti ini sangat penting, dan aku pasti akan mendapat imbalan yang sangat besar untuk Apa yang kulakukan untuk raja." Ucap pria itu kembali diangguki oleh bartonius.
"Itu benar sekali, dan dia juga berpesan supaya kalian cepat-cepat ke sana karena imbalan untukmu juga sudah disiapkan di sana bersamaan dengan bahan pangan yang akan dibagikan pada seluruh rakyat." Ucap Bartonius langsung membuat pria di depannya begitu bersemangat.
"Benarkah?" Tanya pria itu.
"Benar sekali, kalau begitu Kami juga akan pergi karena kami harus kembali lagi ke istana sebab Ada banyak hal yang harus kami urus terkait pembagian sembako ini," ucap Bartonius, lalu mereka kemudian meninggalkan tempat itu dengan Adelia yang langsung melihat semua warga berbondong-bondong pergi ke arah ibukota.
"Berapa lama informasi akan tersebar ke seluruh benua Padang Barat?" Tanya Adelia pada pria yang ada di sampingnya.
"Tenang saja, dalam 3 hari semuanya akan sampai dan semua orang akan berbondong-bondong ke ibukota." Ucap Bartonius langsung diangguki oleh Adelia.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️