
Setelah mereka menenangkan semua gadis-gadis kecil agar mereka tetap berada di rumah dengan para pelayan yang menemani mereka, maka Adelia bersama kedua temannya kemudian kembali ke asrama mereka masing-masing.
Saat itu, Ozon yang kemarin mendengar kekacauan yang mana telah terjadi kebakaran yang disebabkan oleh tiga orang yang berpakaian hitam-hitam langsung membuat pria itu menjadi sangat penasaran dengan apa yang terjadi.
Maka dia segera pergi ke asrama lelaki tingkat 3 di mana salah seorang kenalannya berada di sana Dan Dia menanyakan apa yang telah terjadi.
"Terjadi kebakaran di samping asrama murid tingkat 5 yang disebabkan oleh tiga orang berpakaian serba hitam dan mereka juga menggunakan penutup wajah yang membuat semua orang semakin mencurigai mereka sebagai penyusup." Ucap teman Ozon langsung membuat pria itu mengingat tentang orang-orang yang mengejar mereka juga menggunakan pakaian serba hitam dengan penutup muka.
'Jangan-jangan mereka bertiga adalah orang yang mengejar Adelia ketika kami berpisah?' ucap Ozon dalam hati kemudian menatap pria di depannya sambil berkata, "lalu, kemana 3 orang itu di bawah?"
"Hm,, katanya Mereka dibawa ke guru besar di bagian pendisiplinan. Tetapi, setelah beberapa saat guru besar Beloma datang menjemput mereka dan mengatakan bahwa mereka bertiga pastilah bukan penyebab kebakaran, karena ketiga orang itu adalah orang-orangnya yang sebenarnya ia tugaskan untuk pergi ke asrama murid lelaki tingkat 5 untuk mencari Senior Dio.
"Kau tahu kan senior tingkat 5 kita yang baru saja membolos dari pelajaran guru besar Beloma hal itu membuat guru besar Beloma menjadi marah. Katanya sekarang senior kita itu telah ditangkap dan dibawa oleh guru besar Beloma karena akan mendapat hukuman darinya." Ucap pria yang ada di depan Ozon langsung membuat Ozon menjadi sangat khawatir.
'Sepertinya aku harus memberitahukan masalah ini pada Adelia, tapi aku tidak bisa memasuki asrama putri, dan terlebih lagi, sekarang sudah larut malam, jadi tentu saja sudah tidak ada penjaga asrama yang bisa ku minta tolongi.' ucap Ozon dalam hati lalu dengan berat hati pria itu hanya bisa kembali ke kamarnya dan tidur sembari tidak sabar menunggu hari esok di mana dia akan menyampaikan masalah tersebut pada Adelia.
Sementara itu, di asrama Putri, Adelia dan Karina juga belum tidur dan mereka berdua masih berbincang-bincang tentang apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.
Oleh sebab itu, Karina mengatakan segala informasi yang telah Ia kumpulkan dari semua teman-temannya yang menyangkut guru besar Beloma.
"Jadi setiap siswa yang membolos pelajarannya akan dikeluarkan dari sekolah tapi sebelum itu guru Beloma akan menyuruh para siswa itu untuk pergi ke kantornya, dan setelah memasuki kantornya mereka tidak keluar lagi dan malah langsung dikeluarkan dari sekolah?" Tanya Adelia setelah dia mendapat poin penting dari semua hal yang dijelaskan oleh Karina.
Karina menganggukkan kepalanya, "hm,, dan terlebih lagi, setiap satu minggu, akan selalu ada murid yang dikeluarkan dari sekolah karena telah berurusan dengan guru besar Beloma. Sangat terlihat seperti disengaja, tapi para murid itu juga selalu salah Jadi tidak ada yang memperdulikannya." Ucap Karina langsung membuat Adelia kini berpikir dengan dalam.
'Kemarin juga dia mengatakan bahwa dia akan memanggilku untuk dijadikan bahan percobaan selanjutnya. Kalau begitu, mungkin saja murid-murid yang selama ini menghilang sebenarnya tidak dikembalikan ke rumah orang tua mereka, melainkan dijadikan sebagai bahan percobaan yang belum diketahui percobaan Apa itu...' ucap Adelia dalam hati kini merasa bahwa guru besar beloma menyembunyikan sesuatu yang sangat besar dengan berkedok sebagai guru besar di sekolah petarung kota Padang Selatan.
@info.
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.