
Setelah berbicara dengan kepala sekolah, maka Adelia pergi menunjukkan sebuah ruangan lain di tempat itu yang berisi benda-benda aneh yang baru pertama kali dilihat Adelia selama dia hidup di dunia.
Desmon memperhatikan benda-benda itu, "Ini adalah barang-barang kuno yang dulunya digunakan untuk pemujaan iblis. Mereka memberikan persembahan berupa tubuh manusia yang kemudian digunakan iblis untuk menjadi makanannya.
"Tetapi tak jarang pula tubuh yang digunakan untuk menjadi persembahan itu setelah dibunuh kemudian hidup kembali dan membunuh banyak sekali orang." Ucap Desmon sembari melihat barang-barang itu Dan dalam hatinya dia berniat untuk menghancurkan semua barang-barang itu sebelum digunakan untuk sesuatu yang merugikan banyak orang.
Sementara Adelia yang mendengar penjelasan Desmon, perempuan itu berpikir beberapa saat lalu dia berkata, "kalau begitu, mungkin saja semua tubuh-tubuh yang diberi racun itu dan dibuat dalam keadaan hidup namun terlihat seperti mati akan dipersembahkan pada dewa iblis. Jangan-jangan mereka mau membangkitkan kembali dewa iblis yang menurut legenda dikalahkan oleh 4 benua pada beribu-ribu tahun yang lalu."
Desmon yang mendengar itu merasa sangat ngeri dengan orang-orang yang memiliki niat seperti itu untuk menghancurkan dunia dan kaum mereka sendiri.
"Kalau begitu kita harus menghancurkan semua ini!!!" Kata Desmon lalu dia mulai menggunakan kekuatan dalamnya untuk menghancurkan semua barang-barang itu.
Setelah selesai, Mereka kemudian menyegel tempat itu supaya tidak ada orang yang masuk ke sana dan keduanya kembali berdiri di dekat tubuh guru besar Beloma yang telah hancur berkeping-keping, namun sebuah mantra yang tertinggal di sana masih tampak baik-baik saja.
"Sebaiknya kita memanggil seseorang untuk memeriksa mantra itu, tetapi orang yang harus kita panggil ialah orang yang paham betul tentang mantra dan yang paling penting orang itu harus bisa dipercaya." Ucap Adelia langsung diangguki oleh Desmon, karena dia sangat setuju dengan ucapan perempuan itu.
Maka begitu, kedua orang itu berpisah dari tempat itu dengan Adelia yang kembali ke asrama untuk beristirahat setelah mengalami kelelahan yang luar biasa sebab Dia menggunakan banyak tenaga dalam demi bersembunyi di ruang bawah tanah.
Namun, begitu dia tiba di asrama didapatinya Karina sudah menunggunya dari tadi dan perempuan itu langsung memberikan pertanyaan bertubi-tubi pada Adelia yang berkaitan dengan kehilangan Adelia.
Tetapi Adelia yang merasa sangat lelah berkata pada perempuan itu bahwa dia akan menceritakannya nanti, jadi Adelia langsung membersihkan seluruh tubuhnya lalu dia kembali tidur.
Karina yang melihat itu akhirnya hanya bisa duduk lemas sembari membaca catatan yang diberikan oleh Adelia.
Tetapi, setelah agak lama membaca catatan itu, dia merasa bahwa dia tidak bisa berkonsentrasi, jadi Karina memutuskan untuk pergi menemui anak-anak yang mereka selamatkan.
Jadi Karina langsung pergi ke tempat itu dan mendapati anak-anak itu sudah bermain bersama dan tampak mereka terawat dengan baik.
"Kakak!!!" Anak-anak kecil itu langsung berseru senang saat melihat kedatangan Karina lalu mereka memeluk Karina dengan erat.
Sembari berpelukan dengan anak-anak itu, tiba-tiba Karina melihat kepala sekolah yang berjalan di sekitar situ Jadi dia langsung melototkan matanya dan jantungnya berdegup amat kencang.
Dia hendak pergi mengejar kepala sekolah, Tetapi dia dihentikan oleh anak-anak perempuan yang bersamanya, karena mereka terus menempel pada Karina hingga membuatnya tidak bisa pergi mengejar kepala sekolah.
'Kenapa kepala sekolah ada di sini?' ucap Karina dalam hati yang merasa sangat penasaran alasan kepala sekolah berada di tempat itu.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....