Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
127.


Tetapi Desmon menatap perempuan itu sembari tersenyum dan berkata, "Aku memiliki tingkat kekuatan 99, dan aku juga tidak akan pergi ke sana dengan tangan yang kosong tetapi akan menyiapkannya semua kebutuhan malam ini dan beberapa rombongan juga akan pergi bersamaku."


Ucapan Desmon sangat mengejutkan Adelia karena dia tidak pernah menyangka bahwa ternyata tingkat kekuatan pria itu sangat jauh dari yang sudah ia baca dari tubuh pria tersebut.


🏵️🏵️🏵️


'Kalau begitu, selama ini dia berusaha menutupi tingkat kekuatannya sama dengan yang kulakukan. Kalau begitu tidak perlu lagi diragukan, pria ini benar-benar hebat!!!' ucap Adelia dalam hati sembari menatap punggung Desmond yang sudah pergi meninggalkan ruang bawah tanah itu.


Sementara itu, Adelia yang tinggal tinggal dia menatap pendeta kecil yang ada di sampingnya, "Apakah aku bisa bertemu dengan guru pendeta kecil?" Tanya Adelia yang merasa penasaran untuk bertemu dengan dari pendeta kecil itu.


Tetapi sayang sekali, Adelia harus kecewa setelah ia mendengar jawaban pendeta kecil yang berkata, "saya juga ingin menemui guru saya, tetapi sudah lama dia pergi berkelana dan entah ada di mana. Terakhir kali dia mengirim surat bahwa Dia sedang berada di benua Padang barat."


Ucapan pendeta kecil itu langsung membuat Adelia menghela nafas, 'padahal, aku sangat ingin mengetahui Mengapa aku dikirim ke benua Padang Selatan dan ditakdirkan menghadapi iblis di benua pada Selatan, sedangkan saat ini kekuatanku sama sekali tidak ada!!!' ucap Adelia dalam hati yang selama ini hanya bertarung mengandalkan pengalamannya ketika dia masih menjadi seorang jenderal, tetapi untuk benar-benar mengandalkan tingkat kekuatannya, maka dia tidak bisa melakukan hal tersebut.


Maka, karena tidak mendapatkan jawaban dari pendeta kecil Mereka kemudian naik kembali ke permukaan tanah lalu pendeta kecil menghentikan langkahnya dengan menatap kertas mantra yang masih tertinggal di serpihan tubuh guru besar beloma.


"Kertas mantra itu memiliki kaitannya dengan orang yang menyuruhnya untuk melakukan semua ini, bahkan akan ada perjanjian iblis yang ada di dalamnya, jika kita bisa mengambil kertas mantra itu kita bisa mengetahui perjanjian itu." Ucap pendeta kecil langsung membuat Adelia menatap kertas mantra itu lalu kembali berbalik menatap pendeta kecil.


"Lalu bagaimana kita bisa mengambil kertas mantra itu tanpa terlukai oleh kertas mantra?" Tanya Adelia yang sebenarnya dari kemarin dia sudah memikirkan masalah kertas mantra itu, Namun karena dia sama sekali tidak mengetahui apapun tentang penggunaan mantra maka dia tidak bisa menemukan cara.


"Hal itu, saya juga belum mengetahuinya. Guru saya pernah berkata bahwa kertas mantra yang terikat dengan iblis hanya bisa dilepaskan dengan menggunakan kekuatan iblis. Tapi sampai sekarang, saya belum mengetahui Apa maksud dari perkataan itu.


"Karena kalau harus menggunakan kekuatan iblis maka seharusnya iblis lah yang melakukannya, tetapi tidak mungkin ada iblis yang mau membela manusia, karena yang diinginkan oleh para iblis ialah untuk memperbudak manusia dan menguasai dunia." Ucap pendeta kecil langsung membuat Adelia menganggukkan kepalanya.


Maka setelah berbicara dengan pendekatan kecil Adelia kembali ke asramanya dan membersihkan tubuhnya lalu keluar menemui Karina yang masih berusaha menghafal catatan yang ia berikan.


"Hah,,, aku belum menghafal catatan ini di luar kepalaku, aku masih harus melihatnya sekali-kali. Jadi bisakah kau berikan aku tips bagaimana caranya supaya aku bisa lebih cepat menghafalnya di luar kepala?" Ucap Karina yang memang otaknya tak pernah sampai untuk menghafal hal-hal seperti itu, itulah sebabnya perkembangan kekuatannya selalu berada di bawah rata-rata.


Adelia yang mendengar itu hanya bisa tersenyum namun tidak bisa melakukan apapun untuk membantu perempuan itu.


Dia hanya duduk di depan Karina sambil berkata, "Apakah kau pernah mendengar tentang manusia yang menggunakan kekuatan iblis?" Tanya Adelia.


"Manusia menggunakan kekuatan iblis? Apakah itu bisa?" Tanya Karina yang sama sekali tidak mengerti dengan ucapan Adelia yang menurutnya sangat tidak masuk akal.


"Hm,, seorang pendeta berkata seperti itu tetapi sangat sulit untuk memahaminya." Jawab Adelia.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....