Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
60.


Setelah membaca surat yang diberikan oleh wakil kepala sekolah, maka Desmon mengembalikan surat itu dan menatap semua murid yang sudah menantikannya untuk berbicara.


"Hari ini kalian semua akan dilepaskan ke hutan untuk memburu hewan buas. Dalam perburuan kali ini akan menentukan kalian untuk mendapatkan hadiah yang telah disiapkan yaitu cincin ruang yang akan diberikan pada satu tim yang mendapatkan buruan paling banyak dan paling besar.


"Untuk para murid tingkat 2 sampai tingkat 9, perburuan ini akan menjadi penentu Kalian naik tingkat atau tidak. Sementara untuk murid tingkat 10, perburuan ini akan menentukan apakah kalian akan lulus dari sekolah atau tidak.


"Sementara untuk calon murid tingkat 1, perburuan ini akan menentukan apakah kalian benar-benar layak diterima di sekolah petarung kota Padang Selatan ataukah kalian harus dikembalikan ke orang tua kalian.


"Oleh sebab itu, semua orang harus berpartisipasi dengan baik, semuanya akan dibagi menjadi tim dengan satu tim terdiri dari 3 orang. Kalian boleh membentuk tim kalian sendiri, tetapi harus ingat setiap tim akan terdiri dari tiga orang yang berada di satu tingkat yang sama.


"Dan satu lagi, kalian harus mencari bunga rumput emas, siapapun yang berhasil mendapatkan bunga rumput emas akan mendapatkan hadiah dari wakil kepala sekolah, yaitu sebuah pedang naga emas yang bisa membuat orang yang tidak memiliki kekuatan naga emas Akhirnya bisa mengeluarkan kekuatan naga emas." Ucap Desmond menjelaskan misi semua murid baru pada hari itu.


Dan baru saja pria itu selesai menjelaskan Karina yang saya dari tadi merasa ditatap oleh Desmond merasakan seluruh tubuhnya menjadi lemas dan dia hampir saja jatuh seandainya Adelia tidak menahan tubuhnya.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Adelia.


"Ahh,, aku baik-baik saja, aku hanya terkejut kalau kepala sekolah ternyata terus menatap ke arahku,," kata Karina dengan wajah perempuan itu hampir saja menangis.


Bagaimana tidak, dia merasa sangat terharu karena sepanjang pria itu berbicara, tatapannya selalu tertuju pada nya.


Dia hanya melihat ke atas panggung di mana Desmon masih terus menatap ke arah mereka dan seorang pria yang merupakan salah satu guru besar sekolah petarung kota Padang Selatan kini berdiri di samping Desmond.


"Aku akan mengatakan aturannya. Yang pertama, siapapun yang masuk ke dalam hutan tidak boleh membunuh satu sama lain. Boleh bertarung tetapi tidak sampai membunuh, dan jika kalian bertemu bi


ahaya maka kalian harus membuat sinyal dengan menggunakan kembang api yang akan dibagikan pada kalian semua.


"Tetapi kalau kalian menggunakan kembang api itu maka sang penyelamat akan datang dan mengeluarkan kalian dari sana dan misi kalian dianggap telah gagal.


"Tidak akan lulus dari sekolah. Tidak akan naik tingkat dan juga tidak akan menjadi murid sekolah petarung kota Padang Selatan bagi yang masih mencalon sebagai murid.


"Dan sekarang, tentukan anggota tim kalian dan masing-masing, lalu antri untuk memasuki labirin yang akan mengantar kalian untuk berburu!!" Ucap pria itu langsung membuat semua orang berbisik-bisik mencari tim mereka lalu satu persatu tim menuju ke labirin yang telah disiapkan.


Adelia pun memutuskan untuk satu tim bersama Karina dan Ozon lalu Mereka pergi antri untuk memasuki labirin.


"Itu,,, haruskah kita pergi sekarang? Kenapa cepat-cepat sekali?" Tanya Karina sembari perempuan itu terus menoleh ke arah panggung melihat kepala sekolah yang masih terus mengikutkan pandangannya ke arah mereka.


Perempuan itu sangat tidak rela untuk meninggalkan pandangan yang tertuju padanya sejak kepala sekolah muncul di atas panggung.