
Setelah dipastikan bahwa Adelia benar-benar tidak tertular penyakit maka semua orang menjadi kebingungan Mengapa Adelia benar-benar kebal terhadap penyakit yang disebabkan oleh ular putih itu.
"Itu,, bisakah aku memeriksa darahmu sedikit untuk mengetahui mungkin saja ada sesuatu yang bisa kutemukan di sana." Ucap sang tabib langsung membuat Adelia mengangukkan kepalanya lalu dia kemudian membuat sebuah luka kecil di tangannya dan meneteskan darahnya ke sebuah wadah yang disiapkan oleh sang tabib.
Saat itu, Venom ingin mencegahnya, tetapi dia terlambat melakukannya sebab Adelia gerakan begitu cepat jadi pria itu hanya berharap luka di tangan Adelia akan sembuh sebelum Desmond kembali dari perjalanannya mencari bunga kelopak iblis.
"Bagaimana kau akan memeriksanya?" Tanya Adelia saat melihat tabib itu sudah mengambil wadah berisi darahnya lalu tabib itu kemudian membawanya ke suatu tempat.
Tabib itu menambahkan sebuah ramuan ke darah tersebut lalu mengaduknya secara perlahan.
"Ramuan ini akan membuat darahmu tetap menjadi cair dan tidak akan mengental, supaya aku bisa melakukan berbagai percobaan pada darahmu agar bisa mengetahui apa yang membuatmu kebal terhadap penyakit itu sehingga kita mungkin bisa menemukan obat yang akan membantu orang-orang di sini menjadi sembuh." Ucap sang tabib diangguki oleh Adelia, lalu dia terus memperhatikan tabib itu membagi-bagi darah Adelia ke beberapa wadah kecil lainnya.
Tabib itu kemudian mengambil sesuatu yang berisi darah lain yang membuat Adelia begitu penasaran "Bukankah itu adalah darah? Darah dari mana itu?" Tanya Adelia dengan Venom yang juga penasaran terhadap darah yang diambil oleh Tabib tersebut.
"Kalian bisa melihat bahwa darah ini memiliki warna yang lebih gelap dari darah milik Adelia, yang artinya bahwa darah ini ialah darah yang tidak sehat karena aku mengambilnya dari beberapa guru besar yang ada di sini untuk melakukan percobaan." Ucap sang tabib langsung diangguki oleh Adelia dan Venom lalu kedua orang itu memperhatikan tabib tersebut mencampurkan darahnya pada darah Adelia.
Setelah darah itu tercampur, mereka bisa melihat reaksi yang aneh di mana darah Adelia bergerak sendiri ke arah darah kotor tersebut Lalu terlihat seperti darah itu menyelimuti darah kotor dan akhirnya darah kotor itu menjadi bersih.
"Ini,,, ini artinya bahwa darahmu bisa menjadi obat bagi mereka." Ucap sang tabib langsung membuat Adelia maupun Venom menjadi sangat terkejut karena tidak menyangka bahwa darah ular putih yang diharapkan malah bisa juga digantikan dengan darah Adelia.
Sang Tabib kemudian mengambil salah satu wadah yang berisi darah berwarna lebih terang daripada darah Adelia.
"Ini adalah setetes darah dari ular putih yang sempat terluka ketika melakukan pertarungan bersama keempat guru besar. Dara ini telah menggumpal dan tidak bisa lagi digunakan untuk menyembuhkan orang-orang karena sudah membeku dan waktu yang efektif untuk menggunakan darah sebagai obat telah terlewati." Ucap tabib itu sembari menuangkan darah tersebut ke dalam darah Adelia.
Betapa terkejutnya mereka ketika darah Adelia dan dara ular putihnya itu menyatu lalu darah itu tiba-tiba saja berubah menjadi warna yang sangat terang.
"Ini,, terjadi reaksi seperti ini yang artinya bahwa kita bisa membuat obat dari darah ini." Ucap tabib itu kemudian dia melanjutkan percobaannya dengan Adelia dan Desmon yang terus memperhatikan tabib itu menuangkan beberapa ramuan ke dalam wadah lalu terakhir mengambil darah Adelia yang telah bercampur dengan darah kering dari ular putih dan mengaduknya bersama-sama.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....