Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
78.


Saat itu 3 guru besar yang berjaga di sekolah petarung kota Padang Selatan sedang menikmati makanan mereka sembari berjaga-jaga jika ada murid yang menyalakan kembang api mereka.


Lalu tiba-tiba saja dua sinyal kembang api muncul, Jadi dua kimpul besar langsung menghilang untuk menyelamatkan 2 murid mereka yang sedang terdesak.


Veronica yang ditinggalkan oleh keduanya kemudian mengambil sebuah strawberry dan memasukkannya ke dalam mulutnya.


Lalu perempuan itu terus berdiri dengan perasaan yang terasa begitu kacau karena dia takut terjadi sesuatu.


Setelah beberapa saat kedua guru besar yang pergi kini kembali lagi ke sisinya sembari membawa dua orang murid dan langsung membaringkannya di tempat istirahat yang telah disediakan.


Karena setiap kali ada murid yang dibawa keluar dari hutan tersebut, maka mereka semua akan pingsan dan butuh beberapa menit untuk menyadarkan diri.


"Apakah di sana aman?" Tanya Veronica bisa melihat wajah cemas kedua guru besar yang baru saja kembali menyelamatkan murid.


"Tidak, aku rasa sebentar lagi akan terjadi kekacauan karena hewan buas yang dilawan oleh wakil kepala sekolah dan para guru besar lainnya Ternyata bukan hewan buas biasanya. Kedua anak yang kami bawa ini dekat dengan lokasi kejadian, dan kami bisa merasakan aura hewan buas itu berada di tingkat kekuatan 80." Ucap salah satu guru besar langsung mengejutkan Veronica.


Jika tingkat kekuatan hewan buas itu berada pada 80, maka hanya kepala sekolah lah yang bisa melumpuhkannya.


Veronica baru akan berbicara sesuatu ketika tiba-tiba saja mereka dikejutkan dengan sinyal kembang api yang bertubi-tubi.


Tidak hanya 10 kembang api yang memberi sinyal, tetapi ada lebih dari 100 kembang api yang mengharuskan mereka untuk menolong semuanya.


Ketika guru besar itu saling berpandangan karena tentu saja mereka tidak bisa melakukan penyelamatan untuk 100 murid itu secara sekaligus.


Sebab, setiap kali selesai penyelamatan, mereka harus beristirahat setidaknya 3 menit untuk memulihkan tenaga, baru kembali lagi bisa menyelamatkan murid yang memberikan sinyal kembang api.


"Aku akan pergi menyelamatkan yang bisa kuselamatkan, tapi di sini harus ada satu orang yang berjaga, dan satu orang lagi cepat hubungi kepada sekolah untuk meminta bantuan!!!" Ucap Veronica langsung diangguki oleh kedua guru besar.


Veronica pergi untuk menyelamatkan salah seorang murid, sementara guru besar yang lainnya, dia menggunakan kekuatannya untuk berlari dengan cepat ke kediaman kepala sekolah.


Begitu tiba di kediaman kepada sekolah, dia langsung menceritakan semua yang telah terjadi lalu kepada sekolah begitu marah sambil lalu pria itu kemudian memusatkan kekuatannya.


Hanya dalam 3 detik maka semua murid-murid yang berada di hutan kini tertarik dari sana dan tergeletak pingsan di halaman sekolah.


Kepala sekolah dan guru besar yang ada di sana beserta dengan Venom, mereka bertiga langsung pergi ke halaman sekolah dan melihat semua murid-murid berada dalam keadaan kacau.


"Astaga,," guru besar sangat panik melihat murid-murid itu beberapa diantaranya masih memberontak dalam tidur mereka karena ketakutan yang dalam setelah dikejar-kejar oleh hewan buas dengan tingkat kekuatan yang sangat tinggi.


"Ahh, sial,, seseorang memaksakan untuk berpindah tempat. Padahal aku hampir saja membunuh satu yang puas dengan tingkat kekuatan 30. Semuanya jadi gagal gara-gara orang terkutuk itu!!!" Gerutu Adelia, lalu perempuan itu berdiri menatap sekelilingnya dimana semua murid sedang tergeletak di hamparan rumput hijau.


Setelah dia melihat semuanya ia kemudian berbalik dan betapa terkejutnya dia ketika melihat 4 orang yang sedang berdiri menatap ke arahnya.


2 guru besar yang ada di sana juga sangat terkejut karena perempuan itu baru saja mengutuk kepala sekolah mereka yang terkenal begitu kejam dan dingin.


'Murid perempuan ini berada dalam masalah besar. Tapi,,, kenapa dia langsung sadar? Mereka membutuhkan setidaknya 5 menit untuk sadar setelah terjadi teleportasi, tapi ini???' Veronica merasa sangat aneh dalam hatinya, tetapi perempuan itu tidak berani berbicara di depan kepala sekolah karena takutnya pria itu akan marah jika ada yang berbicara di depannya tanpa seizin pria itu.


Sementara Adelia, perempuan itu kemudian berjalan mendekati semua orang yang ada di sana Lalu dia dengan wajah yang tenangnya berkata, "Kenapa semua orang ditarik dari hutan?"


Pertanyaan Adelia yang begitu lancang langsung membuat dua guru besar di sana mengatup erat gigi mereka dan terdiam cemas menatap Adelia, karena takutnya kepada sekolah akan marah.


"Kau sangat bau, pergi ganti pakaianmu!!" Ucap pria itu segera berbalik meninggalkan Adelia yang menatap Desmond dengan bingung.


Setelah dusuruh pergi, Adelia kemudian menatap 2 guru besar di depannya lalu perempuan itu bertanya, katanya: "Apakah dia pergi begitu saja?"


Adelia merasa sangat bingung karena terakhir kalinya pria itu bahkan mencium keringatnya yang mungkin terasa jijik untuk orang lain, tetapi sekarang pria itu malah jijik terhadap bau dari badannya?


Padahal, dia sendiri tidak mencium bau apapun.


Sementara dua guru besar yang ada di sana keduanya segera tersadar setelah mendengar pertanyaan Adelia.


Lalu Veronika berkata, "pergilah mandi."


"Ahh, baik guru besar," jawab Adelia sembari tersenyum lalu perempuan itu segera beranjak meninggalkan tempat itu untuk kembali ke kamarnya membasuh tubuhnya.


Dua guru besar yang memandangi kepercayaan diri Adelia masih merasa sangat bingung dengan perempuan itu.


"Sepertinya dia bukan murid biasa, Bagaimana bisa sikapnya seperti itu di depan kepala sekolah?" Ucap Veronica yang merasa begitu aneh.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.