Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
118.


Sembari kediamannya terus dihancurkan, guru besar Beloma menelan air liurnya yang terasa begitu pahit karena dia takut ruang bawah tanah akan segera ketahuan dan akan menyeret dirinya ke lubang kematian.


Maka dengan cepat pria itu berlutut di depan Desmon, "kepala sekolah, Tolong segera hentikan ini, aku tidak tega melihat kediaman yang sudah ku tempati selama 15 tahun dirusak begitu saja. Perkara murid-murid yang hilang, Aku sama sekali tidak ada hubungannya dengan mereka, dan apalagi Adelia yang hilang tadi pagi sepertinya asistenku sudah membawanya ke suatu tempat.


"Sebaiknya kita pergi mencari asistenku terlebih dahulu sebelum memikirkan dan memutuskan untuk menghancurkan rumahku." Ucap guru besar beloma yang kini tak lagi memperdulikan para siswa yang sudah berbondong-bondong memadati kediamannya karena mendengar suara bising dari kediaman yang dirusak.


Apapun kata orang-orang, dia tidak peduli dan dia harus memohon agar perusakan itu segera dihentikan, karena apa yang akan ditemukan akan benar-benar membuatnya dimasukkan ke lubang kubur.


Namun, Desmond yang melihat tingkah pria di depannya semakin tidak memperdulikan pria itu, menjadi dia hanya tetap berdiri dengan diam dan melihat orang-orangnya yang mulai merobohkan satu persatu bangunan di tempat itu.


Karina yang berdiri di samping Desmond terus menutup mulutnya dengan kedua tangannya dengan rasa tak percayanya, 'kepala sekolah benar-benar hebat, dia bahkan sama sekali tidak terpengaruh atas apa yang dilakukan oleh guru besar beloma. Padahal, kalau aku yang melihatnya maka pria itu benar-benar sudah tulus berbicara. Tapi aku percaya bahwa Adelia pasti disekap di tempat ini.' ucap Karina dalam hati.


Bang!!


Bang!!


Beberapa tiang rumah kini dirobohkan, Dan atap-atap kemudian hancur ke bawah lalu diruntuhkan satu persatu dinding kediaman guru besar beloma semakin membuat guru besar beloma gemetar di tempatnya.


Maka pria itu kemudian berhenti berlutut namun sekarang mengubah posisinya menjadi bersujud pada kepala sekolah sembari berteriak keras, "tolong hentikan!! Mohon dengarkan saya dan hentikan pembongkarannya, Saya benar-benar tidak mengetahui tentang kehilangan murid-murid itu dan saya tidak menyembunyikan apapun di kediaman saya."


Para murid yang melihat perkara itu langsung berbisik-bisik satu sama lain, dan para guru besar yang baru saja tiba karena mendengar berita itu kini berdiri dengan bingung memandangi guru besar Beloma yang mati-matian mempertahankan kediamannya.


Mereka semua tentu saja mengetahui bahwa guru besar Beloma tidak memiliki hak untuk memutuskan tentang kediamannya, karena kediaman itu dibangun oleh kepala sekolah dan hanya diberikan untuk ditempati selama guru besar Beloma mengajar di sekolah petarung kota Padang Selatan.


Tapi tak ada yang berani berbicara, dan mereka hanya melihat satu persatu dinding dihancurkan sampai akhirnya Venom dan orang-orangnya kini tiba di dinding yang telah dipasangi mantra oleh guru besar Beloma.


Venom mengayunkan palu besar di tangannya untuk memukul dinding Itu demi meruntuhkannya ketika dia terkejut saat palunya tak bisa digerakkan.


Clak!!!


Bukannya dinding itu yang hancur setelah dipukul dengan keras serta menggunakan tenaga dalamnya, mana dialah dan palunya yang terpental menjauh dari tempat itu hingga membentur tanah dengan keras.


Buk!!


Semua orang sangat terkejut melihat kejadian itu, bagaimana bisa dinding memantulkan kekuatan sebesar itu?


"Astaga,, palunya bahkan pecah!!!"


"Ya ampun,, palu sebesar itu pecah karena memukul dinding yang terbuat dari kayu?"


Orang-orang kini mulai heboh, dan tatapan mereka Semua tertuju pada dinding yang sangat aneh karena seluruh bagian penopang dari dinding itu telah dirobohkan namun dinding itu tetap berdiri kokoh bahkan setelah dipukul dengan keras menggunakan palu besar yang berisi kekuatan dalam dari seorang pria dengan tingkat kekuatan 65.


Guru besar Beloma yang menyadari hal itu kemudian gemetar di tempatnya karena akhirnya sesuatu yang ia tutupi kini terbongkar.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....