
Desmon juga menatap Adelia mengabaikan Karina dan Ozon beserta anak-anak kecil yang ada di sana.
Lalu pria itu berkata, "ikutlah denganku sebentar."
Mendengar ucapan kepala sekolah, maka Adelia langsung menatap Karina dan Ozon yang tampaknya terkejut.
Tetapi dia tidak terlalu lama memikirkannya dan hanya bergegas mengikuti kepala sekolah yang sudah berjalan lebih dulu.
🔥🔥🔥
Setelah mereka berjalan sejajar, Adelia kemudian menatap pria itu dan berkata, "Apakah ada hal yang buru-buru?"
Desmond yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya, "hm, para pendeta akan mulai melakukan ritualnya, tetapi mereka berharap Kau ada di sana untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu." Ucap Desmond langsung membuat Adelia merasa kebingungan.
Dia hanyalah perempuan dengan tingkat kekuatan 20-an dan terlebih, sedikitpun dia tidak tahu apapun tentang racun, kecuali dirinya yang ternyata kebal terhadap racun dan penyakit.
Jadi Adelia yang kebingungan lalu berkata, "Aku tidak tahu apa yang kalian butuhkan dariku, tapi soal kekuatan jelas kau lebih baik dariku, dan soal medis jelas di sana sudah ada tabib dan pendeta, jadi aku rasa kedatanganku tidak terlalu penting."
Ucapan perempuan itu memang masuk akal, tetapi Desmon juga tidak mengerti mengapa para pendeta menyuruh Adelia untuk berada di sana, sebab Dia belum sempat menanyakannya.
Oleh karena itu Desmond berkata, "akan ku tanyakan pada pendeta nanti, jadi kita harus buru-buru ke sana."
Setelah mendengar kalimat terakhir dari Desmond maka Adelia tidak bertanya apapun lagi dan hanya mengikuti pria itu hingga akhirnya mereka tiba di ruangan tempat selir Ananiah berada.
Di sana sudah ada kedua pendeta, sang tabib dan beberapa orang kepercayaan Desmond yang menjaga kediaman, dan juga ada Venom yang mana pria itu duduk di kursi dalam keadaan terluka.
Adelia bisa melihat bahwa pria itu terluka dari ujung kaki sampai ujung kepala dan beberapa bagian tubuhnya diperban dan bahkan diberi penyangga karena mungkin mengalami patah tulang.
Begitu para pendeta melihat kedatangan Adelia dan Desmond, maka pendeta tua menatap Adelia dengan seksama.
"Kau memang gadis yang tepat," ucap pendeta tua itu membuat semua orang di sana kebingungan karena mereka tidak mengerti apa yang dimaksud oleh sang pendeta tua.
Dan karena Desmond adalah orang yang paling mempedulikan Adelia maka pria itu berkata, "apa yang pendeta maksud?"
Desmon sangat ingin mengetahui alasan pria itu menyuruh Adelia untuk berada di sana karena tentunya jika alasannya untuk melukai perempuan itu, maka dia tidak akan mengizinkan Adelia berada di sana.
Tetapi karena dia juga merasa bahwa Adelia perlu melihat bagaimana ibunya akan disembuhkan, maka pria tanpa ragu pergi memanggil Adelia ketika pendeta menginginkan Adelia berada di tempat itu.
Sang pendata tua tersenyum tipis, "dia adalah gadis yang tepat yang akan menjadi kunci dari masalah ini. Oleh sebab itu dia harus berada di sini untuk menyaksikannya karena suatu saat dia mungkin akan membutuhkan pengetahuan ini dalam misinya menyelamatkan semua benua yang ada di dunia," ucap sang pendeta tua mengejutkan semua orang di sana.
Sementara Adelia yang mendengar itu, Adelia kembali lagi teringat dengan ucapan pendeta kecil ketika mereka pernah bertemu yang mengatakan bahwa dirinya yang sebelumnya merupakan jenderal merupakan orang yang akan menyelamatkan dunia dari kebangkitan iblis yang kedua.
Jadi, Adelia menganggukkan kepalanya dan berkata, "Aku tidak terlalu mengerti dengan ucapan kalian, tetapi aku akan tetap berada di sini."
Desmon mengerutkan keningnya menatap Adelia, tetapi karena berpikir bahwa akan baik-baik saja jika Adelia ada di situ, maka dia tidak mengatakan apapun lagi lalu memberi kode pada sang pendeta bahwa mereka sudah bisa melakukan ritualnya.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....