Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
256


Pada sore hari, semua orang yang sudah memutuskan untuk memberontak pada raja kini berkumpul di depan istana dan mereka kemudian melakukan protes terhadap raja dan meminta raja untuk mematahkan rumor yang berada di masyarakat dengan cara membuat api merah di hadapan semua orang.


Hal itu membuat Raja menjadi sangat marah dan geram terhadap orang yang sudah menyebarkan selebaran itu, dan tentunya di situasi yang sangat tidak baik seperti itu Dia merasa bahwa dia benar-benar akan kalah karena semua orang yang sedang tidak menyukainya.


Tangan kanan raja yang baru saja mendapat informasi dari bawahannya kemudian menghampiri Raja sambil membisikkan sesuatu, katanya: "katanya para pejabat juga sudah bergabung dengan orang-orang yang melakukan demonstrasi di luar, saat ini mereka semua Sudah menandatangani petisi agar Raja membuktikan bahwa Raja sebenarnya adalah pewaris tahta yang sesungguhnya."


"Apa?!!" Raja sangat terkejut hingga pria itu menggerakkan giginya dan benar-benar marah atas apa yang terjadi.


"Mereka semua adalah para pejabat yang memiliki keluarga yang tak diizinkan untuk masuk ke dalam ibukota," kembali ucap sang tangan kanan Raja benar-benar membuat Raja merasa sangat marah atas apa yang terjadi.


"Sialan!!! Berani-beraninya mereka!!! Sekarang juga tangkap Semua pejabat yang melakukan protes itu, aku ingin mereka semua dipecat dan diberi hukuman mati untuk memperingatkan Semua pejabat yang lainnya!!!" Teriak raja yang benar-benar marah atas apa yang terjadi.


Tetapi kemudian sang tangan kanan raja langsung bersujud di depan Raja sambil berkata, "maafkan saya yang mulia, tetapi pada pejabat yang melakukan protes jauh lebih banyak daripada yang tidak ikut melakukan protes. Bahkan, saat ini para pejabat yang awalnya mendukung Raja kini juga berpaling dari raja dan--"


Brak!!!


Suara meja yang dibanting oleh raja langsung menghentikan ucapan sang tangan kanan Raja hingga pria itu merasa keringat dingin memenuhi tubuhnya karena Tentu saja dia takut jika sang raja menjadi sangat marah hingga melakukan sesuatu yang buruk padanya.


"Dasar para pejabat sialan itu!! Aku berusaha memberi mereka keuntungan dengan melindungi mereka dari serangan iblis, tetapi sekarang mereka malah menghianati ku seperti ini!!!" Geram sang raja yang benar-benar marah atas apa yang terjadi.


Tangan kanan raja yang mendengar itu semakin ketakutan di tempatnya, dan dia hendak berbicara ketika pintu tempat itu tiba-tiba saja dipukul oleh seseorang lalu orang itu masuk dengan langkah terburu-buru.


"Semua prajurit yang menjaga kediaman sudah meninggalkan kediaman ini, dan mereka ikut melakukan protes bersama dengan para warga ibukota dan para pejabat." Ucap pria itu semakin membuat amarah Raja menjadi memuncak.


Tangan kanan raja yang melihat itu sangat cemas sambil mengikuti raja, "Raja tidak boleh melakukan ini, kalau Raja pergi ke sana sama saja dengan raja membongkar semua hal yang berusaha Raja tertupi selama ini."


Tetapi Raja sama sekali tidak memperdulikannya dan dia hanya berpikir bahwa kekuatannya yang sudah memiliki tingkat 99 akan mampu memberi pelajaran pada semua orang yang ada di sana sebab tidak ada satupun pejabat dengan tingkat kekuatan 99.


Ketika Raja tiba di sana, pria itu berdiri dengan gigi yang di gertakkan ketika melihat banyaknya orang yang melakukan protes.


"Yang Mulia! Tolong berikan kami kejelasan dan pencerahan bahwa yang mulia benar-benar pewaris data yang dipilih oleh Dewi matahari supaya tidak ada kecemasan di antara semua rakyat dan pejabat!!!"


"Kami mohon yang mulia!!!" Ucap semua orang secara bersamaan.


Raja yang mendengar itu kembali lagi menggertakkan giginya, lalu dia melihat sebuah tungku yang sengaja diletakkan di hadapannya hingga membuat pria itu benar-benar marah, bahwa semua orang benar-benar ingin membuktikan tentang dirinya yang merupakan pewaris asli atau bukan.


Saat itu, Adelia juga muncul di tempat itu lalu dia melihat raja yang tampak sangat marah dan melihat semua pejabat yang sangat keras kepala didukung oleh semua rakyat ibukota yang berkumpul di tempat itu untuk mendapat kejelasan.


'Aku tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini, tapi ini sangat bagus!!!' ucap Adelia dalam hati lalu perempuan itu kemudian terus berdiri di tempatnya mengamati Bagaimana Raja akan mengatasi masalah itu.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️