
Pendeta tua kemudian mengeluarkan sebuah benda yang terlihat seperti pedang antik yang berwarna emas.
"Ini adalah salah satu benda untuk membentuk formasi penyegelan iblis, benda ini akan dipegang oleh orang yang berdiri pada bagian tengah, sementara dua lainnya yang berada di sisi kiri dan kanan akan memegang sebuah tombak dan busur panah. Tetapi kedua benda itu telah menghilang dan tidak diketahui lagi keberadaannya jadi akan sulit untuk membentuk formasi penyegalan iblis." Ucap sang pendeta tua.
💮💮💮
Desmon dan Adelia yang mendengar cerita itu kini hanya bisa terdiam di tempat mereka, karena ternyata sama sekali tidak ada cara untuk menghentikan iblis yang telah dibangkitkan oleh Sarome.
Semua pendeta yang ada di sana juga hanya bisa terdiam di tempat mereka, dan hanya bisa pasrah bahwa tidak ada satupun cara untuk menghentikan iblis menguasai dunia, karena dua barang untuk membentuk formasi penyegalan iblis kini telah hilang entah di mana.
"Hah,,, aku yakin akan Ada cara lain untuk melakukannya selain dengan menggunakan formasi," ucap Adelia memecahkan keheningan setelah beberapa saat semua orang terdiam.
Maka semua orang yang mendengar ucapan Adelia langsung melihat ke arah Adelia hingga membuat Adelia kebingungan lagi harus mengatakan apa, karena dia sendiri juga tahu bahwa apa yang ia katakan ialah sesuatu yang mustahil.
Tetapi Desmond yang ada di samping Adelia kemudian menatap semua pendeta dan berkata, "kami berdua akan mencari cara untuk terlepas dari masalah ini, tetapi bolehkah Kami membawa senjata itu?"
Ucap Desmond melihat ke arah senjata yang telah dikembalikan oleh pemdeta tua ke dalam peti kayu.
Sang pendeta tua langsung menganggukkan kepalanya lalu dia kemudian menyerahkan peti kayu itu pada salah satu pendeta yang ada di sampingnya sehingga pendeta itu memberikan peti kayu itu kepada Desmon.
Adelia yang melihat itu merasa bahwa membawa benda itu hanya sia-sia saja, namun perempuan itu tidak mengatakan apapun dan dia hanya melihat Desmond kemudian menyimpan peti kayu itu ke dalam cincin ruang miliknya.
Setelah itu, Adelia dan Desmon berpamitan pada semua pendeta lalu meninggalkan kuil itu untuk kembali mencari cara agar bisa mengalahkan iblis yang telah bangkit di benua Padang Selatan.
Desmon langsung mengulurkan tangannya memegang tangan Adelia lalu dengan telapak tangannya yang besar ia menghangatkan telapak tangan Adelia yang terasa begitu dingin.
"Jangan khawatir, pasti ada cara untuk menyelesaikannya, lagipula, para iblis itu tidak akan bergerak terlalu cepat ke semua benua-benua yang lain, apalagi benua Padang Selatan ialah benua yang sangat luas," ucap Desmon.
Adelia menganggukkan kepalanya lalu mereka meneruskan perjalanan mereka menuruni tangga-tangga kuil sambil tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing.
Begitu mereka tiba di kuda yang akan membawa mereka kembali ke sekolah petarung kota Padang Selatan, Adelia kemudian menghentikan langkahnya lalu dia menatap Desmond.
"Aku rasa Aku harus pergi dulu ke benua Padang barat, karena mungkin saja di sana ada petunjuk yang bisa membantu kita untuk mengalahkan iblis itu." Ucap Adelia yang merasa bahwa kerajaan barat pasti memiliki sesuatu yang bisa memberi mereka informasi meskipun itu informasi yang sangat kecil.
Desmond sebenarnya tak rela berpisah dengan perempuan itu, tetapi mengingat bahwa Adelia akan pergi yang ke tempat yang aman, maka akhirnya Desmon menganggukkan kepalanya.
"Baiklah, kalau begitu kau akan pergi menggunakan kereta dan dikawal oleh orang-orang yang ada di sini, sementara aku akan kembali ke sekolah petarung kota Padang Selatan menggunakan kuda," ucap Desmond langsung disetujui oleh Adelia hingga kedua orang itu pun berpisah dengan Adelia yang kini pergi ke kerajaan barat dengan perasaan cemas.
Dia sangat cemas akan terjadi sesuatu pada Desmond karena pria itu kini kembali ke tempat di mana iblis mungkin akan sangat dekat dengannya.
'Hah,, aku tidak boleh terlalu cemas, Karena bagaimanapun dia adalah pria yang bisa menjaga dirinya sendiri dan tingkat kekuatannya pun sudah mencapai 99.' ucap Adelia dalam hati kembali mengingat ucapan Sarome bahwa perlu waktu bagi para iblis itu untuk mengumpulkan kekuatan dari mayat-mayat yang mereka ambil kekuatannya agar nanti bisa mengalahkan orang-orang dengan tingkat kekuatan 99.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️