Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
242


Setelah melihat semua orang telah berbondong-bondong menuju ibukota, maka Adelia dan bartonius pun menuju ibukota sebab mereka ingin memastikan semua orang itu bisa masuk ke ibukota dan mendapatkan perlindungan dari raja.


Begitu mereka tiba di gerbang, terlihat semua orang sudah mulai berkerumun tetapi tidak ada satupun yang diizinkan untuk masuk hingga membuat keributan di tempat itu.


Apalagi, para pejabat yang melihat dinding pelindung pada ibukota yang hampir sempurna maka mereka Langsung mengetahui bahwa mereka akan diisolasi di luar ibukota dan tidak diizinkan untuk masuk.


Salah seorang pejabat yang melihat Adelia dan barthonius kemudian menghampiri mereka, "Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya pejabat itu pada bartonius langsung membuat barthonius dan Adelia menatap sang pejabat.


Bartonis belum berkata apapun ketika para pejabat-pejabat lain juga mulai berdatangan satu persatu untuk mendengarkan penjelasan dari Bartonius.


"Apa yang terjadi?"


"Ada apa ini? Mengapa kita tidak diizinkan masuk ke ibukota dan mengapa ada dinding pembatas yang dibuat?"


Satu persatu dari mereka mulai bertanya pada baritonus, sedangkan barthonius tetap diam mendengarkan mereka satu persatu sampai akhirnya salah seorang dari mereka menghentikan pertanyaan mereka.


"Kalian ini, jangan berisik dulu dan biarkan dia berbicara!!!" Ucap salah seorang pria langsung membuat Semua pejabat yang ada di sana kemudian terdiam, lalu mereka menatap bertonius dengan rasa khawatir melingkupi mereka karena tentunya mereka khawatir jika terjadi suatu bahaya di luar ibukota dan mereka tidak bisa masuk ke ibukota untuk berlindung.


Bagaimanapun, mereka masih seorang pejabat, maka mereka juga memiliki pengetahuan tentang keadaan yang sedang mereka hadapi.


Ibukota tidak akan membuat pelindung jika tidak ada bahaya.


Melihat semua orang terdiam, maka baratonius kemudian berkata, "terjadi sesuatu di benua Padang Selatan yang mungkin saja akan menular ke benua Padang barat hingga ibukota membuat dinding pelindung. Kami di sini juga terjebak di luar Jadi tidak akan bisa untuk masuk, oleh sebab itu kita semua harus bersatu dan mencari cara bagaimana supaya kita bisa masuk ke dalam ibukota untuk mendapatkan perlindungan, atau membuat raja berubah pikiran dengan cara melindungi seluruh benua Padang barat dan bukan hanya daerah kecil saja yaitu ibukota."


Ucapan bartonius benar-benar membuat Semua pejabat berada dalam keadaan terkejut hingga Mereka kemudian menjadi ribut lagi, dan tidak tahu harus berbuat apa untuk mengubah keputusan raja yang terkenal sebagai raja yang kejam dan dia hanya memikirkan keuntungan dirinya sendiri.


"Apakah kau benar-benar tidak mengetahui cara untuk masuk lagi ke sana? Apakah tidak ada jalan rahasia misalnya jalan bawah tanah?" Tanya Adelia yang mana di kehidupan sebelumnya meski terjadi guncangan seperti itu, maka akan tetap ada jalan rahasia untuk keluar masuk daerah yang diisolasi yang biasanya dibangun di bawah tanah.


Hal itu dilakukan di benua Padang Utara jika terjadi sebuah perang yang kemudian akan ada jalan rahasia untuk membasmi satu persatu orang yang berada di luar tembok.


Bartonius yang mendengar itu kemudian menggelengkan kepalanya, "aku tidak mengetahui jalan seperti itu karena posisiku belum terlalu tinggi di istana. Tetapi ada seseorang yang mungkin mengetahuinya karena saat ini dia juga berada di luar ibukota, sebab Dia ditugaskan menjadi seorang panglima yang memimpin peperangan dengan benua Padang Utara.


"Tapi sayangnya, jika kita pergi ke sana maka itu akan membutuhkan waktu selama 3 hari dan untuk kembali lagi ke sini maka sekitar satu minggu akan berlalu." Ucap bartonius langsung membuat Adelia menghela nafas dan merasa bahwa itu benar-benar bukan ide yang baik.


Bagaimanapun, jika mereka pergi maka saat mereka kembali mungkin saja semua orang yang berada di luar ibukota telah dimangsa oleh iblis yang mungkin sudah tiba dari benua Padang Selatan.


Hal itu membuat Adelia benar-benar bingung harus melakukan apa demi menyelamatkan semua orang-orang yang ada di sana.


Tetapi kemudian perempuan itu kembali mendengar barthonius yang berbicara padanya.


Pria itu berkata, "mungkin kau bisa menembus dinding pembatas ini, karena kau adalah pewaris tahta yang sesungguhnya, jadi aku rasa Dewi matahari mungkin akan melindungimu sebab pembatas ini pun dibuat dari kekuatan Dewi matahari yang terletak pada patung dewi matahari yang bisa diambil kekuatannya untuk melindungi ibukota."


Adelia yang mendengar itu sangat terkejut, jadi dia menatap Bartonius dengan tatapan yang seksama untuk mendengarkan penjelasan dari pria itu.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️