Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
196.


Adelia yang sudah naik ke tingkat 9 kemudian pergi ke ruang meditasi dan mendapati bahwa semua orang sedang melakukan meditasi mereka.


Perempuan itu kemudian naik ke ruang meditasi tingkat 9 dan semua murid tingkat 9 terkejut ketika Adelia masuk ke sana.


"Kau,,,"


"Apa yang kau lakukan di sini?"


"Mengapa murid baru itu ada di sini?"


"Siapa yang memberimu izin untuk naik kemari?"


Semua orang bertanya pada Adeli a karena tak percaya bahwa Adelia muncul di ruang meditasi tingkat 9 dan yang lebih penting lagi bahwa tidak mungkin Adelia bisa berada di situ Jika dia tidak memiliki token murid tingkat 9.


Tetapi Adelia tidak memperdulikan semua orang dia hanya masuk ke ruangan itu dan mulai duduk untuk bermeditasi.


Belum saja dia bermeditasi ketika salah satu murid tingkat 9 dengan tidak sopannya menarik tangannya untuk menyeret Adelia keluar.


Tetapi murid tingkat 9 itu sangat terkejut ketika Adelia sama sekali tidak bergerak dengan tarikannya.


Oleh sebab itu murid tingkat 9 itu kemudian menggerakkan giginya dan menggunakan kekuatan dalamnya untuk menarik Adelia, tetapi sama seperti sebelumnya, Adelia sama sekali tidak bergerak.


"Astaga,, kau menggunakan kekuatanmu untuk menarik nya, tapi dia tidak bergeming?" Salah satu murid memperhatikan temannya karena dia benar-benar tak percaya dengan apa yang sedang ia lihat.


Adelia yang melihat bahwa mereka tidak akan puas Jika dia tidak menjelaskannya, maka dia kemudian mengambil token dari sakunya dan memperlihatkan bahwa dia sudah menjadi murid tingkat 9.


Semua murid yang ada di sana langsung tercengang melihat Token itu, sementara Adelia kemudian menyimpan tokennya dan mulai bermeditasi.


"Aku tidak percaya ini, dia benar-benar sudah menjadi murid tingkat 9!!!"


"Iya, ini sangat mustahil, tapi perhitungan kepala sekolah tidak mungkin salah."


"Ahh,, aku dengar ada satu murid yang diterima oleh kepala sekolah sebagai murid bimbingannya, jangan-jangan perempuan inilah yang menjadi murid bimbingan khusus kepala sekolah?"


Semua orang mengungkapkan pendapat mereka dan terdiam di tempat mereka karena tak percaya bahwa ada seorang murid baru yang masuk ke sekolah petarung kota Padang Selatan, tetapi bukannya berada di tingkat 1 namun langsung naik ke tingkat 9.


Karena semua orang takut pada Adelia, maka tidak ada di antara mereka yang berani melakukan apapun pada Adelia, apalagi mengingat bahwa guru pembimbing Adelia kemungkinan besar adalah kepala sekolah.


Maka tempat itu menjadi tenang dan Adelia menyelesaikan meditasinya dengan sangat baik, lalu dia merasakan pertambahan kekuatan pada tubuhnya namun dia tidak mengatakan apapun dan hanya pergi dari tempat itu.


'Kekuatan ruang meditasi tingkat 9 ini sudah habis kuku gunakan, sekarang aku tidak akan bisa lagi bermeditasi di sini.' ucap Adelia dalam hati yang sudah menyadari bahwa semua aura positif yang ada di tempat itu sudah ia serap.


Sementara para murid tingkat ke-9 yang ada di sana, mereka kebingungan ketika mereka yang ada di situ menyadari bahwa ruangan itu menjadi biasa-biasa saja tidak dipenuhi lagi aura positif yang seharusnya mereka gunakan untuk bermeditasi.


"Apakah hanya aku saja yang merasakannya? Sepertinya aura positif di tempat ini sudah menghilang," ucap salah seorang murid tingkat ke-9 diangguki oleh para murid lain.


"Benar sekali, aku juga merasakannya. Tapi, bagaimana bisa energi positif yang begitu banyak di tempat ini menghilang dalam beberapa waktu saja?"


Semua murid tingkat ke-9 yang ada di tempat itu bertanya-tanya satu dengan yang lainnya, namun tak ada satupun dari mereka yang bisa menjawab.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️