
Wakil dan kepala sekolah bersama dengan para guru besar yang tiba di hutan begitu terkejut ketika hewan buas yang tadinya hanya beberapa kini sudah berkumpul begitu banyak di lapangan besar sembari mengelilingi hewan buas yang paling besar diantara mereka.
"Apakah bunga rumput emas yang dimaksud itu adalah bunga rumput emas di tubuh di kepala hewan buas paling besar itu?" Salah satu guru besar bertanya pada wakil kepala sekolah.
"Iya," jawab wakil kepala sekolah dengan singkat sembari mengamati semua hewan buas yang memiliki tingkat kekuatan paling rendah ialah 60.
"Kalau begitu, kita harus mengalahkan 20 hewan buas yang mengelilingi hewan buas paling besar itu lalu bisa mengambil bunga rumput emasnya setelah mengalahkan hewan buas paling besar itu." Ucap salah seorang guru besar sembari memperhatikan hewan buas hewan buas itu.
"Benar," jawab salah seorang guru besar yang lainnya, "tetapi tingkat kekuatan mereka terlalu tinggi, aku rasa ini akan sulit untuk dihadapi."
"Benar, tingkat kekuatan hewan yang memiliki bunga di kepalanya mencapai 80, sementara 4 hewan buas yang berada paling dekat dengannya memiliki tingkat kekuatan 75 sampai 79. Kita yang ada di sini hanya memiliki tingkat kekuatan rata-rata 60, yang memiliki tingkat kekuatan 75 hanya wakil kepala sekolah saja. Jadi aku rasa ini akan sulit untuk mendapatkan bunga rumput emas itu." Ucap salah seorang guru besar langsung diangguki oleh semua orang karena tentunya mereka tidak mau mati sia-sia.
Wakil kepala sekolah yang melihat semua orang mulai menyerah untuk membantunya mendapatkan pengaruh emas akhirnya menggertakan giginya.
"Hidup dan matiku dipertaruhkan pada bunga rumput emas yang ada di kepala hewan buas itu, jadi yang kalian harus membantuku. Atau jika tidak maka ketika kita kembali ke sekolah aku akan langsung mengeluarkan surat pemecatan kalian semua!!!" Ucap wakil kepala sekolah langsung membuat semua orang kini berpandangan satu sama lain.
Tidak ada yang mau dipecat, karena berada di sekolah petarung kota Padang Selatan adalah pekerjaan terbaik yang bisa mereka lakukan.
Meski memiliki reputasi yang tidak terlalu baik, tetapi mereka memiliki gaji yang besar yang ditanggung oleh kepala sekolah.
Wakil kepala sekolah yang melihat semua orang kini menjadi lagu dan sedang berpikir dalam-dalam akhirnya tersenyum.
Dia kemudian berkata, "pilihannya tergantung pada kalian membantuku memberantas semua hewan buas ini atau pergi dari tempat ini dan membereskan barang-barang kalian untuk meninggalkan sekolah petarung kota Padang Selatan!!!!"
Kembali lagi semua guru besar saling berpandangan satu sama lain dan tentunya mereka tidak ingin pergi dari ke sekolah petarung kota Padang Selatan, Jadi mereka tetap diam di sana membuat wakil kepala sekolah merasa begitu puas.
"Baiklah, karena tidak ada yang pergi maka kita akan menyusun rencana selama 5 menit sebelum melakukan penyerangan." Membuat seluruh guru besar kini berkumpul untuk menyusun rencana mereka melumpuhkan semua hewan buas yang berkumpul di tempat itu.
Sayangnya kekuatan mereka terlalu rendah hingga setelah 10 menit pertarungan mereka memiliki olahan tetapi hewan buas yang terbunuh Baru beberapa saja.
"Ini gawat!!! Mereka terlalu sulit untuk di tahan, ini seperti menghadapi hewan buas dengan tingkat kekuatan 90-an!!!" Ucap sala seorang guru besar sembari menghindari amukan dari hewan buas yang terus saja menyerangnya.
Wakil kepala sekolah yang melihat bahwa mereka akan kalah akhirnya mau tidak mau mengeluarkan beberapa alat dari dalam cincin ruangnya lalu membagikannya pada semua guru besar.
"Gunakan itu untuk melumpuhkan mereka!!!" Dari aku wakil kepala sekolah langsung membuat semua Guru Besar bertindak sesuai dengan perintah wakil kepala sekolah.
Boomm...!!!
Boomm...!!!
Boomm...!!!
Suara ledakan yang bertubi-tubi terdengar di seluruh penjuru hutan, lalu hanya dalam beberapa saat tempat itu dipenuhi kepulan asap hingga menyebar 2 km dari titik ledakan.
Semua guru besar yang melindungi diri dari ledakan itu baik itu terkejut Ketika asap mulai menghilang dan ternyata mereka hanya berhasil membunuh semua binatang buas yang berada di lingkaran terluar.
Sementara 4 binatang buas yang masih berada di dekat binatang buas utama kini masih berdiri dengan kokoh seperti tidak terpengaruh dengan apa yang baru saja mereka ledakan.
"Sial!! Kita akan kalah karena tingkat kekuatan kelima hewan yang tersisa ini benar-benar berada di atas tingkat kekuatan kita!!!" Ucap salah seorang guru besar dengan nafas terdengar Karena dia sudah kelelahan melawan semua hewan buas itu, Namun ternyata perjuangan mereka masih belum membuahkan hasil yang baik.
@info.
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.