
Tuk!
Krak!
Plung!
Pedang itu seperti batu kecil yang mengenai sisik ular dan kemudian patah lalu jatuh tercelup ke dalam air.
Sementara Ozon, pria itu mendarat di samping Adelia dengan tawa kecil keluar dari mulutnya.
"He he.... Pedangku seperti kapas yang tertiup angin ke arah ular itu!!" Kata pria itu sembari menertawakan dirinya.
🐾🐾🐾
Dia tidak peduli lagi akan dirinya akan yang akan segera meninggal ditelan ular besar di depan mereka, karena melihat kekuatannya yang sama sekali tidak dihiraukan oleh ular itu, maka Tentu saja dia tidak akan bisa kabur dari tempat itu.
"Apa aku coba nyalakan kembang apinya saja?" Tanya Karina kini mengeluarkan kembang api dari sakunya hendak meledakkannya ke udara.
Tetapi, Adelia menggelengkan kepalanya "tidak perlu, kita bisa mengatasi ini," ucap perempuan itu kemudian mulai melompat ke arah ular membuat dua orang yang ada di atas darat langsung tercengang.
Perempuan itu melompat ke arah mulut ular yang sedang terbuka lebar menuju ke arah mereka untuk membunuh.
Hap!
Adelia masuk tertelan ke mulut ular itu membuat Karina yang ada di sana langsung jatuh pingsan.
"Sial!!" Geram Ozon langsung berlari menghampiri Karina dan mengangkat perempuan itu untuk membawanya lari.
Tapi sayang sekali, ular mengejar mereka dengan kekuatan yang sangat cepat jadi dosen berusaha menggunakan seluruh kekuatannya untuk berlari pergi.
Hosh! Hosh! Hosh!
Berliuk-liuk di antara semak-semak belukar, Ozon tidak memperdulikan lagi Bagaimana cara melewati jalan yang ada di depannya, yang penting dia harus terus berlari meninggalkan ular yang mengejar mereka.
Tetapi sayang sekali, kecepatan ular itu tidak bisa dibandingkan dengan kecepatannya jadi dengan cepat ular itu mendekat ke arah mereka dan membuka mulutnya lebar-lebar untuk menelan 2 orang yang ada di depannya.
Krak!!!?
Krak!!!
Tetapi tiba-tiba saja, kecepatan ular itu melambat dan suara aneh terdengar dari belakang Ozen.
Tetapi pria itu tidak memperdulikannya dan hanya berlari terus semakin menjauhi ular yang semakin melambat hingga pelan-pelan ular itu tak mampu lagi menyeret tubuhnya.
"Apa yang terjadi?" Ozon menghentikan langkahnya sembari melihat ke arah belakang di mana ular itu hanya meliuk-liuk di tempatnya seperti ular yang sedang gelisah.
Krak!
Krak!!
Krak!!
"Ini,, Mungkinkah Adelia,,,,?" Ozon tidak bisa membayangkan perempuan yang tertelan ular membuat suara-suara aneh dari dalam tubuh ular itu.
Ssshhhh...!!!
Shhhnngggg!!!!!
Ular itu kemudian membuat suara yang sangat keras hingga memancing satu tim yang tak jauh dari tempat mereka.
"Apa yang terjadi?" Tanya salah seorang pria yang muncul di dekat ular itu dan melihat sebuah ular yang meliuk-liuk tak karuan di tempatnya.
Shhhnngggg!!!!!
Shhhnngggg!!!!!
Shhhnngggg!!!!!
"Lihat di sana!!" Salah seorang pria menunjuk ke arah Ozon yang sedang menggendong Karina yang tengah pingsan.
"Apakah mereka yang sudah melukai ular itu hingga ularnya jadi histeris sendirian?"
"Ayo kita hampiri mereka!!" Ucap salah seorang pria lalu mereka segera berlari ke arah Ozon.
"Apa yang terjadi?" Tanya salah satu dari antara ketiga pria yang merupakan senior tingkat 3 di sekolah petarung kota Padang Selatan.
"Ular itu menelan temanku, dan dia mengejar Kami sampai di sini. Tadinya ular itu hendak menangkap kami untuk ditelan juga, tetapi tiba-tiba saja kecepatannya menjadi melambat dan kemudian dia meliuk-liuk seperti itu." Ucap Ozon yang juga tidak mengerti, Bagaimana bisa ular itu tiba-tiba merintih kesakitan Padahal dia baru saja menelan dan memakan seseorang.
Tiga pria yang datang menghampiri Ozon pun menampakkan wajah tak percaya mereka.
"Kalau begitu temanmu itu sudah meninggal."
"Iya, aku lihat ular itu memiliki tingkat kekuatan yang sangat tinggi aku rasa temanmu tidak akan bertahan. Apalagi kalian terlihat seperti murid tingkat 1 bukan?"
"I,, iya," jawab Ozen.
Salah seorang pria di antara ketiga pria itu mengamati ular di depannya lalu tiba-tiba dia berkata, "tetapi kalau dia sudah mati, Lalu kenapa ular Itu tampak seperti kesakitan?"
"Ahh iya,, itu aneh. Mungkinkah ada sesuatu yang terjadi?"
@info.
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.