
Begitu tiba di sebuah pintu yang sangat besar, bartonius menghentikan langkahnya lalu dia melihat dua penjaga yang berada di sisi kiri dan kanan pintu besar itu.
"Aku ingin menyampaikan informasi pada penjaga kolam," ucap bartonius dalam bahasa kerajaan Barat.
Kedua pengawal yang ada di sana kemudian mengganggukan kepalanya lalu batonius kembali melihat ke belakang di mana Dia melihat Adelia sembari pria itu berkata, "dia adalah calon asistenku, jadi dia harus ikut masuk karena dia sedang belajar cara menyampaikan informasi, terlebih informasi yang sangat penting kepada para penjaga kolam."
Ucapan baratonius langsung membuat kedua pengawal menatap Adelia lalu salah satu pengawal kemudian melihat bahwa Adelia adalah orang yang sangat asing, sehingga dia berkata, "Siapa namamu?"
Pertanyaan sang pengawal dalam bahasa kerajaan barat langsung diketahui oleh Adelia karena tadinya dia sudah menghafal ucapan dasar seperti itu hingga Adelia langsung menjawab dengan nama samarannya.
Melihat bahwa perempuan di depannya tidak tampak mencurigakan, maka kedua pengawal itu membiarkan bartonius dan bersama dengan Adelia memasuki ruangan tempat kolam berada.
Begitu masuk, Adelia bisa melihat bahwa di depan mereka terdapat sebuah kolam yang benar-benar terisi oleh air yang sangat jernih tetapi kolam itu dibatasi oleh dinding transparan yang terlihat memiliki kekuatan.
sementara bartonius, pria itu langsung menatap seseorang yang memang bertugas terus berada di tempat itu untuk menjaga kolam.
"Apakah ada informasi?" Tanya sang pria dalam bahasa kerajaan barat sembari berdiri menghampiri baratonius.
Tetapi pria itu mengerutkan keningnya saat melihat Adelia yang ada di sana karena dia tidak mengenali orang itu dan tidak sembarang orang dibiarkan masuk ke tempat itu.
"Petugas dari kerajaan bagian Barat menyuruh saya menyampaikan informasi," ucap Bartonius.
Sang penjaga kolam kemudian menganggukkan kepalanya tetapi pria itu kemudian menatap Adelia sambil berkata, "Apakah kau akan mengatakannya di depan orang ini? Lagi pula, siapa orang ini?"
Bartonius menganggukkan kepalanya, "dia adalah calon asistenku, jadi dia datang kemari untuk belajar cara menyampaikan pesan." Ucap Akbar tonius langsung diangguki oleh penjaga kolam yang ada di sana.
"Tidurlah!" Ucap bartonius mengejutkan sang penjaga kolam, tetapi pria itu belum bereaksi apapun ketika bertonius kemudian menyemburkan sebuah bubuk di wajah pria itu hingga kemudian pria itu langsung jatuh pingsan.
Karena ingin mencegah terdengarnya keributan di tempat itu pada dua pengawal yang ada di luar, maka bartonius menahan tubuh pria itu lalu membaringkannya secara perlahan ke lantai.
"Itulah pesan yang kubawa hari ini," ucap bartonius yang jelas tahu bahwa para pengawal yang ada di depan pintu sedang mendengarkan mereka.
Keheningan kemudian terjadi dan bertonius kemudian menatap Adelia dengan Adelia yang mengganggukan kepalanya lalu perempuan itu melangkahkan kakinya untuk menembus dinding transparan yang ada di depan mereka.
Bartonius sangat terkejut melihat itu, Dan dia mengulurkan tangannya untuk mencegah Adelia ketika Adelia sudah melangkah masuk hingga membuat batonius terkejut di tempatnya, karena tak menduga bahwa perempuan itu bisa memasuki tempat itu tanpa ada kendala apapun.
'Apa yang?' Bartonius merasa kebingungan dalam hati, apalagi ketika melihat Adelia kemudian hendak melepaskan pakaiannya untuk berendam di kolam itu, maka barthonius dengan cepat berbalik karena tidak ingin melihat tubuh gadis itu.
Bartonius berdiri dalam kebingungannya hingga pria itu mengerjakan matanya berkali-kali karena tak menyangka bahwa Adelia bisa masuk ke tempat itu.
Padahal, sudah ada banyak orang yang dites oleh raja untuk masuk ke tempat itu, tetapi hanya dengan satu langkah saja mereka sudah langsung meninggal di tempat itu hingga membuat Raja tak pernah lagi melakukan tes untuk menyuruh seseorang masuk ke kolam tersebut.
'ini,, jangan-jangan Dia adalah orang yang dipilih oleh Dewi matahari untuk meneruskan pemimpin di kerajaan ini? Tetapi, semua keturunan Raja telah dibunuh. Jadi siapa dia? Mengapa orang dari benua Padang Selatan bisa dipilih?' ucap bartonius dalam hati yang kini merasa kebingungan dengan apa yang baru saja ia lihat.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️