
Setelah meninggalkan gerbang ibukota, maka Adelia kembali menyusup keluar ibukota, dan ketika dia tiba di luar ibukota, semua orang telah menunggunya dengan baratonius dan beberapa pejabat lainnya yang ada di sana kemudian mendekati Adelia.
"Katanya kau memiliki cara untuk melindungi kita dari serangan para iblis, jadi cepat beritahukan pada kami bagaimana caranya dan kami semua akan melakukan apapun yang kau perintahkan!!!" Ucap salah seorang pejabat mewakili yang lainnya karena dia telah berbicara dengan bathonius, dan mereka juga sudah menenangkan semua orang yang ada di sana bahwa mereka punya cara untuk terlindung dari serangan iblis.
Oleh sebab itu, mata semua orang tertuju pada Adelia, lalu Adelia kemudian mengangkat tangannya dan membuat api berwarna merah di tangannya.
Semua orang yang melihat itu sangat terkejut, dan mereka menjadi berbisik satu sama lain yang tentu saja membisikkan tentang api merah itu yang merupakan api merah khas milik pewaris tahta kerajaan Barat.
"Bagaimana dia bisa dia memiliki api merah?"
"Itu api merah, Bagaimana bisa berada di tangan seseorang perempuan yang berumur belasan tahun?"
Semua orang yang sangat ribut itu membuat Adelia kemudian melenyapkan api merah di tangannya, lalu dia mengangkat tangannya sebagai pertanda agar semua orang di sana terdiam.
Dan hanya dengan mengangkat tangannya maka semua orang benar-benar terdiam bahkan anak-anak pun tidak ada yang berani bersuara lalu Adelia kemudian berkata dalam bahasa benua Padang Barat, "Aku adalah Putri dari Raja terdahulu, api merah yang diwariskan secara turun-temurun kepada pewaris tahta ini akan melindungi kita dari serangan para iblis dan juga semua orang-orang jahat yang berniat mencelakai kita. Oleh sebab itu api merah ini tidak bisa sembarangan dipegang oleh orang-orang karena api merah ini akan membakar siapapun yang memiliki niat buruk," ucap Adelia benar-benar membuat semua orang terkejut dan mereka kembali berbisik-bisik satu sama lain.
Adelia menganggukkan kepalanya, "itu benar sekali, tetapi bukan hanya terbakar namun hanya dalam beberapa detik seluruh tubuhnya akan berubah menjadi debu yang tertiup angin sampai puluhan meter jauhnya. Api merah ini Tidak sembarangan dikeluarkan karena akan berbahaya bagi yang menyentuhnya dengan niat yang buruk. Oleh sebab itu, aku akan mengeluarkan api merah ini hanya dengan catatan bahwa akan ada orang yang menjaga api merah ini agar tidak disentuh oleh siapapun." Ucap Adelia langsung membuat Semua pejabat berbicara satu dengan yang lainnya.
Dan karena tidak ingin di bunuh iblis, maka Semua pejabat setuju dan sepakat bahwa mereka akan kembali ke desa terdekat di tempat itu dan api merah Adelia akan melindungi mereka semua di desa.
Setelah membuat kesepakatan, maka semua orang yang ada di sana pergi ke arah desa dan Adelia menyalahkan beberapa tungku api merah di beberapa tempat strategis di desa itu.
Adelia kemudian mengumpulkan semua pejabat lalu perempuan itu berkata, "iblis tidak akan berani mendekat ke tempat ini saat melihat api merahnya, oleh sebab itu kita semua akan tenang, namun akan sangat berbahaya jika ada yang berusaha menyentuh api merah itu apalagi mematikannya, oleh sebab itu, api merahnya akan tetap menyala ditunggu sementara itu para penjaga harus benar-benar berada di sana selama 24 jam untuk mencegah jatuhnya korban."
Mendengar itu, maka semua pengejabat sepakat untuk menyuruh setiap budak-budak mereka untuk menjaga api merah tersebut.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️