
Semua orang masih sementara panik dengan Desmon yang tetap berdiri tenang ketika Venom tiba-tiba saja berlari terburu-buru menghampiri Desmond.
"Ada apa?" Tanya Desmond pada pria itu langsung membuat semua guru besar yang ada di sana kini melihat ke arah Venom dan mereka yang ingin mendengar apa yang akan dikatakan oleh pria itu.
"Daya kekuatan untuk melindungi sekolah petarung kota Padang Selatan semakin menipis, Saya khawatir hanya dalam beberapa menit lagi maka pertahanannya akan tertembus oleh iblis itu," ucap Venom langsung membuat terkejut semua orang yang ada di sana, dan karena saat itu semua orang sedang hening, maka para murid juga yang lebih dekat dengan Desmond bisa mendengarkan apa yang dikatakan oleh pria itu.
Maka dengan cepat, semua orang menjadi histeris, lebih-lebih para murid yang terlalu ketakutan akan diterkam oleh iblis yang membuat mereka merasa berada dalam situasi malam, padahal saat itu masih tengah hari.
"Perkecil jangkauannya, biarkan iblis memasuki tempat-tempat yang tidak terlalu penting tetapi area di sini harus tetap terlindungi," perintah Desmon pada Venom.
Venom langsung mengganggukkan kepalanya, lalu dia segera pergi meninggalkan tempat itu dan mengevakuasi semua pelayan yang tertinggal di sekitar kediaman kediaman, lalu dia memperkecil jangkauan pelindung itu hingga yang dilindungi hanyalah tempat di mana para murid guru besar dan semua petugas-petugas ke sekolah petarung kota Padang Selatan yang kira-kira luasnya 50 m².
Karena jangkauan yang semakin kecil, maka iblis yang memadati mereka menjadi semakin tebal saja sehingga membuat tempat itu menjadi sangat gelap sehingga tak bisa lagi melihat tanpa penerangan.
Maka dengan segera, beberapa guru besar kemudian mengeluarkan sebuah penerangan yang membuat semua orang kembali bisa melihat tetapi tetap saja menakutkan membuka mata ketika mereka melihat ke atas dan seluruh sekeliling mereka telah berada dalam situasi yang sangat gelap karena bungkusan dari iblis.
"Kita tidak bisa terus bertahan seperti ini, kita harus melakukan sesuatu!!!" Tiba-tiba ucap salah seorang guru besar di tengah-tengah ketakutan semua orang.
Ucapan Veronica kembali membuat semua orang sangat ketakutan menyadari bahwa tak ada cara bagi mereka untuk melawan iblis tersebut ketika kepala sekolah mereka dengan tingkat kekuatan 99 saja tak mampu melawannya.
Salah satu guru besar yang ketakutan di sana kemudian berjalan pelan-pelan ke arah depan Desmond lalu berkata, "Apakah benar tidak ada cara untuk mengalahkan iblis itu dan kita hanya akan berpasar di sini?"
Desmon yang mendengarkannya kemudian mengeluarkan pedang yang ia dapatkan dari para pendeta lalu memperlihatkannya pada semua orang.
"Ini adalah salah satu cara untuk mengalahkan iblis itu, tetapi untuk menggunakannya harus dilengkapi dengan dua benda lainnya yaitu busur panah dan juga tombak. Tetapi kedua benda itu telah menghilang dan sampai saat ini belum ditemukan sehingga tidak ada satupun cara untuk melawan iblis itu." Ucap Desmond langsung membuat sanggur besar yang bertanya kini runtuh ke tanah dan pria itu merasa sesak tak berdaya membayangkan mereka semua harus berpacaran menerima kematian mereka.
Para murid-murid juga kini mulai menangis satu sama lain dan berpelukan sembari mengingat keluarga mereka yang entah bagaimana kabarnya di luar sekolah petarung kota Padang Selatan.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️