
Mereka cukup lama berjalan sampai akhirnya mereka melihat seorang anak kecil yang berlarian di jalanan karena dikejar oleh iblis yang mempermainkannya.
Melihat itu, maka Desmon langsung menghentikan laju kuda mereka dan Adelia langsung menyerang iblis itu menggunakan api merah miliknya.
Syyuhh....
Syuhh....
Syuuhhhh...
🏖️🏖️🏖️
Setiap bagian iblis yang terkena cahaya api merah itu, apalagi terkena api merah akan menghilang, tetapi karena iblis itu berada dalam bentuk yang sangat gelap maka bagian belakang dari serentetan iblis yang melayang-layang di udara itu tidak akan terkena oleh cahaya sehingga perlu banyak cahaya api merah untuk membuat iblis itu sepenuhnya menghilang karena terkena cahaya api merah.
Hal itu membuat Adelia terus memacu lari kudanya yang mana Desmon sudah tidak berada lagi bersama dengannya di atas kuda, karena pria itu sudah menyelamatkan seorang anak kecil yang tadi dikejar oleh iblis.
"Dasar iblis, lihat Bagaimana aku akan mengikutimu dan melihat sekewananmu!!!" Ucap Adelia Jangan jelas tahu bahwa jika iblis iblis itu dalam bahaya, maka dia akan mencari temannya sehingga mereka akan berhubungan satu sama lain lalu berkumpul di suatu tempat.
Oleh sebab itu, Adelia hanya perlu mengikuti iblis itu, tetapi dalam perjalanannya dia melewati sebuah desa yang mana desa itu sudah sangat sepi dan hanya tengkorak-tengkorak kering yang berhamburan di sana-sini karena semua bagian tubuh mereka telah diambil oleh iblis.
Hal itu membuatnya merasa terkejut, dan karena perhatiannya teralihkan sebentar maka dia sudah tidak menemukan lagi iblis yang ia ikuti.
Dengan begitu, Adelia memutar balik kudanya dan kembali menghampiri Desmond yang sudah bersama dengan anak kecil yang tadi mereka selamatkan.
"Ayo kita bawa dia ke gua dulu Lalu setelah itu kita kembali lagi mencari iblis itu," ucap Adelia diangguki oleh Desmon lalu Ketiga orang itu kemudian berkuda bersama dan mereka bertemu dengan sekelompok orang-orang dari benua Padang barat yang datang Untuk mengantarkan makanan.
Kereta berkuda itu dilengkapi dengan api merah yang dinyalakan di 3 tungku yang dibawa oleh kuda itu sehingga mereka tetap aman untuk berjalan-jalan.
Tak tak tak...
Kuda mereka berjalan lebih cepat dari sebelumnya menuju ke arah gua karena sebentar lagi akan malam dan tentunya di malam hari iblis akan lebih berkuasa sebab kegelapan akan membuatnya semakin mudah untuk menyerang seseorang tanpa kelihatan.
Ketika tiba di goa, semua orang saling membantu menurunkan persediaan makanan dari atas kereta lalu mereka kemudian makan malam bersama.
Setelah makan malam, mereka juga masih memiliki beberapa buah yang dibawakan oleh orang-orang berkereta kuda lalu buah-buah tersebut dibagikan pada semua orang, dan terakhir masih ada tersisa beberapa jenis buah yang mana Adelia melihat ada salah satu buah yang disukai oleh Karina.
Maka begitu, Adelia mengambil buah tersebut dan pergi menghampiri Karina yang duduk di pojokan.
"Ini buah kesukaan mu, makanlah," ucap Adelia langsung membuat Karina mengangkat wajahnya menatap Adelia Dan Dia benar-benar tidak tahu harus berkata apa pada perempuan itu.
Melihat Karina yang tampak terdiam maka Adelia kemudian duduk di samping perempuan itu sembari berkata, "Aku senang kita masih bisa bertemu lagi."
Karina merasa sangat tidak pantas untuk duduk di sebelah perempuan itu, sebab tentunya sekarang dia tahu bagaimana perbedaan mereka berdua jadi perempuan itu kemudian pindah duduk dan dia duduk di lantai menatap Adelia tanpa mengatakan apapun.
Perempuan itu terlalu malu pada Adelia, tetapi Adelia kemudian tersenyum mengulurkan tangannya memegang tangan Karina sehingga membuat Karina terkejut.
Perempuan itu hendak menangis ketika tiba-tiba saja seorang pria yang ditugaskan berjaga di depan berlari ke dalam goa sambil berteriak.
"Di depan kita dikepung oleh iblis!!!" Ucap pria tersebut langsung membuat Adelia berdiri berjalan ke arah depan dan melihat seorang pria yang memasuki goa.
"Sarome?" Ucap Adelia sangat mengejutkan semua orang karena mereka semua sudah tahu bahwa orang yang membangkitkan iblis ialah sarome.
Desmon pun berjalan ke sisi Adelia dan dia berdiri di sana sembari menatap pria di depannya yang tampak dipenuhi oleh kabut berwarna hitam.
Tetapi yang membuat Adelia bingung ialah kabut tersebut tidak terbakar oleh cahaya api merah, Padahal kalau kabut itu ialah kabut iblis maka kabut tersebut seharusnya terbakar oleh cahaya api merah yang mengenai kabut itu.
"Bagaimana bisa kau melewati api merah milikku?!!" Tanya Adelia sembari terus mengamati perkara gerakan kabut yang menyelimuti tubuh sarome.
"Ha ha ha..." Sarome tertawa, tetapi tawa itu membuat Adelia dan Desmon mengerutkan keringnya karena suara tawa sarome bukanlah suara manusia melainkan suara yang aneh yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.
"Kau pikir api merah dari anak kecil sepertimu mampu untuk mengalahkan aku yang adalah seorang raja iblis?!!! Ha ha ha...." Tawa sarome yang mana ternyata saat itu tubuhnya telah dikuasai oleh raja iblis.
Perkataan pria di depannya langsung membuat Desmond menarik Adelia untuk mundur beberapa langkah dan pria itu berkata, "raja iblis telah berhasil dibangkitkan, tetapi bukannya raja iblis diperintahkan oleh Sarome? Mengapa sekarang raja iblis menguasai tubuh sarome, jadi kita harus berhati-hati."
Adelia menganggukkan kepalanya, lalu dia kemudian mengulurkan tangannya membuat dinding api merah yang tebal sehingga menghalangi pandangan mereka dari sarome yang telah dikuasai oleh iblis.
Tetapi, Adelia dan semua orang yang ada di sana sangat terkejut ketika sarome ternyata bisa menembus api merah itu hingga membuat Desmond dan Adelia kini mundur beberapa langkah.
"Ha ha ha.. kalian pikir api merah yang lemah seperti ini bisa mengalahkan seorang raja iblis?!!! Ha ha ha...!! Sungguh pemikiran yang konyol dari manusia-manusia busuk!!!" Ucap raja iblis yang ada di tubuh sarome benar-benar mengejutkan semua orang hingga orang-orang yang ada di belakang Desmond dan Adelia kini mundur menjauhi Adelia dan Desmon.
Bagaimanapun, mereka semua jelas mengetahui kemampuan mereka yang tak akan bisa melawan seorang raja iblis jadi daripada mati konyol lebih baik masih berusaha melindungi diri sendiri dan menghindari kematian.
Sementara itu, Desmond dan Adelia yang berdiri mereka menatap satu sama lain, tetapi di antara mereka tidak ada yang berbicara dan hanya sibuk memikirkan pikiran mereka masing-masing tentang bagaimana caranya untuk menghadapi iblis yang ada di depan mereka.
Setelah beberapa saat, Adelia kemudian menatap sang iblis yang ada di depan mereka sambil berkata, "Bukankah dulu kalian sudah pernah dikalahkan? Bagaimana cara kalian masih hidup sampai sekarang dan bahkan masih bisa kembali lagi ke dunia ini?"
Semua orang yang mendengar pertanyaan Adelia merasa konyol dengan pertanyaan itu, tetapi Adelia tidak menghiraukan apapun dan dia hanya berpikir bahwa dia hanya perlu mengalihkan perhatian iblis itu dan menunda waktu agar mereka memiliki banyak waktu untuk berpikir bagaimana caranya mereka akan lolos dari gua tersebut ketika jalan keluar telah dihadang oleh iblis itu.
Raja iblis Yang mendengarkan ucapan Adelia kemudian tertawa, "ha ha ha...!!! Apakah nenek moyang kalian para manusia mengatakan hal seperti itu?!!" Tanya sang iblis lengkap dengan suara yang khas nya.
"Apakah tidak begitu?!" Tanya Adelia kembali membuat sang iblis tertawa terbahak-bahak.
"Ha ha ha...!! Dasar manusia-manusia tidak tahu diri!!! Kami para iblis tidak bisa disekalahkan oleh manusia, bahkan ketika saat itu aku hanya menurunkan anak buahku untuk datang kemarin membuat kekacauan. Tapi sayang sekali mereka tidak bisa bertahan seperti aku yang bisa memasuki tubuh manusia sehingga kebal terhadap ampun yang ada di tempat ini, Jadi mereka langsung mati ketika Raja sialan dari kerajaan Barat menggunakan api merahnya.
"Tetapi sekarang, aku bisa melakukannya dan aku akan menjadi pengasuh tempat ini setelah aku membunuh pewaris dari kerajaan barat yang memiliki api merah!!!" Ucap sang iblis sembari menatap Adelia dengan tatapan yang ingin memakan Adelia karena tentunya dia datang ke tempat itu hanya dengan satu tujuan untuk membunuh Adelia yang merupakan kunci dari terancamnya para iblis di dunia manusia.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️