
Desmon masih menginap satu hari di benua Padang barat untuk memulihkan tenaganya lalu mereka kembali ke benua Padang Selatan bersama dengan selir Anania dan juga kedua orang tua Adelia yang ingin kembali ke desanya.
Setelah mendapatkan semua orang itu untuk kembali ke benua Padang Selatan, maka Adelia entah kenapa merasa kosong sendirian berada di benua Padang barat sebagai tempat kedua yang sangat asing baginya.
"Ratu, menteri Linan ingin bertemu dengan Ratu," ucapkan yang si dari tadi berdiri di belakang Adelia.
"Baiklah," ucap Adelia kemudian berbalik memasuki istana lalu dia kemudian melihat menteri yang dimaksud oleh Barthonius sudah menunggunya untuk berbicara bersama.
"Selamat datang menteri Linan," ucap Adelia ketika melihat seorang menteri yang ada di depannya.
"Saya memberi hormat kepada Ratu," ucap menteri tersebut kemudian memberi hormat kepada Adelia sebelum dia akhirnya duduk di salah satu kursi yang tersedia di tempat itu.
Setelah itu, menteri kemudian mengambil sesuatu yang dibawa oleh pelayannya lalu meletakkannya di atas meja di hadapan Adelia.
"Ini adalah tanaman rumput bunga merah yang berasal dari benua Padang timur, kami mendapatkannya saat peperangan Dan ini saya persembahkan kepada Ratu sebagai penyambutan Ratu yang sudah menaiki tahta," pria di depan Adelia langsung membuat Adelia memberi kode pada Bartonius agar mengambil hadiah itu.
Setelah itu, Adelia berkata, "Terima kasih atas hadiah yang diberikan oleh menteri linan."
Menteri mengganggu kan kepalanya dengan pelan, "saya kemari sekaligus untuk membicarakan tentang perubahan aturan yang sudah saya terima tadi pagi. Sebenarnya aturan itu sudah sangat baik, tetapi saya merasa aturan yang lama jauh lebih nyaman daripada yang sekarang dibuat," ucap sang menteri yang jelas tidak suka dengan aturan baru yang dibuat oleh Adelia karena aturan tersebut adalah aturan dari mendiang Ayah Adelia yang membuat mereka harus bekerja lebih keras dan harus lebih disiplin.
Sangat berbeda dengan aturan dari Paman Adelia yang memberikan fleksibilitas terhadap seluruh pejabat untuk bekerja kapan saja dan di mana saja yang penting pekerjaannya selesai.
Tetapi Adelia kemudian tersenyum, "aturan yang digunakan oleh pamanku ialah aturan yang membuat para pejabat digaji tidak sesuai dengan pekerjaan mereka. Oleh sebab itu, aku mengembalikan semua aturan yang telah dibuat oleh ayahku saat dia memimpin benua Padang barat, karena aku merasa bahwa aturan ayahku jauh lebih baik daripada yang dibuat oleh pamanku.
"Juga, jika Paman benar-benar berniat baik terhadap peraturan itu maka Paman bisa membuktikan kejujuran Paman dengan menyentuh api merah di depan Semua pejabat dan rakyat yang ada di benua Padang Barat." Ucap Adelia langsung membuat tersentak sang menteri yang berbicara dengan Adelia.
Bagaimanapun, menteri itu berpikir bahwa Adelia akan mudah untuk ditipu dan dikendalikan sebab perempuan itu masih terlalu muda dan belum memiliki pengalaman apapun.
Apalagi dia mendengar kabar bahwa perempuan itu dibesarkan di sebuah desa kecil meritan yang sama sekali tidak akan memiliki didikan untuk menjadi seorang pemimpin sebuah benua.
Tetapi siapa sangka bahwa ternyata perempuan itu jauh lebih cerdik dari yang ia pikirkan bahkan bisa mengetahui aturan-aturan yang dibuat oleh ayahnya ketika masih menjabat sehingga membuat sang menteri akhirnya menyerah menghadapinya.
"Saya rasa tidak perlu mengetesnya, tetapi karena ratu sudah berpikir untuk melanjutkan aturan dari mendiang raja, maka saya tidak akan berkata apapun lagi dan setelah dari sini saya akan berbicara dengan para pejabat lainnya supaya menyetujui aturan yang dibuat oleh Ratu." Ucapkan menteri benar-benar membuat tersenyum Adelia.
"Aturan ini tidak butuh persetujuan daripada pejabat, karena aturan ini adalah aturan lama yang diangkat kembali. Kalian tidak mungkin akan lebih mempercayai aturan yang dibuat oleh seorang pemberontak ketimbang aturan yang dibuat oleh ayahku yang merupakan raja terbaik kerajaan Barat pada masanya." Ucap Adelia kembali lagi membuat sang menteri tak bisa berkata apapun lagi pada perempuan itu.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️