Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
201.


Tetapi, Desmond dengan liciknya menggunakan kekuatannya membuat perempuan itu kembali tak bisa bergeming di tempatnya lalu dia mencium bibir perempuan itu dengan lembut.


Hal itu membuat Adelia sangat marah, Tetapi lama-lama dia juga menikmati ciuman mereka hingga perlahan-lahan dia bisa membalas ciuman itu.


Tetapi keduanya harus menghentikan ciuman mereka ketika pintu tiba-tiba saja terbuka dan selir anania memasuki tempat itu.


🏔️🏔️🏔️


Keduanya langsung berdiri dengan kaku menatap perempuan yang mendekat ke arah mereka.


Sementara selir Ananiah yang sempat melihat adegan berciuman itu hanya bisa tersenyum karena dia tahu dia sedang merusak sebuah momen.


"Ibu dengar di sini ada Adelia, jadi ibu ke sini untuk bertemu dengan Adelia," ucap selir Ananiah langsung membuat Adelia tersenyum lalu mendekati perempuan itu.


"Apa yang Ibu inginkan?" Tanya Adelia.


T


Selir Anania tersenyum melihat semangat perempuan itu, "itu, hari ini para pelayan akan mengukur ibu untuk membuatkan beberapa pakaian, jadi ibu pikir kau juga harus diukur supaya kita bisa membuat beberapa pakaian yang serasi." Ucap selir Ananiah benar-benar membuat Adelia merasa senang.


Bagaimanapun, di masa lalunya dia tak pernah memakai pakaian perempuan, dia selalu memakai pakaian perang dan hal-hal yang dilakukan perempuan ialah sesuatu yang sangat ingin juga ia lakukan.


Maka tanpa mengingat lagi pria yang baru saja berciuman dengannya, Adelia menganggukkan kepalanya lalu dia berpergi bersama selir Anania meninggalkan Desmond sendirian.


Desmon yang melihat itu hanya bisa menghela nafas.


"Mereka berdua sangat kompak, kompak sama sekali tidak ada yang menoleh ke belakang untuk berpamitan denganku," Gerutu menghela nafas, lalu pria itu kemudian ikut meninggalkan ruangan itu sebab masih banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan.


Desmon lalu pergi ke depan gerbang untuk melihat pria yang telah Ia kurung di pohon.


Begitu dia melihat ke atas, sang pria yang merupakan mata-mata itu sangat terkejut dan keringatnya bercucuran di keningnya.


"Turunlah!" Ucap Desmon langsung membuat sang pria merasa ketakutan.


Amaratus merasakan keringatnya semakin banyak berderai ketika dia menyadari bahwa tubuhnya digerakkan oleh pria itu untuk melangkah ke arah Desmond.


"Katakan apa yang kau cari hingga datang jauh-jauh ke tempat ini!!" Perintah Desmon benar-benar membuat Amaratus semakin takut.


Tetapi karena dia tahu dia akan mati jika mengatakan yang sebenarnya, maka dia tetap diam.


Hal itu membuat Desmon semakin marah, lalu pria itu kemudian mencekik leher pria itu tanpa menyentuh Amaratus.


Hal tersebut membuat Amaratus kesakitan dan sesak hingga merasa dia akan segera mati.


Sampai tubuh pria itu menjadi sangat pucat, barulah Desmon melepaskannya, tapi gerakan tubuh pria itu masih terkunci.


"Cepat katakan!" Perintah Desmon dengan tegas.


Amaratus yang berusaha menghirup oksigen sebanyak-banyaknya tetap tidak mau bicara, jadi Desmon tersenyum, tapi tersenyum dingin.


Berbarengan dengan senyum Desmon, tiba-tiba Amaratus merasakan kakinya yang tiba-tiba kesemutan, lalu beberapa saat kemudian dia tidak merasakan apa pun lagi.


Tapi ketika Amaratus menunduk melihat kakinya, betapa terkejutnya dia melihat kakinya mulai membusuk dari jari kakinya yang paling panjang.


"Ap,, apa yang,," Amaratus kembali menatap Desmon dan melihat bagaimana pria itu sangat dingin menatap nya.


"Itu adalah racun yang kudapatkan dari lembah iblis, begitu menyentuh tubuh, maka pembusukan akan cepat berlangsung dan jika sudah terkena pembusukan maka satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran nya ialah dengan memotong bagian tubuh yang terinfeksi!" Kata Desmon membuat sang pria ketakutan.


Tentunya tidak ada yang mau dirinya menjadi busuk, jadi dari pada menunggu pembusukan semakin menjalar ke bagian atas tubuhnya, maka Amaratus langsung berkata "baik,, aku kan mengaku. Aku diperintahkan oleh seseorang datang kemari mencari informasi tentang keberadaan Guru besar Beloma dan Selir Ananiah!"


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️