Koki Cantik Sang Raja

Koki Cantik Sang Raja
Changing Plans


Kurang dari waktu setengah dupa, seorang pelayan datang ke tempat di mana kelompok Chen Sisi malam malam. Lalu melihat mereka semua tertidur. Setelah memanggil mereka dengan lembut tapi tidak ada jawaban, pelayan itu yakin dan langsung pergi melapor.


Wu Chang tahu bahwa tiga orang di kamar sebelah sudah terkena efek obat tidur. Matanya berbinar dengan cahaya serakah. Dua pria tampan dan satu wanita cantik, jika dijual pasti akan sangat mahal.


Dia segera pergi ke ruangan mereka dengan membawa anak buahnya.


"Kalian cepat bawa mereka ke halaman belakang diam-diam dan tempatkan di kamar terpisah. Efek obat tidur itu akan hilang pagi nanti, jadi tidak akan ada yang salah mengirim mereka sebelum matahari terbit." Wu Chang tidak mau menunda waktu agar tidak menimbulkan masalah di penginapan.


"Tapi Bos, tampaknya kereta yang mereka bawa itu mahal dan ada pengawal di sekitar mereka. Apa yang harus kita lakukan?" Salah satu anak buahnya ragu untuk melakukan aksi kali ini.


"Bodoh! Jangan sampai ketahuan. Panggil saja beberapa orang pembuat onar untuk membakar tempat ini, pura-pura lah mengalami kecelakaan dan orang-orang di penginapan telah disandera!" Wu Chang memikirkan plot yang akan dipakainya untuk mengelabui korban.


"Tapi—"


Wu Chang menukasnya. "Tidak ada tapi. Seseorang akan membereskan masalah ini nanti. Tidak mungkin aku bertindak gegabah. Aku akan mengirim surat pada orang itu untuk membantu masalah ini."


"Ya." Anak buahnya hanya bisa patuh dan segera memindahkan ketiganya ke rumahan terpisah di halaman belakang penginapan.


Mereka tidak tahu jika penjaga gelap di bayang-bayang sudah mengawasi gerak-geriknya. Bahkan harus waspada dengan penjaga gelap lain dari pihak lawan.


Tampaknya benar jika penginapan tersebut dijaga oleh salah sat Jan keluarga bangsawan. Jika tidak, pihak penginapan tidak akan menggunakan penjaga gelap untuk menjaga wilayah sekitar.


Chen Sisi yang pura-pura pingsan kini hanya merasakan tubuhnya dibawa ke suatu ruangan dsn ditempatkan terpisah dengan Chen Yelang dan Tianlong Heyu.


Setelah ditempatkan dalam suatu kamar yang tertutup, orang-orang itu meninggalkannya. Untuk memastikan bahwa dia tidak kabur, bahkan masih mengikat kedua tangan dan kakinya. Ini keterlaluan.


Mereka tidak menyadari jika kucing putih Persia yang dibawa Chen Sisi tidak ditemukan sama sekali. Tentu saja Baiyue sudah pergi untuk bersembunyi kemudian menemukan tuannya nanti.


Chen sisi yang berpura-pura tertidur karena efek obat akhirnya membuka mata.


"Tuan, apakah kamu baik-baik saja?" tanya Baiyue yang telah memasuki ruangan melalui jendela.


"Aku baik-baik saja. Apakah orang-orang itu pergi?"


Chen sisi menatap tali yang mengikat kedua tangannya, meminta kucing itu untuk melepaskan. Kuku-kuku Baiyue sebenarnya sangat tajam dan memotong tali sebenarnya mudah. Belum lagi dia bukan kucing biasa. Namun sebelum Baiyue bertindak, salah satu bawahan Tianlong Heyu yaitu Bi Shi datang.


"Nona Chen, tuan memintaku datang untuk membawamu pergi." Bi Shi melaporkan apa aneh diperintahkan Tianlong Heyu padanya.


"Pergi sekarang? Begitu cepat?" Chen Sisi mengerti apa yang direncanakan Tianlong Heyu saat ini.


Bi Shi mengangguk. "Penginapan ini mudah dicari tahu. Orang di balik penginapan ini adalah keluarga bangsawan kecil. Ini bukan masalah besar dan akan segera ditangani saat orang-orang yamen tiba."


"..." Chen Sisi tidak menyangka jika Tianlong Heyu bahkan akan melapor ke yamen.


Di zaman kuno ini, orang-orang di yamen seperti kantor polisi di zaman modern.


Bi Shi melepaskan ikatan tali di tangan dan kaki Chen Sisi, lalu dengan rapi membawanya pergi bersama Baiyue di pelukannya.


Ketika Chen Sisi dibawa ke tempat di mana Tianlong Heyu dan Chen Yelang menunggu, ternyata sebuah hutan bambu tak jauh di dekat penginapan. Hutan bambu yang biasanya terletak di dekat rumah atau penginapan biasanya sering dibersihkan untuk bersantai.


Terbukti dengan adanya batu yang dibentuk menyerupai kursi bulat sederhana serta mejanya juga. Kedua pria itu sudah menunggu.


"Apakah kamu juga diikat?" Chen Yelang menatapnya.


"Ya, tidak masalah. Ikatannya tidak terlalu kencang." Chen Sisi tanpa sadar menyentuh pergelangan tangannya yang sedikit memerah.


Ini yang dinamakan ikatannya tidak kencang? Chen Yelang tidak tahu harus berkomentar apa. Tapi lupakan saja. Kali ini mereka lolos dan tahu bahwa Wu Chang adalah bos di balik penginapan yang berpura-pura menjadi penyambut tamu.


Tianlong Heyu memang nekat untuk melakukan ha tersebut. Lapor saja ke yamen atas nama raja perang, bukankah ini menggemparkan seisi gedung pemerintahan?


"Kenapa tiba-tiba kamu ingin melapor?" Chen Sisi bertanya pada Tianlong Heyu. Biarkan pria itu menjelaskan rencananya dengan baik.


Sebagai pangeran yang dijuluki dewa perang di barak militer, Tianlong Heyu memiliki lebih banyak pengalaman untuk membuat strategi perang. Jadi tentu saja kali ini juga sama bukan? Walaupun hanya perang kecil di masyarakat.