
Chen Sisi terkejut dengan ajakan tiba-tiba itu. Ia ragu-ragu meski keduanya sudah saling meluruskan kesalahpahaman.
"Tapi di saat seperti ini ...."
"Jangan khawatir, mari menikah di kuil lebih dulu. Aku tidak akan tenang selama kamu belum resmi menjadi istriku," jelasnya.
Terutama masih ada Daveer Singh yang menyebalkan itu. Walaupun Tianlong Heyu tidak merasakan pria itu berbahaya untuk Chen Sisi, justru rasa krisisnya lebih dalam. Siapa yang tahu apa yang dipikirkan Daveer Singh terhadap Chen Sisi selama ini.
Mungkin pria itu juga sama-sama menahan diri.
Di sisi lain, Daveer Singh mungkin bersin-bersin setelah menerima obat dari Baiyue. Dia beranggapan, pasti alergi bulu kucing.
Para pelayan menyiapkan air untuk keduanya menyegarkan diri. Wajah mereka tampak memerah setelah tahu apa yang dilakukan keduanya.
Chen Sisi memiliki tenaga lagi setelah membersihkan diri dan makan malam. Ia tidak pulang malam ini sehingga Chen Yelang memberikan alasan masuk akal untuk kedua orangtuanya.
"Apakah kamu ingin melihat mereka sekarang?" tanya Tianlong Heyu setelah makan malam.
"Oh, bisakah aku?" Chen Sisi masih kesal dengan kejadian waktu itu.
"Tentu saja. Kenapa tidak? Kamu ingin tahu bukan wanita seperti apa yang kuanggap selir sebelumnya?"
Chen Sisi mendengkus. Namun ia tetap ingin pergi dan melihatnya.
Keduanya pergi ke ruang bawah tanah, membawa lentera sebagai penerangan. Ada beberapa obor dipasang di dinding serta penjagaan ketat.
Tidak ada siapa pun yang bisa memasuki ruang bawah tanah setelah Baiyue membuat para pelindung di sekitar. Setidaknya, Zhen Zhu tak akan mudah masuk membawa kembali para selirnya.
Ada beberapa ruang tahanan di sana. Tempatnya bisa dikatakan rapi karena Tianlong Heyu tidak suka tempat yang kotor. Bahkan untuk penjara bawah tanah sekali pun.
"Apakah Kaisar Tian tahu tentang ini?"
"Ya, jangan khawatir."
"Lalu kamu tahu juga tentang putra mahkota yang menghilang?"
"Tentu saja. Dia bersama Zhen Zhu sekarang. Kemungkinan besar akan menjadi wadah barunya jika tidak ada tubuh lain yang cocok."
"Lalu kamu ..." Chen Sisi masih mengkhawatirkannya.
Tianlong Heyu sempat tergores oleh kuku tajam Zhen Zhu sebelumnya. Zhen Zhu ingin menjadikan Tianlong Heyu sebagai wadah barunya sendiri jika Tianlong Zhaobin tidak cocok.
Namun Zhen Zhu tidak menyangka jika Tianlong Heyu akan memiliki kekebalan tubuh luar biasa karena obat-obatan Chen Sisi sebelumnya.
Bukan hanya itu, tubuhnya yang mulai digerogoti oleh racun mayat hidup, justru bisa dikendalikan oleh Tianlong. Oleh karena itu, Zhen Zhu sangat khawatir jika Tianlong Heyu akan mengambil alih dirinya sendiri.
"Jangan khawatir, aku tidak akan menjadi mayat hidup. Bukankah ada kamu?"
Keduanya mengobrol sebentar sebelum akhirnya tiba di beberapa sel.
Di dalam semua sel, ada para wanita dengan pakaian layaknya manusia, tapi kulitnya putih pucat dan terlihat berurat. Bukan hanya itu, wajah mereka memang agak mengerikan.
Meski tampak tidak cantik, mereka ternyata memiliki daya tubuh yang kuat. Tidak heran Zhen Zhu ingin memiliki anak dari mereka. Gen nya pasti luar biasa.
"Bisakah mereka mengobrol?"
Tianlong Heyu menggelengkan kepala. "Sayangnya tidak."
Tidak heran saat Chen Sisi bertengkar dengan Tianlong Heyu di hari pertama mereka bertemu lagi, tak ada satu pun dari para wanita itu keluar untuk unjuk diri.
"Ya, tapi saat itu dia sudah menjadi mayat hidup. Seharusnya dia menyerang orang-orang di sini bukan?"
Chen Sisi mengangguk.
"Jangan khawatir, karena kondisi Zhen Zhu juga tidak baik, kondisi wanita tua itu pasti tidak baik juga. Kita akan memanfaatkan situasi ini untuk mendorong pergi semua mayat hidup ke luar perbatasan," jelasnya.
"Apakah para mayat hidup itu menjadi tenang dan pergi juga karena kamu?" tebak Chen Sisi.
"Karena aku memiliki kemampuan ini setelah tergores oleh Zhen Zhu."
Melihat ekspresi Chen Sisi seperti sedang khawatir akan sesuatu, ia membelai kepalanya.
"Jangan khawatir, tidak mudah bagiku untuk berubah menjadi mayat hidup. Jika aku tidak bisa menahan diri, aku akan memilih untuk membunuh diriku sendiri."
Tianlong Heyu tidak akan membiarkan Zhen Zhu memanfaatkan tubuhnya untuk kejahatan. Jadi dia lebih memilih membunuh dirinya sendiri ketika tak bisa menahan diri menjadi mayat hidup seutuhnya.
Namun dengan tekad yang kuat untuk hidup, perlahan Tianlong Heyu melawan racun mayat hidup yang terus menyerangnya dari dalam tubuh.
"Aku ingin menggunakan mereka untuk mencoba penawar yang sedang kukembangkan."
"Tidak masalah. Lakukan apapun yang kamu mau. Aku akan selalu mendukungmu." Tianlong Heyu tersenyum memanjakan.
Keduanya meninggalkan ruang bawah tanah. Chen Sisi kembali ke restoran untuk mengecek keadaan di sana. Sedangkan Tianlong Heyu masih berada di kediamannya. Tidak banyak orang tahu tentang kepulangannya ke negara ini. Lagi pula dalam waktu dekat, ia harus kembali ke barak militer.
Zhen Zhu pasti akan melakukan serangan besar-besaran dalam waktu dekat. Ia tak bisa berdiam diri saja menunggu negara Tiankong hancur seperti negara lainnya.
Kali ini, ia ingin mengubah kehidupan sebelumnya menjadi lebih baik.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu berjalan cukup lama hingga Chen Sisi berhasil membuat obat penawar racun mayat hidup yang lebih baik lagi. Tapi kali ini, penawar itu hanya dicoba pada para wanita Zhen Zhu yang ditahan oleh Tianlong Heyu.
Para wanita yang telah menjadi mayat hidup itu sama sekali tidak memiliki akal sehat atau berpikir layaknya manusia.
Lagi pula di mata Zhen Zhu, kecantikan atau fisik tidaklah penting.
Obat penawar yang berhasil dibuat itu setidaknya membuat mayat hidup yang telah lama terinfeksi memiliki kesadaran. Meski tidak lama, setidaknya cukup untuk mereka mengucapkan kata-kata terakhir sebelum benar-benar meninggal.
Dengan kata lain, obat penawar yang diberikan ada mayat hidup akan membuat mereka sadar dalam jangka waktu tertentu. Virus dalam tubuh mereka akan mati. Secara otomatis, tubuh yang dikendalikan oleh virus mayat hidup itu juga terhenti.
Mereka yang terinfeksi mungkin tidak selamat. Hanya saja, mereka bisa mati dengan tenang.
"Kamu telah bekerja keras selama ini," ucap Tianlong Heyu setelah menyaksikan wanita terakhir di dalam sel meninggal setelah mengucapkan kata-kata terakhir.
Tubuh mereka tidak lagi dipenuhi dengan urat-urat mengerikan atau darah hitam yang busuk. Layaknya manusia ada umumnya, mereka terlihat normal. Kecuali bagian luka yang masih terlihat agak mengerikan.
Chen Sisi mendesah panjang, sedikit lelah. "Dengan begitu, obat ini bisa dibuat lebih banyak dan disuntikkan pada mereka. Cukup gunakan jarum yang telah diolesi obat, selama menyentuh kulit mereka, semuanya akan baik-baik saja."
Tianlong Heyu memeluknya dengan erat. "Si'er, terima kasih."
"Masih terlalu dini untuk berterima kasih." Wanita itu mendengkus. "Ngomong-ngomong, waktu kita tidak banyak. Bukankah kamu akan kembali ke perbatasan untuk menyelesaikan masalah ini?"
Tianlong Heyu melepaskan pelukannya. "Ya. Zhen Zhu dikabarkan muncul di sana. Dia telah berhasil mengambil alih tubuh Tianlong Zhaobin."
Ia menyipitkan matanya. "Tianlong Zhaobin kebal terhadap wabah ini sejak awal karena dirinya. Tapi inangnya sendiri belum stabil dan belum mengendalikan tubuh barunya dengan baik. Ini waktu terbaik untuk menyelesaikannya sebelum dia bertambah kuat," jelasnya.