Pengantin Tuan Arogan

Pengantin Tuan Arogan
Kau istriku!


***


Disaat yang sama di kediaman utama keluarga Lowis,


Setelah Falcon datang menjumpai ibunya, dia segera bergegas ke ruangannya, masih banyak pekerjaan yang harus ia lakukan dan dia belum bisa istirahat untuk sekarang, dia ingin sekali melepaskan semua beban perusahaan di pundaknya, tetapi bagaimanapun hanya dialah satu-satunya harapan ayahnya, dia tidak ingin mengecewakan siapapun.


“Soya,”


Chatrine Lorren memanggil kepala pelayan nya.


“Iya Nyonya?” Soya segera datang menunduk.


“Sudah waktunya kita memisahkan keduanya, aku sudah tidak bisa menahannya lebih lama, aku sudah bersabar terlalu lama,” ucap Cahterine pada kepala pelayannya itu.


Soya mendengarkan dengan sopan dan seksama, menunggu perintah yang hendak diberikan oleh Chaterine pada dirinya.


“Jumpai ayah Alina, berikan rekaman penyiksaan yang dibawa oleh kedua pelayan dungu itu, berikan juga bukti bahwa putri kedua nya yang tamak itu belum mati tetapi di tawan oleh Barata, aku ingin Barata segera berpisah darinya dan pulang segera,”


Chaterine tidak menduga akan melangkah sejauh ini, dia tidak menyangka putranya benar-benar bisa lengket dan setia pada satu orang yaitu Alina, tetapi tidak apa, rintangan itu bukanlah hal besar untuknya, dia bisa mengatur segalanya sesuai skenarionya.


Tanpa di duga oleh Falcon, sebenarnya dia sedang membantu ibunya untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya akan menghancurkan Barata Lewis, mereka mengira hal itu akan melindungi Barata tetapi malah sebaliknya, hal itu akan semakin menghancurkan hati Barata berkeping-keping bahkan lebih hancur dari sebelumnya.


“Baik Nyonya, akan segera saya laksanakan,” seru Soya segera undur diri dan memperispkan apa yang diperintahkan oleh Chaterine Lorren kepadanya.


***


waktu akhirnya berlalu, banyak hal terjadi dalam sekejap, tetapi malam akan melahapnya lagi dan hari baru dan petualangan baru akan dimulai kembali.


Barata bersumpah akan menyembuhkan Alina, karena traumanya juga disebabkan oleh kegilaannya, dia ingin menebus kesalahannya namun disaat yang sama dia tidak ingin istrinya mengingat ataupun membicarakan perihal hal itu, dia ingin semuanya sama seperti yang sudah terjadi, Freya menjadi orang yang mati dan Alina menjadi istrinya, biarlah skonario itu tetap hidup.


Barata tersenyum menggenggam tangan istrinya dari mulai masuk ke kantor, dia juga ingin sekalian memperkenalkan secara resmi istrinya di hadapan semua karyawannya.


Dia ingin memulai lembaran baru dan biarlah semua masalah yang lalu mati dan terlupa.


Alina menunduk seperti biasa, bersembunyi di belakang tubuh suaminya demi menghindari tatapan orang-orang kepadanya,


Saat berada di lobby gedung, Barata menyadari gelegat istrinya, Barata menghentikan langkahnya,


Lalu ia menarik tangan istrinya dan menghadapkannya di hadapannya, dia mengusap rambut istrinya ini lembut sekali.


“Sayang, aku harap kau berdiri di sisiku dengan bangga, mulai hari ini kau harus mengangkat wajahmu dan jangan menunduk, kau istriku dan tidak akan ada satu orangpun yang akan berani mengganggumu,” seru Barata dengan senyuman lembut dan jemarinya mengusap rambut istrinya di hadapan semua orang.


“Deg … Deg … Deg!”


Jantung Alina terasa hangat dan berdetak semakin cepat, dia seperti melihat seorang lelaki melindunginya dari hal menakutkan, waktu seperti berjalan lambat, entah kenapa dia merasa semakin jauh jatuh kedalam perasaannya.


***


Susah juga ya harus update 3 per hari wkwkwk. semangat semangat biar sampe minggu 🥺


jangan lupa di like yo guys, maaciw