Pengantin Tuan Arogan

Pengantin Tuan Arogan
Apakah dia kabur lagi?


***


Di kantor Barata,


Setelah melakukan pemeriksaan dengan CCTV di mansion nya, Barata kembali fokus bekerja, karena masalah Freya dan mengurus Alina ada beberapa pekerjaan yang sedikit tertunda.


Barata sedang membaca laporan dari para bawahannya, setelah meeting tahunan saat lalu usai, saatnya Barata memeriksa perencanaan atau goals tahun ini dalam beberapa departemen.


Setelah selesai menganalisis semua laporan, Barata dan Ben akan sibuk dalam meeting dan mendengarkan presentasi dari laporan yang baru saja di analisa oleh Barata.


Hari hari dalam pekerjaan Barata seperti nya berjalan dengan lancar dan seperti biasanya semua karyawan nya akan sangat disiplin dan melakukan sesuai dengan perintah Barata.


***


Disaat yang sama, Chatrine Lorren, nama ibu kandung Barata Lewis, putri tunggal pemilik perusahaan Lorren.


Saat ini sedang ada perjamuan teh di belakang kediamannya, dia mengundang seorang wanita yang ia rasa cocok untuk putranya, Barata Lewis.


Wanita bermartabat yang berasal dari keluarga yang terpandang, cantik dan terlihat sangat serasi menjadi pasangan Barata.


*Terdengar suara gelas kecil bermotif mewah yang sedang digenggam oleh Chatrine Lorren*


Chatrine Lorren meneguk teh dengan bahasa tubuh yang anggun, layaknya seorang wanita bangsawan yang sedang melakukan pesta teh.


"Namamu Tasya Henskin, benar?" lalu dengan wajahnya yang memang terlihat anggun namun tegas dia berbincang dengan Tsya Hensin.


Putri tunggal dari keluarga Henskin, pemilik perusahaan dibidang produk kecantikan nomor satu di negaranya.


"Benar Nyonya Lorren," seru Tasya tersenyum lembut, kali ini memang bukan kali pertama dia berjumpa dengan Chatrine Lorren, Ibu dari Barata.


"Kau kenal dengan putra ketiga ku kan? Barata?" tanya Chatrine lagi.


"Kenal Nyonya, saya pernah melihatnya beberapa kali jika saya ikut pesta perjamuan di kediaman Nyonya saat saya kecil," jawab Tasya dengan senyuman merekah dan pipinya yang merah.


Chatrine langsung tahu jika gadis yang ia undang ini memiliki ketertarikan pada putranya itu.


Sebenarnya ia memiliki beberapa kandidat yang lain, tetapi Chatrine merasa, Tasya lah yang lebih sesuai dengan kandidat yang ia inginkan.


Dengan mata berbinar dan semangat yang tidak bisa ia sembunyikan lagi, Tasya mengangguk dan tersenyum lebar.


Barata adalah lelaki impiannya, dia ingin sekali mendekati Barata, tetapi setiap kali ia ingin dekat dengan Barata maka sudah ada gadis yang ada di sampingnya, seorang model muda yang dinyatakan telah tewas sekitar satu bulan lalu.


Ini merupakan kesempatan emas bagi Tasya.


***


Waktu akhirnya berlalu, Barata sudah kelelahan, melakukan banyak aktifitas belakang, bahkan pergi ke luar negeri hanya untuk membawa istrinya pulang.


Tetapi saat didalam mobil rasanya hatinya perlahan menjadi hangat, dia merasa ada seseorang yang menunggunya pulang setiap kali ia lelah.


Saat sampai di mansion nya, dia berlari kedalam dan langsung menuju kamarnya.


Dia menemukan jika Alina tidak ada di atas kasur seperti yang ia inginkan.


Pikiran aneh dan berbagai macam kecurigaan langsung memenuhi kepalanya.


"Apakah dia kabur?"


"Apakah dia di culik?"


"Apakah dia kabur bersama Lucas atau salah seorang pria yang menyukainya?"


Dia menjadi panik, bahkan tangannya bergetar, dia dengan cepat langsung ke ruang kerjanya untuk memeriksa CCTV saat ia sedang meeting sampai malam.


***


Jangan lupa komentar membangun nya ya, jangan lupa di like juga. yang baca novel ini banyak loh, kalau aku lihat di sistem ada sekitar 22.000 orang, tapi yang like 😭 tapi yasudahlah ya, kalau kalian ingat jangan lupa like aja. makasih banyak.


Stay safe and healthy yaa.. 🥰