
***
Alina menjadi seseorang yang paling ia benci.
Tetapi Freya tetap merasa menang, dia bisa bertunangan dengan Barata, itu adalah pemenang bagi Freya.
Dan diluar dugaan, Barata memang adalah seorang pria idaman semua gadis, tidak salah bagaimana Freya bisa jatuh cinta sungguhan pada Barata.
Tetapi bencana baru saja dimulai, sejak awal, Barata bukanlah seseorang yang bisa ia gapai, di sisi kiri, kanan bahkan belakang Barata dipenuhi orang-orang berkuasa yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh Freya.
Pertunangan Freya dan Barata tentu saja membangunkan dan mengusik keluarga Barata, ibu Barata, Chaterine Lorren, yang terus memantau putranya, dia tidak ingin rencananya hancur karena orang yang dicintai Barata yaitu Freya, karena itulah saat itu Chaterine membuat Freya sebagai musuhnya dan akan melenyapkan Freya.
Chaterine saat itu mengetahui jika Barata memang benar-benar suka pada Freya.
***
Freya masih percaya diri, dia memiliki kartu as, yaitu Barata, dia yakin bisa menang dari Chatrine Lorren, sangat naif memang pemikiran Freya saat itu.
Chaterine sudah menemui Freya, mengatakan untuk meninggalkan putranya dengan bayaran mahal, Chatrine Lorren tidak ingin menambah masalah dan mengotori tangannya untuk membunuh orang lain, seberkelas itulah ia, dia tidak menggunakan kekerasan tetapi kepandaian.
Chatrine Lorren ingin Freya lenyap dan hilang dari hidup putranya.
Tetapi Freya yang merasa menang dan besar kepala tentu tidak mau meninggalkan Barata.
Freya tidak tahu jika dihadapan orang-orang berkuasa, dia hanyalah sebesar semut, informasi tentang Freya bagaikan angin, bisa sampai dengan cepat.
***
Freya sedang ada dalam puncak hidupnya, memiliki pria yang berkuasa di sisinya membuatnya bisa melakukan apapun, dia dan ibunya menjadi sangat puas dan bahagia, menikmati kekayaan dan bisa melakukan apa saja.
Dari semenjak Freya memutuskan tidak sekolah dan berkarir menjadi modeling dia memang sudah tinggal sendiri bersama ibunya tanpa sepengetahuan ayahnya.
Puncak masalah akhirnya datang saat ibunya, seseorang yang sangat penting bagi Freya di tabrak lari oleh seseorang, ibunya koma dan tidak bangun sejak saat itu.
Secara sembunyi-sembunyi menggunakan kekuasaan Barata mencari tahu siapa yang menambrak lari ibunya, dan kebenciannya menjadi pecah saat tahu jika itu adalah ayah Alina, kemarahan nya menjadi tidak terbendung lagi, karena memang sedari awal sudah memiliki kebencian pada ayahnya membuat Freya semakin dendam.
Dia merasa ayahnya tidak berhak dan tidak memiliki hak untuk menghancurkan kebahagiaannya, dengan gelap mata dia merencanakan kehancuran ayahnya, dia tahu perusahaan ayahnya yang sekarang adalah sesuatu yang sangat berharga karena perusahaan itu adalah perusahaan yang dibangun untuk istri pertamanya.
Freya akan menghancurkan sumber kebahagiaan ayahnya, baik itu perusahaan dan bahkan Alina.
***
Chaterine Lorren, yang memainkan semua permaianan itu kembali datang, memberikan penawaran besar, uang banyak dan akan membalaskan dendam Freya, Chaterine Lorren memberikan penjelasan jika Barata sedari awal bukanlah seorang pria yang bisa dimiliki siapapun.
Tetapi seperti yang Chaterine katakan, jika Freya adalah sebuah kejutan yang tidak diduga namun mengutungkan, Freya dengan mata yang buta karena dendam, menyarankan syarat agar mau pergi dari Barata.
Freya meminta pada Chaterine agar membuat perusahaan ayahnya bangkrut, juga membuat Alina menjadi pembunuhnya agar Alina menderita dibawah kebencian Barata.
Freya tahu betapa lemah Alina, dia tidak ingin hukuman ringan, dia ingin Alina mati secara perlahan, Freya merasa doktrin nya selama ini pasti sudah cukup untuk membuat Barata jijik dan benci pada Alina.
Chaterine Lorren yang tidak begitu peduli dengan dendam pribadi dan kebencian berakar Freya, yang penting Freya meninggalkan Barata maka Chaterine akan membantu Freya.
Itulah awal mula semua bencana yang pada akhirnya menyakiti Alina sendiri, tetapi Freya yang angkuh dan merasa menang sebenarnya telah salah, karena Freya hanya alat pengganti tentu saja hati yang sebenarnya bisa kembali dengan cepat.
Semua perhitungan Freya salah, dan kebencian itu akan kembali kepadanya.
Dan kebencian itu sudah ada tepat dihadapannya, seperti bumi yang runtuh, dia tidak menyangka Barata bisa menemukannya.
***
Aku udah menggambarkan Freya secara singkat, agar tidak terlalu bertele-tele, aku mengindari dialog yang tidak terlalu penting.
Semoga kalian suka.
Jangan lupa di like loh yaa, biar aku semangat kasih crazy up.