Pengantin Tuan Arogan

Pengantin Tuan Arogan
Awal kisah


***


Barata kemudian mengingat bagaimana gilanya ia saat lalu saat membentak ibunya, walau sudah dua tahun dia belum juga datang kembali kepada ibunya.


Hati Barata menjadi melembut mengetahui jika ibunya tidak berhubungan dengan penculikan Alina sehingga ia mau berbicara dengan ibunya sekarang.


Tetapi saat melihat ibunya, Barata begitu terkejut, ibunya bermata bengkak, sepertinya dia telah lama menangis.


“Ada apa Ibu?” Barata sedikit panik dan menanyakan pada ibunya.


“Barata, Ibu sudah tidak bisa menahan ini, jika kau belum kembali, kakakmu akan dilenyapkan olehnya lagi, tolong Ibu, Ibu mohon, Ibu tidak akan bisa kehilangan salah satu dari kalian lagi,”


Akhirnya Chaterine tidak tahan juga, walau kenyataan ini akan menggoncang batin barata sekali lagi, tetapi Chaterine ingin semuanya terungkap setidaknya nanti ada perubahan.


Selama ini mengapa Chaterine ingin Barata pulang adalah agar Barata mengetahui fakta itu dengan sendiri, maka dengan begitu barata akan bisa pulih dari goncangan batin nya, juga maksud Chaterine dulu menjodohkan Barata dengan tasya adalah agar posisi Barata semakin kokoh dan kuat, tetapi semua rencananya gagal total.


Chaterine akhirnya menceritakan kisahnya, kisah yang membuatnya terluka sendirian di rumah itu.


Dulu sekali, saat Chaterine masih muda, sebelum Chaterine dijodohkan dengan Yacob Lewis, ada seorang pria yang mengejarnya, menyatakan cintanya tetapi langsung di tolak oleh Chaterine.


Lelaki itu tidak putus asa, dia bahkan melakukan segala cara untuk meluluhkan hati Chaterine, karena usahanya begitu besar membuat Chaterine sedikit tergerak, mereka akhirnya menjadi dekat, walau Chaterine tidak menerimanya secara terang terangan namun mereka memang menjadi dekat.


Hal itu masih dibiarkan Chaterine saat itu, karena Chaterine sudah tahu jika hubungan mereka tidak akan lanjut.


Sampai suatu hari, Chaterine menerima kabar bahwa penerus keluarga Lewis yang merupakan saingan natural dari keluarganya Lorren sudah memilih pemimpin dan pewaris sah, saat itu Chaterine melihat jika yang menjadi penerus dan pewaris adalah kakak tertua dari Eden Lewis, lelaki yang selama ini mengejar Chaterine Lorren.


“Bajingan! Aku benci pada keluargaku, selama ini aku adalah yang terbaik, selalu unggul dari segala sisi tetapi kenapa harus Yacob yang menjadi penerus, apakah aku tidak pantas? Sialan! Aku benci, aku benci!” teriak Eden saat mengetahui keputusan itu.


Selama ini dia sudah sangat yakin jika dirinya akan menjadi penerus dan pewaris tetapi nyatanya tidak, hal itu membuat kemarahannya seperti orang gila.


Apalagi sesaat setelah itu, perseteruan antara group Lorren dan group Lewis menemukan titik terang, mereka akan menikahkan anak anak mereka agar perdamaian bisa dicapai, mau bagaimanapun kedua keluarga elit ini harus berhenti saling mengusik karena akan sama sama merugikan.


Saat itu juga, wanita yang dicintai Eden harus menikahi kakak tertuanya yaitu Yacob Lewis, kemarahan dan kemurkaannya semakin menggila.


***


Jangan lupa berikan komentar membangun nya ya, jika kalian punya saran atau misalnya ada salah ketik di komen saja, pasti aku baca kok, btw makasih ya sudah setia membaca karya ku yang tidak seberapa ini. terharu diriku


Lope you sekebon all