
Telapak tangan dari langit yang menghantam tubuh menteri Bao seketika langsung membuat menteri tersebut menjadi kabut darah.
Semua orang menganga, bahkan Raja Shao dan dua jendral serta prajuritnya ikut membuka lebar lebar rahang mereka.
"A..p.aa yang kau lakukan Yuaner! " ucap Raja Shao terbata bata.
"Aku? aku hanya membunuh orang yang menurutku pantas dibunuh, apalagi dia mengancamku. Dari pada kelak aku mencarinya jauh jauh, nah sekarang dia ada didepan mata ngapain ga sekalian. " ucap Cao Yuan tenang.
Degg! jantung semua orang berdetak kencang, bearti jika mereka mengancam pemuda tersebut maka ia akan mati tanpa ada jasad seperti Menteri Bao Li yang telah mengancam Cao Yuan.
Raja Shao bingung, dirinya juga membenarkan ucapan Cao Yuan, namun masalahnya yang dibunuh adalah Menteri kerajaannya.
"Raja! tak usah terlalu dipikirkan, karena dia juga toh yang ngomong bahwa dia mengundurkan diri, dan sebab itulah aku berani membunuhnya. " ucap Cao Yuan tenang.
Raja Shao pun mengangguk dan dia menatap para prajuritnya untuk membereskan kekacauan itu, tak lupa ia juga meminta maaf pada para warganya akibat terjadinya masalah yang seperti tadi pernah terulang.
Cao Yuan yang ternyata peduli dengan sesama kemudian menghampiri pemilik kedai.
"Paman! terimalah uang ini untuk biaya ganti rugi kursi yang rusak didalam kedai. " ucap Cao Yuan merogoh sakunya dan memberikan lima puluh keping emas.
"T..i.d.ak usah tuan muda! akkuu.." ucap Pemilik kedai tak mau menerima uang tersebut, karena Cao Yuan juga telah menyelesaikan masalah di kedainya.
Cao Yuan tetap memaksa, ia pun memasuki kedai dan meletakan uang tersebut kedalam kedai, setelah itu ia keluar dan menghampiri Lu Cheng yang kini hanya bisa diam.
"Paman! mari kita ikut raja Shao, nanti aku yang akan membicarakan tentang masalah di kota Taichi. " ucap Cao Yuan pada Lu Cheng.
Raja Shao yang mendengar menaikan sebelah alisnya sedangkan kedua jendral yang bersama raja Shao sudah mengerti masalah apakah itu.
"Yang Mulia Raja! lebih baik kita berbicara ditempat yang nyaman karena ada beberapa hal yang harus aku bicarakan. " ucap Cao Yuan pada Raja Shao.
Raja Shao kemudian mengangguk, dan membubarkan keramaian tersebut. Setelah itu, mereka semua menuju ke istana kerajaan Raja Shao.
Sesampainya memasuki aula istana.
"Yuan er! apa yang ingin kau bicarakan? " ucap Raja Shao dengan aura wibawa kepemimpinan.
"Yang pertama, masalah di kota Taichi aku yang membuatnya dan membuat Thai Hao mundur dari jabatannya karena mereka menyalah gunakan kekuasaan. " ucap Cao Yuan masih memperjelas.
Para petinggi terkejut dengan sepak terjangnya dari bocah cilik yang pantasnya masih bermain dengan teman teman sebrayanya.
"Jika begitu, apakah sudah ada gantinya? " ucap Raja Shao tenang.
"Ada Yang Mulia! dia komandan prajurit kota Taichi, beliau di pilih secara langsung oleh warga Taichi saat itu. " ucap Cao Yuan kemudian menatap Lu Cheng.
Lu Cheng pun maju kehadapan raja Shao dengan perasaan jdaag jdiig jduug.
"Emm baiklah, Lu Cheng! jika warga memang menyukaimu dan memilih mu sebagai penggantinya maka aku tak perlu mencarikan lagi. Prajurit! bawakan plat tanda walikota Taichi yang baru untuk Komandan prajurit tersebut." ucap Raja Shao sambil memerintahkan prajuritnya.
Setelah urusan pertama selesai, Cao Yuan melihat salah satu Menteri yang sepertinya tak suka padanya.
"Yuaner! apa hal kedua yang ingin kamu bicarakan? " tanya Raja Shao.
"Shijing! Yuaner! apakah ada masalah? " tanya Raja Shao yang terkejut.
Cao Yuan heran melihat sikap semua orang yang sangat terkejut, dan rasa penasarannya yang lebih membuat ia segera bertanya kembali.
"Benar Yang Mulia! sekte Shijing telah berani mengusik keberadaan sekte Pedang Naga Langit, dan untuk itu saya ingin memastikan keberadaannya sekte Shijing, serta kekuatannya. " ucap Cao Yuan.
Walaupun ia telah mengetahui lokasinya, namun ia tak ingin berterus terang, agar rencananya untuk menghancurkan sekte tersebut dapat dilakukan dengan baik.
"Yuaner! kekuatan Sekte Shijing adalah kekuatan yang terbesar diseluruh Benua Rendah. Dan untuk lokasinya aku tidak tahu pasti, tapi aku memintamu jangan berusaha membalas dendam, walaupun kamu berhasil menghancurkan sekte Teratai Hitam, belum tentu kamu dapat menyentuh sekte Shijing. " ucap Raja Shao khawatir.
Cao Yuan hanya mengangguk dan tersenyum.
"Yang Mulia terimakasih perhatian anda! " ucap Cao Yuan.
Raja Shao mengangguk, dia benar benar tak tahu jalan pikiran Cao Yuan, karena sekte Shijing telah berdiri dari ratusan tahun lalu, dan hanya sekte tersebutlah yang bisa dikatakan penguasa sekte.
Setelah berbincang bincang santai, akhirnya raja Shao memutuskan untuk membubarkan pertemuan itu, setelah semua bubar kembali pada kediaman mereka. Raja Shao dan Lu Cheng menghampiri Cao Yuan yang ingin segera pergi.
"Tunggu tuan muda! " ucap Lu Cheng yang membuat langkah Cao Yuan terhenti.
"Ada apa paman? " tanya Cao Yuan yang melihat Raja Shao dibelakang Lu Cheng dan sepertiny ada yang ingin kembali dibicarakan.
"Terimakasih tuan muda! berkat anda kota Taichi akan segera menjadi aman dan tentram, dan aku pastikan kota Taichi akan menjadi kota termakmur di kerajaan Shao. " ucap Lu Cheng dan menuturkan cita citanya pada kota Taichi.
Raja Shao yang mendengar hal tersebut langsung tersenyum, begitu juga dengan Cao Yuan.
"Tidak usah berterimakasih paman! hanya saja masalah itu terjadi padaku sehingga aku sendiri yang memberi pelajaran kepada Thai Hao dan anaknya. Dan untuk cita cita paman, semoga segera tercapai. " ucap Cao Yuan tenang.
"Itu baru yang aku inginkan sebagai raja dari walikota sepertimu, semoga cita citamu segera tercapai. " timpal Raja Shao yang mengagetkan Lu Cheng.
Setelah itu Lu Cheng undur diri dan berniat bergegas kembali ke kota Taichi. Cao Yuan dan Raja Shao kini juga telah duduk dan bertatap tatapan seperti ada hal yang perlu dibahas secara pribadi.
"Maaf Yang Mulia? ada masalah apa? " tanya Cao Yuan heran.
"Aku ingin membahas masalahmu mengenai sekte Shijing. " ucap Raja Shao serius.
Cao Yuan menaikan alisnya karena heran.
"Apa yang membuat Yang Mulia sedikit khawatir ? " ucap Cao Yuan heran.
"Kau ini tentu tidak tahu, sekte Shijing adalah sekte yang terkuat di benua rendah, dan mata mata tersebar keseluruh benua rendah sehingga aku takut disalah satu menteri maupun prajurit hingga pejabat terdapat mata mata sekte Shijing. " ucap Raja Shao bertambah serius.
Cao Yuan kini baru sedikit paham.
"Dan untuk masalah sektemu, aku rasa sekte Shijing merasa terancam dengan kamu yang telah menghancurkan salah satu sekte aliran hitam." ucap Raja Shao.
"..." Cao Yuan terdiam, jika benar apa yang dikatakan oleh Raja Shao maka peperangan antar sekte akan terjadi cepat atau lambat. Dan tentu saja pikiran Cao Yuan tak ingin melihat sektenya hancur ataupun di tindas oleh sekte lain.
"Yang Mulia, untuk masalah ini biar aku saja yang memikirkannya, karena ini sekte ayahku, dan jika memang kekuatan sekte tersebut sangat kuat, lebih baik anda tidak mengikut sertakan kerajaan ini. " ucap Cao Yuan yang tak ingin melibatkan kerajaan ataupun sekte lainnya jika ingin membantunya.