
Selang beberapa detik setelah memeriksa Cincin ruang, Cao Yuan kembali melesat kearah timur menggunakan ilmu meringankan tubuhnya. Tiga jam perjalanan akhirnya Cao Yuan keluar dari hutan yang telah ia lewati, selama perjalanan Cao Yuan tidak menemukan masalah bearti semua yang menghadangnya hanya hewan buas serta beberapa hewan iblis yang memiliki ranah kultivasi rendah.
"Huh! Ternyata hutan ini sangat luas. " gumam Cao Yuan kemudian melihat satu kilometer terdapat sebuah kota kecil.
Karena tujuannya bukan untuk singgah dikota kota yang ada di Benua Tengah, Cao Yuan kemudian menelan lima butir Pill penambah Qi secara instan. Selang beberapa detik ia kemudian menghentakan kakinya dan terbang melewati kota tersebut dengan kecepatan puncaknya.
Hari terus berganti tepatnya dua hari Cao Yuan terbang tanpa henti, dan itu yang membuatnya kini turun diatas bukit yang terlihat pemandangannya sangat indah. Cao Yuan menghentikan perjalanannya bukan karena ingin menikmati pemandangan bukit tersebut, melainkan sejak dirinya terbang Cao Yuan selalu memakan Pill penambah Qi, dan yang perlu kalian ketahui mengkonsumsi Pill terlalu sering dapat menyebabkan dantian mereka rapuh bahkan rusak.
Swuuush! Lylia tiba tiba muncul disamping Cao Yuan dengan senyum yang terkembang di bibirnya.
"Yuaner! " ucap Lylia langsung memeluk tubuh Cao Yuan.
Cao Yuan membalas pelukan Lylia dengan penuh kasih, namun dirinya baru tersadar setelah merasakan ranah kultivasi Lylia berada di tingkat emas puncak.
"Lier! Ranah kultivasimu? " tanya Cao Yuan kaget.
"Ini semua berkat bawahan Yuaner! jadi Lylia bisa naik tingkat secepat ini. " ucap Lylia senang.
Cao Yuan mengangguk, dan setelah itu mereka berdua menikmati keindahan disekitar bukit pada sore hari sambil menatap matahari yang perlahan tenggelam di arah barat.
"Lier! Apakah kau ingin menjadi seorang kultivator yang hebat? " tanya Cao Yuan lembut.
Lylia hanya mengangguk dan kemudian tiba tiba ia berdiri dengan tangan kanan diatas.
"Aku Lylia bersumpah atas nama langit, jika aku telah menjadi kultivator yang hebat aku akan melindungi manusia dari ancaman para Iblis bersama Yuaner! Dan tentunya aku juga tidak akan mengkhianati Yuaner sampai aku mati! " teriak Lylia bersemangat.
Cao Yuan yang mendengar sumpah Lylia sedikit terkejut. Namun terkejutannya semakin menjadi jadi saat awan menjadi gelap, suara petir mulai menggelegar.
"Lier! Mari kita turun dari atas bukit." ucap Cao Yuan panik karena takut mereka berdua akan terkena sambaran petir.
Lylia hanya mengikuti Cao Yuan, namun dia kini sedang menjilat jarinya dengan perasaan yang takut karena sepertinya langit marah akibat sumpahnya.
"Apakah aku salah. " ucap Lylia gemetaran.
Cao Yuan yang berada disamping Lylia segera menggelengkan kepalanya, dan ia menatap Lylia dengan penuh kasih.
"Jika langit tidak merestui hubungan kita, maka aku sendiri yang akan memberi perhitungan pada mereka. " ucap Cao Yuan meyakinkan.
Lylia yang tadinya merasa takut kini memiliki keberanian. Namun wajah Cao Yuan tidak lagi tersenyum melainkan merasakan aura yang sama disaat ia berada di bukit yang ada di dunia kecil Naga Hitam.
"Apa ini pertanda sang Pangeran kegelapan akan lepas dari segel yang membelenggunya. " ucap Cao Yuan khawatir.
Swuuush! Swuuush! Swuuush! Niu, Luo Luo dan Shen Huo An tiba tiba muncul dari kehampaan.
"Tuan muda! " ucap mereka bertiga hormat.
"Seperti yang kita rencanakan, kalian bertiga carilah saudara kalian yang lain. Ingat setelah itu kalian semua harus datang di acara turnamen di Kekaisaran Meiga kurang dari satu bulan setelah ini. " ucap Cao Yuan.
Mereka bertiga mengangguk sebagai tanda mengerti, dan setelah itu mereka bertiga tiba tiba lenyap dari kehampaan untuk mencari saudara mereka yang lain, atau para Dewa biasanya menyebut mereka bertujuh dengan sebutan Tujuh Naga Langit. Setelah melihat kepergian bawahannya itu Cao Yuan menatap lembut Lylia.
"Lier aku ingin kau kembali berkultivasi didalam Dunia Jiwa, agar cita citamu segera tercapai. " ucap Cao Yuan kemudian mengecup kening Lylia dan sebuah gerbang dimensi menuju Dunia Jiwa terbuka.
Lylia tiba tiba berlari akibat wajahnya memerah setelah keningnya dicium oleh Cao Yuan. Di alam Dewa dan benua rendah serta tinggi pun terjadi fenomena yang sama. Bahkan di Dunia Iblis sama, dunia iblis terbagi menjadi dua yang dipimpin oleh Kaisar Iblis atau Dewa Kegelapan tempat mereka tinggal berada di sebelah alam Dewa, namun terdapat sebuah perisai yang tidak dapat dihancurkan atau dipatahkan oleh para Dewa bahkan Kaisar Langit, yang membuat kedua alam tersebut tidak bisa bersatu.
Sedangkan dunia iblis satunya milik Pangeran kegelapan atau anak dari Kaisar Kegelapan, dunia iblis tersebut berada di tempat yang belum pernah diinjak siapapun kecuali oleh kaisar langit dan anaknya pangeran kegelapan serta pengikutnya.
"Ini tanda tanda segel yang akan membelenggu pangeran kegelapan akan hancur. " ucap salah satu Dewa melihat fenomena tersebut.
Bahkan Kaisar kegelapan yang kini tengah bermeditasi panjang membuka matanya karena merasakan aura yang familiar.
"Anakku, balaskan dendammu nanti jika kau telah lepas dari segel yang membelenggumu." ucap Kaisar Iblis tersenyum.
Sedangkan Kaisar Langit dan Dewi Lianhua yang merasakan hal yang sama kemudian saling berpandangan sejenak.
"Gawat! Ini tidak akan baik. " ucap Kaisar langit kemudian merapal sebuah mantra.
Swuuung! Langit di dunia milik Buddha tiba tiba bergetar, muncul formasi bintang yang terdapat salah satu bintang berwarna hitam mengeluarkan cahaya kehitaman yang sangat pekat.
"Benar benar akan terlepas dari segelnya. " ucap Kaisar Langit tidak menyangka, pangeran kegelapan yang telah ia segel selama ribuan tahun akan terbebas.
Raut wajah yang panik serta pikiran yang kacau membuat Kaisar Langit tidak memiliki cara lain, karena ia sendiri tidak bisa keluar sesukanya dari dunia milik Buddha jika tak ingin berurusan dengan para dewa, karena pada Dewa dapat merasakan aura milik kaisar langit.
"Sayang sepertinya aku harus memperkuat segel yang membelenggunya menggunakan formasi bintang. " ucap Kaisar Langit tak memiliki cara lagi.
Dewi Lianhua hanya terdiam, karena formasi bintang sangatlah berbahaya, meskipun sangat berbahaya namun jika digunakan untuk menyegel atau untuk meningkatkan ranah kultivasi seseorang jika berhasil maka orang yang menyerap energi Formasi Bintang dapat naik tingkat secara ekstrem.
"Aku tahu apa yang dipikiranmu, namun saat ini jika ia terlepas dari segel yang kubuat dapat dapat semua yang ada di dunia akan hancur dibuatnya. " ucap Kaisar Langit yang mengerti perasaan Dewi Lianhua.
"Baiklah suamiku jika kamu ingin mencobanya, namun aku rasa itu hal yang mustahil, karena setelah penyegelan pangeran kegelapan, tiba tiba pangeran kegelapan yang telah disegel lenyap dan sampai saat ini kita tidak mengetahui keberadaannya." ucap Dewi Lianhua yang mengingat masa lalu yang kelam. Dimana pangeran kegelapan anak dari Kaisar Iblis berambisi untuk menguasai seluruh dunia hingga alam Dewa.
****
Flaash Back.
Setelah Pangeran Kegelapan disegel, selang beberapa menit tiba tiba munculnya fenomena aneh dan setelah fenomena itu menghilang, sebuah aura yang sangat mengerikan segera memenuhi alam Dewa, disaat yang bersamaan pangeran kegelapan yang telah disegel tiba tiba menghilang entah kemana. Namun yang membuat khawatir Lianhua, sepertinya sosok yang menolong pangeran kegelapan bukanlah kaisar kegelapan melainkan orang yang sangat misterius, karena setelah mencari selama bertahun tahun. Tiba tiba sebuah suara menggema keseluruh alam Dewa.
"Ingatlah! Saat ini mungkin kalian bisa hidup tenang, namun ribuan tahun yang akan datang pangeran kegelapan akan kembali hadir untuk membuat kekacauan. Kalian tidak usah mencarinya lagi, karena tidak ada satupun dewa yang mengetahui keberadaannya. " Ucap suara itu yang diakhiri dengan petir yang menggelegar sangat keras.