
"Bangunlah! aku bukanlah orang yang kalian pikirkan, karena aku Yuan. " ucap Cao Yuan kemudian membuat bangsa peri berdiri.
Bangsa peri yang mengenal benar aura tersebut adalah milik Dewa Naga kini saling berpandangan.
"Ta-tapi bukankah aura itu.." ucap sang Ratu seketika terpotong.
"Benar! aura ini memang milik Dewa Naga. Namun aku adalah Yuan, bukan Dewa Naga! " ucap Cao Yuan sekali lagi.
Sang Ratu yang penasaran segera membuat sebuah segel dengan tangannya. Swuuung! segel kecil yang dibuat oleh ratu tiba tiba bergetar dan melesat kearah dahi Cao Yuan.
Swuuush! Cao Yuan yang tak bisa menghindari kecepatan lesatan segel yang dibuat sang ratu tiba tiba berteriak kesakitan diarea kepalanya.
Swuuush! Swuuush! Swuuush! tiba tiba Niu, Luo Luo, Hao Shi muncul dari kehampaan membuat semua bangsa peri waspada, namun tidak dengan ratu peri yang mengenal dua diantara ketiga orang yang muncul secara tiba tiba itu.
"Ho-hormat pada bawahan Dewa Naga! " ucap sang peri yang tiba tiba berlutut dan diikuti oleh lainnya .
Luo Luo, Niu dan Hao Shi menatap tajam sang ratu yang kini memberi hormat pada mereka.
"Ratu Cyla apa yang anda lakukan pada tuan muda! " ucap Luo Luo dingin.
Sang ratu tiba tiba merasa bersalah, namun dirinya mencoba memberanikan dirinya.
"A-ampun nona Luo! dan tuan Niu! aku hanya ingin memastikan pemuda tersebut adalah De-dewa Naga! " ucap Ratu peri ketakutan.
"Apakah kau tau resiko apa yang akan terjadi jika segel tersebut tidak bisa dikendalikan oleh tuan muda! " ucap Luo Luo marah hendak langsung mengibaskan tangannya untuk menyerang bangsa peri.
"Apakah kau bodoh! " ucap lagi Luo Luo.
Niu menghela napas panjang, memang bagi Luo Luo ataupun dirinya, memusnahkan semua bangsa peri yang tersisa sangatlah mudah.
"Kakak keenam sabar! " ucap Niu.
"A-aku.." ucap sang ratu yang merasa bersalah tiba tiba teralihkan pada Cao Yuan yang tiba tiba mengaum yang menyebabkan dunia kecil peri tersebut bergetar.
Roaaar! nyatanya segel yang diberikan oleh ratu peri adalah segel yang mengidentifikasi darah seseorang, sehingga pemilik segel akan mengetahui siapa sebenarnya orang tersebut. Namun diluar dugaan, Cao Yuan yang memiliki darah Naga emas, darah tertinggi dari golongan lainnya terangsang ketika merasa terusik dengan segel yang mencoba mengidentifikasi darah tersebut.
Cao Yuan yang kini terus mengaum bagaikan naga yang tengah marah tiba tiba mampu melayang, aura Naga yang sangat kental, atau seluruh aura Naga yang sebenarnya segera memenuhi udara sekitarnya. Perlahan tapi pasti, tubuh Cao Yuan terbungkus asap yang dibaluti oleh kekuatan petir dan juga api ilahi.
"Kakak keenam! hentikan tuan muda aku takut kita semua akan musnah jika tidak menghentikan kebangkitan darah Naga sebelum mencapai tingkat Kaisar Dewa! " ucap Niu panik.
Luo Luo hanya mengangguk, namun dirinya juga sedang mencoba menetralkan aura yang menindas dirinya, hingga tiba tiba Luo Luo dapat berdiri walaupun sekujur tubuhnya terus bergetar akibat penindasan aura Naga yang terus keluar dari tubuh Cao Yuan. Niu juga kini sedang berusaha menetralkan aura yang keluar dari tubuh Cao Yuan yang kini terbungkus oleh asap yang dibaluti petir serta api ilahi.
Swuuush! tiba tiba Cao Yuan yang terbungkus oleh asap yang dibaluti petir dan Api Ilahi berubah menjadi naga yang sangat agung, Cao Yuan memang berubah menggunakan mode Naganya, namun kini bukan Cao Yuan yang mengendalikannya, melainkan darah Naga Emas tersebutlah yang mengendalikan Cao Yuan yang kini berubah menjadi naga.
Matanya yang memerah, dan memancarkan api dibola matanya serta tanduknya yang dibaluti petir membuat perubahan wujud Cao Yuan benar benar sangat mengerikan.
"Gawat! kekuatannya kini naik hingga tingkat Kaisar Dewa! ohh tidak! " ucap Luo Luo sangat panik melihat ranah kultivasi Cao Yuan yang berada di tingkat Surga puncak perlahan naik hingga tingkat Kaisar Dewa.
Baaamss! Bamms! tiba tiba Niu dan Luo Luo yang memiliki ranah kultivasi kaisar Dewa berhasil menetralkan aura yang menindas mereka dengan mengeluarkan seluruh kekuatannya.
"Hao Shi! bawa semua bangsa peri menjauh! biar kami berdua yang menyadarkan tuan muda! " ucap Luo Luo yang kini menatap tajam Ratu peri yang terlalu bodoh menurutnya. Karena segel yang dibuatnya lah membuat darah naga milik Cao Yuan bangkit, seharusnya kebangkitan darah Naga ketika seorang telah menginjak ranah Kaisar Dewa. Sehingga orang tersebut mampu mengendalikan kekuatan sebenarnya dari darah naga yang sangat misterius.
Banyak sekali manfaat darah Naga Emas yang dimiliki oleh Cao Yuan. Jika suatu saat nanti Cao Yuan naik ketingkat Kaisar Dewa, maka tak hayal lagi kekuatan Cao Yuan akan mampu mengalahkan seorang Dewa yang memiliki dua tingkat ranah diatasnya, akibat darah Naga yang mampu dikendalikan baik oleh pemiliknya dan menyatu dengan pemiliknya. Karena Darah Naga berbeda dengan golongan lainnya, karena darah Naga memiliki kesadaran sendiri.
Roaaaarh! Cao Yuan yang kini menatap benci terhadap semua orang didepannya kembali mengaum, bahkan Auman yang dikeluarkan Cao Yuan benar benar membuat dunia kecil milik ras peri berguncang hebat.
"Niu! kamu serang bagian perut, aku akan mencoba mengeluarkan Lylia dari Dunia Jiwa. " ucap Luo Luo yang menginginkan Niu untuk mengalihkan perhatian Cao Yuan yang kini bersiap menyerang.
Tanpa bantahan lagi Niu segera melaksanakan perintah Luo Luo, dan Luo Luo sendiri tiba tiba merapal mantra dan swuuusb! tubuhnya menghilang langsung memasuki Dunia Jiwa untuk membawa Lylia keluar dari Dunia Jiwa.
Swuuush! Swuuush! Cao Yuan yang kini kesadarannya telah hilang menyerang Niu dengan melancarkan serangan Api yang dibaluti petir dari mulutnya kearah Niu.
Niu yang telah mengeluarkan puncak kekuatannya segera menghilang dari kehampaan dan muncul dibelakang Cao Yuan yang berubah menjadi Mode Naga.
"Tuan muda sadarlah! " teriak Niu langsung melakukan serangannya dengan tangan kosong mengarah kepunggung tubuh Naga.
Baaams! Pukulan Niu mengenai tubuh Naga Cao Yuan, namun serangan tersebut tak mampu melukai bahkan tangan Niu sendirilah yang terasa kebas dan sedikit merasakan sengatan petir. Cao Yuan yang telah dikendalikan oleh darah Naganya segera membalikan tubuh naga yang memiliki panjang limapuluh meter dengan gesit. Tubuh yang sangat besar itu sungguh tak membuat kecepatan naga Cao Yuan berkurang.
Tak berselang lama ekor Naga Cao Yuan tiba tiba bergerak mengarah ketubuh Niu, firasat buruk melanda hatinya jika Niu tak menghindar serangan ekor tersebut, namun kecepatannya sungguh sangat cepat membuatnya tidak bisa menghindarinya.
Baaams! Niu terpental dan memuntahkan darahnya. Ratu peri yang memiliki kekuatan Dewa Puncak atau Dewa tiga panik saat melihat Niu kalah hanya dengan satu kibasan ekor naga tersebut. Karena rasa bersalahnya yang sangat tinggi, dia segera melayang untuk menyerang Cao Yuan, namun alangkah terkejutnya, Cao Yuan yang dikendalikan darah naga tiba tiba mengalihkan perhatiannya pada Ratu Peri.
Roaaarh! Auman kembali mengguncang dunia kecil tersebut dan membuat sang ratu yang tengah melayang terpental sejauh dua puluh meter.